Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Mengawal Aksi Demo di Jakarta
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Mengawal Aksi Demo di Jakarta
Sebanyak 26.386 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis, 24 September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.020 personel ditempatkan untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi di kawasan Monas dan Silang Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari kesiapan aparat dalam menghadapi 99 kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dari keseluruhan kegiatan itu, terdapat 73 aksi penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.
Persiapan pengamanan dilakukan melalui koordinasi antara berbagai unsur, termasuk Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan unsur TNI lainnya, Mabes Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Pamdal DPR dan MPR RI. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyamakan pola pelayanan dan pengamanan sehingga berbagai kegiatan masyarakat dapat berlangsung secara tertib.
Selain kawasan Monas dan Silang Selatan, personel gabungan juga ditempatkan di sejumlah lokasi yang menjadi titik kegiatan masyarakat. Sebanyak 4.051 personel disiapkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan Dukuh Atas, sementara 3.663 personel ditempatkan di sekitar Gedung DPR dan MPR. Penempatan personel dilakukan berdasarkan kebutuhan pengamanan di masing-masing wilayah.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, sebanyak 2.055 personel lalu lintas juga disiagakan sejak pukul 05.00 WIB. Kehadiran petugas lalu lintas ditujukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama berlangsungnya berbagai aktivitas masyarakat di Jakarta.
Personel lainnya turut ditempatkan di beberapa lokasi, di antaranya 296 personel di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, 197 personel di sekitar Kementerian Pertanian dan Danantara, serta 102 personel di Komnas HAM dan Pengadilan Tinggi. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi aktivitas di setiap titik.
Kepolisian menyatakan bahwa pola pengamanan mengedepankan pendekatan kooperatif dan humanis dengan tetap memperhatikan hak asasi manusia. Pendekatan tersebut diterapkan agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lain yang tetap berjalan di sejumlah kawasan Jakarta.
Selain pengamanan langsung di lapangan, aparat juga melakukan langkah preventif melalui patroli siber dan pemantauan aktivitas di media digital. Pemantauan tersebut dilakukan antara lain terhadap informasi atau ajakan yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polda Metro Jaya juga menyiapkan langkah penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Menurut kepolisian, tindakan hukum akan dilakukan oleh satuan yang berwenang dengan tetap mengedepankan prinsip ketepatan dan proporsionalitas sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan pengerahan puluhan ribu personel dari berbagai unsur, aparat berupaya menjaga situasi Jakarta tetap kondusif di tengah berlangsungnya sejumlah kegiatan masyarakat. Koordinasi lintas instansi juga menjadi bagian penting dalam memastikan pengamanan tidak hanya berfokus pada lokasi aksi, tetapi juga mempertimbangkan kelancaran aktivitas warga dan arus lalu lintas di sekitarnya.
Masyarakat yang beraktivitas di Jakarta pada hari ini diharapkan memperhatikan kondisi lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Sementara itu, peserta aksi penyampaian pendapat diharapkan dapat menjalankan kegiatan sesuai ketentuan sehingga aspirasi dapat disampaikan dengan tertib dan tidak mengganggu keselamatan maupun aktivitas masyarakat lainnya.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar