Polda Sumut dan Polres Karo Beri Trauma Healing Pengungsi Sinabung
- calendar_month 44 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polda Sumut dan Polres Karo Berikan Trauma Healing bagi Pengungsi Sinabung
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Polres Tanah Karo memberikan layanan trauma healing kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi psikologis warga yang harus menjalani kehidupan di tengah situasi pascabencana.
Bencana erupsi tidak hanya menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat memberikan tekanan psikologis, khususnya bagi warga yang harus meninggalkan tempat tinggal dan menjalani kehidupan di lokasi pengungsian. Kondisi tersebut membuat pendampingan psikologis menjadi salah satu kebutuhan penting bagi para pengungsi.
Melalui kegiatan trauma healing, personel kepolisian berupaya menciptakan suasana yang lebih tenang dan memberikan dukungan kepada para pengungsi. Pendekatan dilakukan dengan kegiatan yang bersifat edukatif dan menghibur sehingga masyarakat, terutama anak-anak, dapat memperoleh ruang untuk beraktivitas dan mengurangi beban psikologis akibat situasi yang mereka hadapi.
Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk hadir tidak hanya dalam aspek keamanan dan penanganan keadaan darurat, tetapi juga dalam memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana. Kehadiran petugas di tengah pengungsi diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun kembali semangat masyarakat.
Bagi anak-anak yang berada di pengungsian, kegiatan trauma healing memiliki peran penting karena mereka membutuhkan suasana yang mendukung agar tetap dapat berinteraksi, bermain, dan belajar meskipun berada jauh dari lingkungan tempat tinggal mereka. Kegiatan bersama juga dapat membantu menciptakan suasana yang lebih positif di tengah kondisi pengungsian.
Selain memberikan pendampingan psikologis, aparat kepolisian terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam mendukung penanganan masyarakat terdampak erupsi. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, petugas penanggulangan bencana, tenaga kesehatan, relawan, dan unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan pengungsi dapat ditangani dengan baik.
Kegiatan trauma healing menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar. Pemulihan kondisi psikologis masyarakat juga menjadi bagian penting dari proses pemulihan pascabencana. Dukungan secara berkelanjutan diperlukan agar warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan percaya diri.
Polda Sumut dan Polres Karo diharapkan terus memberikan pendampingan kepada masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Kehadiran aparat di tengah pengungsi bukan hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para pengungsi Sinabung dapat memperoleh dukungan moral dan psikologis yang dibutuhkan selama berada di lokasi pengungsian. Semangat kebersamaan antara petugas dan masyarakat juga diharapkan mampu membantu proses pemulihan serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi pascabencana.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar