Pedagang Mi Ayam Cium Bau Menyengat Sebelum Jenazah Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
- calendar_month 15 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pedagang Mi Ayam Cium Bau Menyengat Sebelum Jenazah Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
Penemuan jenazah seorang pria tanpa identitas di sebuah gardu listrik di bawah Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, menghebohkan warga pada Selasa malam, 1 September 2026. Sebelum petugas menemukan jenazah tersebut, sejumlah pedagang di sekitar lokasi mengaku telah mencium bau menyengat yang berasal dari area gardu.
Salah seorang pedagang mi ayam di sekitar lokasi, Wito (34), mengatakan dirinya sudah mencium bau yang tidak biasa sebelum kabar penemuan jenazah diketahui warga. Pada awalnya, ia dan para pedagang lainnya menduga bau tersebut berasal dari bangkai hewan yang berada di sekitar kawasan stasiun.
Dugaan tersebut muncul karena lokasi gardu berada di area yang cukup ramai dan terdapat aktivitas perdagangan di sekitarnya. Wito bahkan sempat mencari sumber bau tersebut karena khawatir mengganggu para pelanggan yang sedang menikmati makanan di tempatnya.
Menurut Wito, aroma tersebut terasa semakin kuat ketika terbawa angin. Ia menggambarkan baunya seperti campuran aroma gosong dan amis. Sejumlah pembeli juga disebut sempat menyadari adanya bau tidak sedap ketika berada di sekitar tempat makan.
Warga kemudian mulai menyadari bahwa sumber bau tersebut kemungkinan berasal dari area gardu listrik. Polisi dan petugas terkait selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Garis polisi dipasang di sekitar gardu yang berada di bawah Stasiun LRT Pancoran.
Penemuan jenazah tersebut bermula dari laporan mengenai bau menyengat yang tercium di sekitar kawasan stasiun sejak Selasa sore hingga menjelang malam. Warga kemudian berkumpul di sekitar area bawah stasiun hingga kawasan jembatan penyeberangan orang atau JPO.
Sekitar pukul 19.20 WIB, petugas kepolisian dan TNI terlihat berada di lokasi. Area gardu kemudian diamankan untuk memastikan proses pemeriksaan dan evakuasi dapat berlangsung dengan aman. Petugas pemadam kebakaran juga turut dilibatkan dalam proses evakuasi dari gardu listrik tersebut.
Berdasarkan informasi kepolisian, korban merupakan seorang pria yang identitasnya belum diketahui. Polisi belum menemukan kartu identitas pada korban sehingga untuk sementara korban masih disebut sebagai Mr X. Proses identifikasi selanjutnya dilakukan untuk mengetahui identitas serta memastikan informasi mengenai korban.
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto menyampaikan dugaan awal bahwa pria tersebut berada di dalam gardu untuk mengambil kabel. Polisi menemukan sejumlah perkakas yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut. Namun, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan perlu dibuktikan lebih lanjut oleh aparat.
Polisi menduga korban mengalami kecelakaan akibat aliran listrik bertegangan tinggi ketika berada di dalam gardu. Petugas masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kejadian hingga korban berada di lokasi tersebut.
Pihak LRT Jabodetabek juga memberikan keterangan mengenai penemuan tersebut. Manajemen memastikan bahwa pria yang ditemukan di gardu bukan merupakan pegawai LRT. Dengan demikian, kejadian tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas pekerjaan karyawan LRT Jabodetabek.
Keberadaan jenazah di area gardu baru diketahui setelah muncul sejumlah tanda yang menarik perhatian warga, termasuk bau menyengat yang tercium dari sekitar lokasi. Warga yang sebelumnya mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan akhirnya mengetahui bahwa sumbernya berkaitan dengan penemuan jenazah di dalam gardu.
Petugas kemudian melakukan evakuasi dengan prosedur keselamatan mengingat lokasi penemuan berada di area instalasi listrik. Proses tersebut membutuhkan waktu sebelum jenazah berhasil dikeluarkan dari gardu dan selanjutnya ditangani sesuai prosedur.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena gardu listrik tersebut berada tidak jauh dari area aktivitas masyarakat dan akses menuju Stasiun LRT Pancoran. Meski demikian, aktivitas penumpang LRT tetap berjalan dan kawasan stasiun tetap dipadati masyarakat yang melakukan perjalanan.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut. Dugaan mengenai tujuan korban berada di dalam gardu juga masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tidak mendekati area yang telah diberi garis polisi dan menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada aparat berwenang. Informasi mengenai penyebab pasti kejadian akan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari kepolisian dan pihak terkait.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar