Patroli Satgas Operasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Jual Beli Hasil Bumi Warga
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Patroli Satgas Operasi Damai Cartenz di Kali Samabuasa Diwarnai Dialog dan Jual Beli Hasil Bumi Warga
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 Sektor Nabire melaksanakan patroli sekaligus pendekatan humanis kepada masyarakat di kawasan Kali Samabuasa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (25/8/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi sarana bagi personel untuk membangun komunikasi serta mempererat hubungan dengan warga setempat.
Patroli dipimpin oleh Dansektor IPTU Ari Wiyono. Bersama personel, ia menyusuri kawasan sekitar Kali Samabuasa sembari melakukan pengamatan terhadap aktivitas masyarakat. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah tersebut sekaligus memastikan kegiatan warga dapat berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif.
Suasana patroli berlangsung dengan pendekatan yang santai dan kekeluargaan. Personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, anggota Satgas mendengarkan berbagai informasi, masukan, serta kondisi yang dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari.
Menariknya, interaksi antara personel kepolisian dan warga juga diwarnai kegiatan jual beli hasil bumi masyarakat. Personel membeli sejumlah hasil bumi yang dibawa warga sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Interaksi sederhana tersebut menjadi salah satu cara untuk menciptakan kedekatan dan membangun rasa saling percaya antara aparat keamanan dengan masyarakat.
Salah seorang warga yang ditemui dalam kegiatan tersebut, Mama Deki, mengapresiasi kehadiran personel kepolisian yang secara langsung menyambangi masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang dilakukan secara terbuka membuat warga memiliki kesempatan untuk menyampaikan kondisi lingkungan sekaligus berdiskusi mengenai upaya menjaga keamanan bersama.
Dalam kesempatan itu, personel Satgas juga menyampaikan pesan kamtibmas secara persuasif. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai kondisi yang terjadi di sekitar tempat tinggal mereka.
Warga juga diingatkan agar segera menyampaikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat ditangani melalui langkah yang tepat dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Komunikasi langsung dengan warga dinilai penting untuk memahami kondisi nyata di lapangan sekaligus membangun kepercayaan.
Kehadiran personel di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pendekatan yang mengedepankan dialog dan sikap humanis menjadi salah satu upaya untuk memperkuat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat di wilayah Papua.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga menyampaikan bahwa observasi wilayah dan kegiatan humanis akan terus dilakukan secara berkesinambungan. Personel di lapangan didorong tidak hanya berfokus pada pemantauan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Menurutnya, informasi yang diperoleh langsung dari masyarakat memiliki arti penting dalam menjaga situasi keamanan. Hubungan yang baik dan komunikasi yang terbuka diharapkan dapat membantu aparat mengetahui berbagai potensi gangguan sejak dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
Masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga kedamaian serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan berpotensi menimbulkan keresahan. Kerja sama antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Kali Samabuasa terpantau aman dan kondusif. Patroli serta komunikasi langsung dengan warga tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 untuk menjaga keamanan sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar