Langkah Awal Menuju Sarjana Hukum Militer, Ditkumad Gelar Serah Terima Serdik STHM Angkatan XXXII
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Langkah Awal Menuju Sarjana Hukum Militer, Ditkumad Gelar Serah Terima Serdik STHM Angkatan XXXII
Direktorat Hukum TNI Angkatan Darat (Ditkumad) menggelar serah terima peserta didik Program Sarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Angkatan XXXII Tahun Akademik 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai V Maditkumad, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026, sebagai bagian dari tahapan awal pendidikan bagi para calon sarjana hukum militer.
Serah terima tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta didik setelah melewati rangkaian proses seleksi yang cukup panjang. Tahapan tersebut meliputi tes akademik yang berlangsung pada 13–14 Juli 2026, pemeriksaan administrasi, rapat penentuan akhir pada 27 Juli 2026, hingga pemanggilan peserta yang dinyatakan lulus pada 11 Agustus 2026.
Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, para calon peserta didik terlebih dahulu menjalani proses registrasi administrasi di Subditbindiklat Ditkumad. Selanjutnya, mereka secara resmi diserahterimakan untuk mengikuti pendidikan di STHM Ditkumad. Tahapan ini menandai dimulainya perjalanan akademik yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para peserta di bidang hukum militer.
Acara diawali dengan pembukaan dan pengarahan dari Kasubditbindiklat Ditkumad, Kolonel Chk Anggiat Lumban Toruan, S.H., M.H. Dalam kesempatan tersebut, para peserta didik diberikan pemahaman mengenai tanggung jawab yang akan mereka emban selama mengikuti pendidikan serta pentingnya menjalani seluruh proses akademik dengan disiplin dan penuh kesungguhan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Kasubditbindiklat Ditkumad bersama Putua I STHM Ditkumad. Penandatanganan tersebut menjadi tanda resmi dimulainya tahapan pendidikan para peserta didik Angkatan XXXII. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai dokumentasi.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah pejabat STHM Ditkumad, di antaranya Kolonel Chk Harri Farid Zauhari, S.H. selaku Putua I Bidmik STHM Ditkumad, Kolonel Chk Fika Budhiana, M.J.P., S.E., S.H., M.H., CRMP., CFrA. selaku Tuaprodi Sarjana, Letkol Chk Dr. Hedwig Adianto Mau, S.H., M.Hum. selaku Kabagmindik STHM Ditkumad, serta Mayor Chk Hadi Ismanto, S.H. selaku Dansatdik STHM Ditkumad.
Berdasarkan laporan Kabagdik Subditbindiklat, Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan, S.H., M.H., jumlah peserta didik STHM Angkatan XXXII Tahun Akademik 2026 mencapai 30 orang. Mereka terdiri dari sembilan Perwira dan 21 Bintara yang akan menjalani pendidikan dengan konsentrasi hukum militer.
Program pendidikan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan penguatan dari sisi akademik, tetapi juga membentuk sumber daya manusia TNI AD yang memiliki pemahaman hukum secara lebih mendalam. Kompetensi tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kedinasan sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan lingkungan militer.
Kasubditbindiklat Ditkumad menekankan agar seluruh peserta mengikuti pendidikan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat untuk terus mengembangkan pengetahuan. Pendidikan di STHM diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi hukum serta dapat memberikan kontribusi bagi pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada TNI Angkatan Darat, TNI, bangsa, dan negara.
Keberadaan pendidikan hukum militer juga menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola organisasi dan pelaksanaan tugas yang berlandaskan ketentuan hukum. Dengan memiliki personel yang memahami aspek hukum secara baik, diharapkan setiap pelaksanaan tugas dapat dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Serah terima peserta didik STHM Angkatan XXXII dengan demikian bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan menjadi awal dari proses pendidikan yang menuntut komitmen dan kesungguhan para peserta. Dari 30 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi, diharapkan lahir generasi sarjana hukum militer yang mampu memperkuat kapasitas hukum di lingkungan TNI Angkatan Darat serta memberikan kontribusi positif bagi institusi dan negara.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar