Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kapolri Listyo Sigit: Tepung Singkong Jadi Alternatif Padamkan Karhutla, Temuan Babinsa Lubuklinggau

Kapolri Listyo Sigit: Tepung Singkong Jadi Alternatif Padamkan Karhutla, Temuan Babinsa Lubuklinggau

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kapolri Listyo Sigit: Tepung Singkong Jadi Alternatif Padamkan Karhutla, Temuan Babinsa Lubuklinggau

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyoroti sebuah temuan dari Babinsa di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang memanfaatkan tepung singkong sebagai salah satu alternatif dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Inovasi tersebut mendapat perhatian karena menawarkan pendekatan yang berbeda dalam menghadapi kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki potensi karhutla.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa upaya penanganan karhutla tidak hanya dapat mengandalkan metode pemadaman konvensional. Pemanfaatan bahan yang mudah diperoleh di sekitar masyarakat menjadi salah satu bentuk inovasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung proses penanganan kebakaran, selama penggunaannya telah melalui pengujian dan memenuhi aspek keselamatan.

Karhutla merupakan salah satu persoalan yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi. Kondisi lahan yang kering, cuaca panas, serta angin yang cukup kuat dapat membuat api dengan cepat meluas. Karena itu, kesiapan personel dan ketersediaan metode penanganan yang efektif menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran berkembang semakin besar.

Inovasi yang ditemukan oleh Babinsa di Lubuklinggau tersebut menjadi contoh bahwa keterlibatan aparat hingga tingkat kewilayahan dapat menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi penanganan persoalan di lapangan. Babinsa yang berada dekat dengan masyarakat dan kondisi wilayah memiliki kesempatan untuk menemukan metode maupun pendekatan baru berdasarkan situasi yang dihadapi secara langsung.

Kapolri memberikan perhatian terhadap inovasi tersebut karena penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi dari berbagai unsur. Tidak hanya kepolisian dan TNI, tetapi juga pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, perusahaan yang berada di wilayah rawan kebakaran, serta masyarakat harus terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan.

Meski demikian, setiap inovasi dalam penanganan kebakaran tetap perlu dikaji secara ilmiah untuk memastikan efektivitas dan keamanannya. Penggunaan suatu bahan sebagai bagian dari metode pemadaman harus mempertimbangkan kondisi kebakaran, karakteristik lahan, dampak terhadap lingkungan, serta keselamatan petugas yang berada di lokasi.

Upaya pencegahan juga tetap menjadi langkah utama dalam menghadapi ancaman karhutla. Masyarakat dan pihak yang melakukan aktivitas di kawasan rawan kebakaran diharapkan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Pemantauan titik rawan, peningkatan kesiapsiagaan, serta respons cepat ketika muncul tanda-tanda kebakaran dapat membantu mencegah api meluas.

Temuan dari Lubuklinggau tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus mendorong munculnya inovasi lain dalam penanganan karhutla di berbagai daerah. Dengan dukungan teknologi, penelitian, serta kerja sama lintas sektor, penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terukur.

Penanganan karhutla pada akhirnya bukan hanya mengenai bagaimana memadamkan api, tetapi juga bagaimana mencegah kebakaran terjadi dan mengurangi dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat. Karena itu, setiap inovasi yang muncul dari lapangan perlu mendapatkan perhatian, penelitian, dan pengembangan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Serahkan 34 Kasus Dugaan Pelanggaran Penyelenggaraan Haji dan Umrah ke Bareskrim Polri

    Kemenhaj Serahkan 34 Kasus Dugaan Pelanggaran Penyelenggaraan Haji dan Umrah ke Bareskrim Polri

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Kemenhaj Serahkan 34 Kasus Dugaan Pelanggaran Penyelenggaraan Haji dan Umrah ke Bareskrim Polri Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengambil langkah tegas dalam memperkuat pengawasan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Sebanyak 34 kasus yang dinilai membutuhkan penanganan serta pendalaman lebih lanjut telah diserahkan kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk diproses sesuai kewenangan aparat penegak hukum. […]

  • Rumah Kos di Sumber Diserbu, Polresta Cirebon Sita Ratusan Pil Obat Keras

    Rumah Kos di Sumber Diserbu, Polresta Cirebon Sita Ratusan Pil Obat Keras

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • visibility 51
    • 0Komentar

    CIREBON – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon berhasil membongkar sarang peredaran obat keras (OK) ilegal yang beroperasi di sebuah rumah kos di kawasan Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Penggerebekan dilakukan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 14.25 WIB. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan bahwa pihaknya berhasil meringkus seorang pria berinisial […]

  • MK Kabulkan Gugatan Ojol soal Skema Kuota Internet Hangus, Tegaskan Perlindungan Hak Konsumen Digital

    MK Kabulkan Gugatan Ojol soal Skema Kuota Internet Hangus, Tegaskan Perlindungan Hak Konsumen Digital

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MK Kabulkan Gugatan Ojol soal Skema Kuota Internet Hangus, Tegaskan Perlindungan Hak Konsumen Digital Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan oleh pekerja ojek online (ojol) terkait kebijakan skema kuota internet yang dianggap merugikan pengguna. Putusan tersebut menjadi perhatian karena menyangkut hak masyarakat dalam memperoleh layanan telekomunikasi yang adil, terutama bagi kelompok pekerja yang […]

  • Polres Pekalongan Kawal Ketat Audiensi Pemuda Desa Sembungjambu, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    Polres Pekalongan Kawal Ketat Audiensi Pemuda Desa Sembungjambu, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – Kegiatan audiensi antara Pemuda Desa Sembungjambu Bersatu dengan pemerintah desa berlangsung pada Selasa (14/4/2026) siang, di Balai Desa Sembungjambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini menjadi forum terbuka bagi pemuda untuk menyampaikan aspirasi sekaligus klarifikasi terhadap berbagai program dan kebijakan desa. Audiensi tersebut dihadiri sejumlah pejabat, diantaranya Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol M. […]

  • Komitmen Penuh, Kajati Kalbar Raih Penghargaan dan Resmi Jadi Bapak Asuh PKBM

    Komitmen Penuh, Kajati Kalbar Raih Penghargaan dan Resmi Jadi Bapak Asuh PKBM

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dalam upaya strategis menangani persoalan sosial dan pendidikan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, resmi ditunjuk sebagai Bapak Asuh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kalimantan Barat. Penunjukan ini bertepatan dengan diterimanya PKBM Award 2026 bagi Kejati Kalbar pada kategori Instansi Peduli Pendidikan Non-Formal, dalam acara yang digelar di Pendopo Gubernur […]

  • Rasio Tabungan Masyarakat Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia, LPS Dorong Penguatan Pembiayaan Domestik

    Rasio Tabungan Masyarakat Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia, LPS Dorong Penguatan Pembiayaan Domestik

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Rasio Tabungan Masyarakat Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia, LPS Dorong Penguatan Pembiayaan Domestik Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyoroti masih rendahnya rasio tabungan masyarakat Indonesia dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia, termasuk Malaysia. Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk memperkuat kapasitas pembiayaan domestik sehingga tidak terlalu […]

expand_less