Tangani Ricuh di Aceh, 3 Polisi dan 2 TNI Naik Pangkat
- calendar_month 41 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tangani Ricuh di Aceh, 3 Polisi dan 2 TNI Naik Pangkat
Dua prajurit TNI dan sejumlah personel Polri mendapatkan penghargaan setelah menjalankan tugas dalam penanganan situasi yang memanas di Banda Aceh. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, dedikasi, dan tanggung jawab mereka ketika menangani peristiwa yang terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
Dua prajurit TNI yang mendapatkan kenaikan pangkat adalah Sersan Dua (Serda) Irfan Farhan dari Yonif 112/DJ Kodam Iskandar Muda dan Prajurit Dua (Prada) Donni Pinto Harahap dari Yonarmed 17/RC Kodam Iskandar Muda. Keduanya memperoleh Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Kenaikan pangkat tersebut diberikan setelah kedua prajurit menunjukkan keberanian ketika menjalankan tugas pada 15 Agustus 2026. Saat itu, keduanya terlibat dalam proses penurunan bendera bulan bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, kemudian mengibarkan bendera Merah Putih.
Pusat Penerangan TNI menyebut penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap prajurit yang menunjukkan prestasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas. Kenaikan pangkat diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel TNI lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Atas tindakan tersebut, pangkat Serda Irfan Farhan dinaikkan menjadi Sertu, sedangkan Prada Donni Pinto Harahap naik menjadi Pratu. Pemberian penghargaan itu disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap keberanian dan loyalitas keduanya dalam menjalankan tugas di lapangan.
Kenaikan Pangkat untuk Personel Polri
Selain dua prajurit TNI, tiga personel Polri juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) berkaitan dengan penanganan situasi di Aceh. Penghargaan tersebut diberikan kepada personel yang dinilai menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan serta meredam situasi yang sempat memanas.
Tiga personel yang mendapatkan KPLB yakni Kasat Samapta Polresta Banda Aceh Kompol Saiful Hadi, Aipda Azhari dari Polsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh, dan Bripda Azkar dari Samapta Polresta Banda Aceh. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan tugas mereka di lapangan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan dan Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo juga disebut turun langsung untuk melakukan komunikasi dan negosiasi dengan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk meredam situasi serta memastikan proses penanganan berlangsung dengan aman.
Selain kenaikan pangkat bagi tiga personel, penghargaan berupa Pin Emas Kapolri juga diberikan kepada Irjen Ruddi Setiawan, Brigjen Ari Wahyu Widodo, serta Kompol I Ketut Supriyatna yang menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Aceh. Penghargaan tersebut diberikan atas peran mereka dalam menangani situasi dan menjaga keamanan.
Polri menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada anggota yang telah menunjukkan keberanian, dedikasi, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas. Penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi motivasi agar seluruh personel terus menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Peristiwa di Aceh tersebut menjadi perhatian karena melibatkan situasi yang membutuhkan penanganan secara hati-hati. Aparat keamanan tidak hanya dituntut menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan setiap langkah yang diambil dapat meredam ketegangan dan mencegah situasi berkembang menjadi lebih luas.
Pemberian penghargaan kepada personel TNI dan Polri menjadi bagian dari apresiasi atas pelaksanaan tugas di lapangan. Pemerintah dan pimpinan institusi keamanan berharap penghargaan tersebut dapat mendorong anggota untuk terus mengedepankan profesionalisme, tanggung jawab, serta pendekatan yang mengutamakan keamanan masyarakat.
Dengan adanya penghargaan tersebut, TNI dan Polri menegaskan pentingnya dedikasi personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pengabdian para anggota di lapangan diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat dalam menjalankan tugasnya.
Nama Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar