Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polri Tanam Serentak Bawang Putih di 14 Daerah di Jabar

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan penanaman bawang putih secara serentak di 14 daerah di Jawa Barat. Program tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional sekaligus menjalankan program Asta Cita pemerintah. Kegiatan penanaman juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penanaman dilakukan dengan memanfaatkan potensi lahan pertanian yang tersedia di berbagai wilayah. Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang turut menjalankan program tersebut. Para petani di kawasan Cianjur Utara dilibatkan dalam kegiatan budidaya bawang putih sebagai upaya meningkatkan produksi komoditas hortikultura sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga mencakup kegiatan panen raya serta pembangunan fasilitas pendukung ketahanan pangan. Salah satunya adalah pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri yang nantinya dapat digunakan untuk penyimpanan dan penjemuran bawang putih. Fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu menjaga kualitas hasil panen sekaligus mendukung kestabilan pasokan.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Polri terus mengambil langkah konkret untuk mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan. Menurutnya, penguatan produksi pangan dalam negeri menjadi bagian penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.

Pengembangan komoditas bawang putih tersebut telah dilakukan sejak 2025 melalui kerja sama dengan kelompok tani. Hingga 2026, kerja sama tersebut telah mencakup lahan seluas 948 hektare dengan capaian panen basah sekitar 9.480 ton. Dalam program tersebut, sebanyak 14 Polda dan 59 Polres telah berpartisipasi secara aktif.

Untuk penanaman yang dilakukan pada 2026, total lahan yang telah ditanami mencapai 279,53 hektare dengan estimasi hasil panen sekitar 2.795,4 ton. Angka tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas budidaya bawang putih sekaligus mendorong keterlibatan lebih banyak kelompok tani dalam program ketahanan pangan.

Di wilayah Jawa Barat sendiri, penanaman bawang putih secara serentak dilakukan pada lahan seluas 44,58 hektare. Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 445,8 ton. Program ini diharapkan dapat terus berkembang sehingga produksi bawang putih lokal semakin meningkat.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan budidaya bawang putih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan sumber daya manusia, ketersediaan bibit, serta kebutuhan air untuk mendukung pertumbuhan tanaman, khususnya ketika memasuki musim kemarau.

Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Polri menyiapkan tim riset kolaboratif yang terdiri atas unsur Bakomsus Pertanian, personel Polri, kelompok tani, mahasiswa, serta ahli pertanian. Tim tersebut akan mempelajari karakteristik bibit, kondisi lahan, dan pola budidaya yang kemudian hasilnya dapat diterapkan serta dibagikan kepada kelompok tani dan mitra di Jawa Barat.

Dari sisi ketersediaan bibit, program tersebut juga memperoleh dukungan sekitar satu ton bibit dari PTPN selain melalui swadaya. Ke depan, kerja sama dengan dinas pertanian dan berbagai mitra strategis akan terus diperkuat. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pengembangan konsep rumah kaca untuk pembibitan agar ketersediaan bibit dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.

Persoalan pengairan juga menjadi perhatian dalam pengembangan budidaya bawang putih. Untuk mengantisipasi keterbatasan air, terutama saat musim kemarau, akan dilakukan pembangunan jaringan pipanisasi serta penyediaan sarana pengairan di sejumlah lokasi. Infrastruktur pendukung tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan produksi.

Melalui program ini, Polri bersama pemerintah daerah, kelompok tani, serta berbagai mitra strategis berupaya mendorong peningkatan produksi bawang putih dalam negeri. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor dan secara bertahap memperkuat kemampuan produksi bawang putih nasional.

Penguatan produksi pangan menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan dukungan teknologi, ketersediaan bibit, infrastruktur pertanian, serta keterlibatan petani, program budidaya bawang putih diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.

Nama Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

 

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less