Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pilot Malaysia Penyelundup 70.114 Butir Ekstasi Sudah Beraksi 3 Kali di Indonesia

Pilot Malaysia Penyelundup 70.114 Butir Ekstasi Sudah Beraksi 3 Kali di Indonesia

  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pilot Malaysia Penyelundup 70.114 Butir Ekstasi Sudah Beraksi 3 Kali di Indonesia

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap fakta baru dalam kasus penyelundupan narkotika yang melibatkan seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diketahui mengaku telah tiga kali menjalankan aksi penyelundupan narkotika ke Indonesia maupun negara lain sebagai bagian dari jaringan peredaran gelap lintas negara.

Kasus tersebut terungkap setelah petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencurigai sebuah koper saat dilakukan pemeriksaan menggunakan mesin X-ray di Terminal 3 Kedatangan Internasional. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, petugas menemukan 14 bungkus besar berisi 70.114 butir pil ekstasi dengan berat bersih sekitar 25 kilogram. Selain itu, ditemukan pula satu paket kecil narkotika jenis sabu di dalam barang bawaan tersangka.

Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa tersangka dijanjikan imbalan sebesar 50.000 ringgit Malaysia apabila berhasil mengantarkan seluruh narkotika tersebut ke Jakarta. Setelah tiba di Indonesia, tersangka disebut hanya bertugas membawa koper menuju hotel, kemudian barang haram tersebut akan diambil oleh pihak lain yang diduga telah menunggu sesuai arahan jaringan yang berada di Malaysia. Skema tersebut menunjukkan adanya dugaan keterlibatan sindikat narkotika internasional yang bekerja secara terorganisir.

Dalam pemeriksaan, tersangka juga mengaku bahwa aksi penyelundupan kali ini bukan yang pertama. Pengiriman pertama dilakukan dengan membawa narkotika jenis sabu ke wilayah Sabah, Malaysia. Selanjutnya, pada aksi kedua ia berhasil membawa sekitar tujuh kilogram sabu ke Jakarta. Sementara upaya ketiga membawa puluhan ribu butir ekstasi ke Indonesia berhasil digagalkan aparat sebelum barang tersebut beredar di masyarakat. Pengakuan tersebut kini masih didalami oleh penyidik untuk memastikan keterlibatan jaringan lain di balik operasi penyelundupan tersebut.

Selain mengamankan barang bukti, penyidik juga melakukan tes urine terhadap tersangka. Hasil pemeriksaan menunjukkan yang bersangkutan positif mengandung metamfetamin, MDMA, dan kokain. Temuan tersebut menjadi salah satu bahan pendalaman dalam proses penyidikan, termasuk untuk mengetahui apakah tersangka hanya berperan sebagai kurir atau memiliki keterlibatan yang lebih luas dalam jaringan peredaran narkotika internasional.

Bareskrim Polri menyatakan penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap seluruh jaringan yang terlibat, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri. Aparat juga bekerja sama dengan Bea Cukai dan instansi terkait untuk menelusuri asal-usul narkotika serta mengidentifikasi pihak yang diduga menjadi penerima barang di Jakarta. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkotika lintas negara yang semakin kompleks.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa jaringan narkotika internasional terus mencari berbagai modus untuk menyelundupkan barang terlarang ke Indonesia, termasuk dengan memanfaatkan profesi tertentu sebagai kedok. Pemerintah bersama aparat penegak hukum menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk negara serta menindak tegas setiap pelaku yang terbukti terlibat dalam peredaran gelap narkotika demi melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis Humanis dalam Pengamanan Aksi BEM UI

    Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis Humanis dalam Pengamanan Aksi BEM UI

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis Humanis dalam Pengamanan Aksi BEM UI JAKARTA – Kepolisian mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis dalam mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen masyarakat di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung tertib, aman, dan […]

  • Hujan Deras Landa Padang, Banjir Rendam Sejumlah Kawasan dan Hanyutkan Kendaraan Warga

    Hujan Deras Landa Padang, Banjir Rendam Sejumlah Kawasan dan Hanyutkan Kendaraan Warga

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Hujan Deras Landa Padang, Banjir Rendam Sejumlah Kawasan dan Hanyutkan Kendaraan Warga Kota Padang, Sumatera Barat, dilanda banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah sungai meluap dan saluran drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga genangan meluas ke berbagai kawasan permukiman, ruas jalan, hingga […]

  • Polres Padang Lawas Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan 3C dan Jaga Keamanan Masyarakat

    Polres Padang Lawas Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan 3C dan Jaga Keamanan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Polres Padang Lawas Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan 3C dan Jaga Keamanan Masyarakat Kepolisian Resor (Polres) Padang Lawas terus meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan patroli malam di sejumlah wilayah yang dinilai memerlukan pengawasan lebih intensif. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas yang dapat […]

  • Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Rp10,5 Triliun dalam Program MBG, Berdasarkan Hasil Audit BPKP

    Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Rp10,5 Triliun dalam Program MBG, Berdasarkan Hasil Audit BPKP

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Kejagung Ungkap Dugaan Pemborosan Rp10,5 Triliun dalam Program MBG, Berdasarkan Hasil Audit BPKP Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap adanya dugaan pemborosan sebesar Rp10,5 triliun per tahun dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Angka tersebut berasal dari hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap tata kelola program yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN). Temuan […]

  • Kapolres Inhu Bersama Tim Berjibaku Padamkan dan Dinginkan Kebakaran di Lahan Sitaan Negara

    Kapolres Inhu Bersama Tim Berjibaku Padamkan dan Dinginkan Kebakaran di Lahan Sitaan Negara

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kapolres Inhu Bersama Tim Berjibaku Padamkan dan Dinginkan Kebakaran di Lahan Sitaan Negara Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra bersama Wakapolres dan sejumlah pejabat utama turun langsung ke lokasi untuk memimpin proses pemadaman sekaligus pendinginan di area lahan yang merupakan […]

  • Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi

    Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan bahwa berkurangnya pasokan minyak goreng rakyat MinyaKita di sejumlah daerah bukan disebabkan oleh kelangkaan produksi, melainkan berkaitan dengan mekanisme penyaluran melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO). Dalam skema tersebut, kewajiban produsen untuk memasok MinyaKita ke pasar domestik baru berlaku ketika perusahaan […]

expand_less