Gerak Cepat Polisi: Amankan Lokasi Jalan Longsor Angan Tembawang, Warga Dihimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LANDAK – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, kembali menorehkan dampak kerusakan sarana prasarana vital.
Ruas jalan utama di Desa Angan Tembawang dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga amblas dan longsor, menyusul banjir yang merendam kawasan tersebut pada Rabu malam, 6 Mei 2026.
Menanggapi laporan tersebut, jajaran Subsektor Jelimpo Polsek Ngabang bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan pemantauan, pengamanan, dan pencegahan demi keselamatan masyarakat, Jumat (8/5/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga setempat, kejadian bermula saat debit air meningkat drastis akibat curah hujan tinggi.
Arus air yang sangat deras merendam badan jalan dengan ketinggian mencapai 50 hingga 70 sentimeter dalam rentang waktu pukul 19.00 hingga 20.00 WIB. Segera setelah air surut, warga terkejut menemukan kondisi permukaan jalan yang amblas parah.
Kerusakan tersebut tercatat memiliki diameter sekitar 5 meter dengan kedalaman lubang mencapai 1,5 meter, sebuah kondisi yang sangat berbahaya dan mengancam keselamatan setiap pengguna jalan, terlebih saat visibilitas rendah pada malam hari.
Pemasangan Tanda Peringatan dan Koordinasi Lintas Instansi
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Ngabang, AKP Zuanda, S.H., menjelaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi adalah respon langsung atas laporan masyarakat.
Langkah pertama yang dilakukan petugas adalah memastikan tidak ada korban jiwa, serta memasang tanda peringatan yang jelas di sekitar titik kerusakan agar pengguna jalan dapat mendeteksi bahaya sejak jauh hari dan menghindari risiko kecelakaan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk jauh lebih berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut, terutama pada malam hari atau saat cuaca kembali turun hujan. Keselamatan nyawa dan harta benda masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas AKP Zuanda.
Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka jalur komunikasi dan berkoordinasi erat dengan instansi teknis terkait. Langkah ini diambil guna mempercepat proses penanganan dan perbaikan jalan, agar mobilitas warga yang terganggu dapat kembali normal dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Waspada Potensi Bencana Lanjutan
Di tengah kondisi cuaca yang masih bergejolak dan tidak menentu belakangan ini, aparat juga mengingatkan kembali kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini. Ancaman bencana alam seperti longsor, banjir, maupun kerusakan infrastruktur dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pihak kepolisian mengajak warga untuk menjadi mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Segala temuan kondisi yang membahayakan, baik itu kerusakan jalan, jembatan, rapihan tebing, maupun saluran air, diharapkan segera dilaporkan kepada aparat terdekat.
Sinergi antara warga dan petugas dianggap sangat krusial untuk meminimalisir dampak buruk yang mungkin timbul, serta mempercepat penanganan agar wilayah tetap aman dan kondusif di tengah tantangan alam.
Wartawan by Arsyad
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar