Bantu Warga Ketapang Hadapi Kesulitan Air Bersih, Satbrimob Polda Kalbar Kerahkan Mobil Water Treatment
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bantu Warga Ketapang Hadapi Kesulitan Air Bersih, Satbrimob Polda Kalbar Kerahkan Mobil Water Treatment
KETAPANG – Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Kalimantan Barat mengerahkan mobil pengolahan air atau Water Treatment untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Bantuan tersebut disalurkan kepada warga Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (25/10/2026).
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Di tengah kondisi cuaca kering yang berdampak pada akses air di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, kehadiran fasilitas pengolahan air diharapkan dapat membantu meringankan beban warga.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satbrimob Polda Kalbar membawa satu unit Mobil Water Treatment yang dilengkapi teknologi pengolahan air. Kendaraan khusus ini dirancang untuk mengolah sejumlah sumber air baku, seperti air sungai, parit, air banjir, hingga air dari kawasan gambut, menjadi air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai peruntukannya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui Tribrata News Polri, kendaraan tersebut mampu memproduksi hingga 6.000 liter air bersih setiap jam untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan sanitasi. Selain itu, fasilitas tersebut memiliki kapasitas pengolahan hingga 2.500 liter air siap konsumsi per jam.
Kapasitas tersebut menjadi salah satu keunggulan mobil pengolahan air dalam membantu masyarakat ketika sumber air bersih sulit diperoleh. Dengan dukungan teknologi pengolahan yang tersedia, distribusi air diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan warga di lokasi terdampak.
Personel Satbrimob Polda Kalbar, Ipda Hamid, mengatakan bahwa penyaluran air bersih tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air akibat kondisi lingkungan dan musim kemarau.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan pendistribusian air bersih di Kelurahan Tengah dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian agar kehadirannya dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan bantuan.
Hamid berharap bantuan yang diberikan mampu mengurangi kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih. Ia juga menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting bagi setiap keluarga. Air digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari membersihkan diri, mencuci pakaian, menjaga kebersihan lingkungan, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya. Ketika pasokan air terbatas, masyarakat dapat menghadapi kendala dalam menjalankan kegiatan sehari-hari serta menjaga kondisi sanitasi lingkungan.
Karena itu, dukungan berupa penyediaan air bersih menjadi langkah yang berarti bagi warga yang terdampak. Selain membantu memenuhi kebutuhan mendesak, bantuan tersebut juga diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung aktivitas masyarakat selama kondisi kekurangan air berlangsung.
Pemanfaatan teknologi pengolahan air melalui kendaraan khusus juga menunjukkan pentingnya kesiapan sarana pendukung dalam menghadapi situasi darurat maupun kondisi lingkungan yang menghambat akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Mobil Water Treatment dapat menjadi salah satu fasilitas pendukung ketika sumber air konvensional tidak dapat memenuhi kebutuhan warga secara optimal.
Meski demikian, pengolahan air baku menjadi air yang aman untuk dikonsumsi tetap memerlukan proses sesuai standar kualitas air minum. Oleh sebab itu, penggunaan air hasil pengolahan perlu disesuaikan dengan peruntukan dan ketentuan keamanan yang berlaku, terutama untuk kebutuhan konsumsi.
Melalui kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Kalbar berupaya membantu masyarakat Ketapang menghadapi keterbatasan air bersih sekaligus memperkuat pelayanan kemanusiaan di wilayah Kalimantan Barat. Kehadiran personel beserta fasilitas pengolahan air diharapkan dapat menjadi dukungan nyata bagi warga yang membutuhkan pasokan air untuk keperluan sehari-hari.
Ke depan, penanganan persoalan ketersediaan air bersih membutuhkan perhatian dan kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah, petugas terkait, maupun masyarakat. Upaya menjaga sumber air, menggunakan air secara bijak, serta menyiapkan sarana penanganan ketika terjadi kekurangan pasokan menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan musim kemarau.
Bantuan yang diberikan kepada warga Kelurahan Tengah ini sekaligus menegaskan pentingnya pelayanan publik yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan lintas sektor dan kesiapan fasilitas yang memadai, diharapkan warga yang mengalami kesulitan air bersih dapat memperoleh bantuan secara tepat dan berkelanjutan.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar