Polda Metro Jaya Kembali Gerebek Kampung Boncos, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terkait Penyalahgunaan Narkoba
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polda Metro Jaya Kembali Gerebek Kampung Boncos, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terkait Penyalahgunaan Narkoba
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali melakukan operasi di kawasan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, yang dikenal dengan sebutan Kampung Boncos. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat kepolisian dalam mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Ibu Kota.
Dalam operasi yang berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026, petugas gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi sasaran pemeriksaan. Dari kegiatan tersebut, polisi menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika. Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Bismo Teguh Prakoso, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan operasi rutin yang ditingkatkan dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Operasi ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga bertujuan mencegah kawasan yang pernah menjadi sasaran penindakan kembali dimanfaatkan untuk kegiatan serupa.
Pelaksanaan operasi melibatkan 101 personel gabungan dari sejumlah unsur, di antaranya Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Ditsamapta, Satbrimob, Bidpropam, Biddokkes, Bidhumas, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, Polisi Militer TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari koordinasi antarlembaga dalam menangani persoalan narkotika. Melalui operasi terpadu, aparat berupaya melakukan pemeriksaan secara terukur sekaligus memperkuat pengawasan terhadap lingkungan yang dinilai membutuhkan perhatian khusus.
Dalam penyisiran kali ini, petugas tidak mengamankan tersangka. Meski demikian, sejumlah barang ditemukan di lokasi, antara lain tujuh alat isap, 10 pipet, dua pak sedotan, 10 korek api, satu palu, dua gunting, dan empat alat pemotong. Seluruh barang tersebut dibawa untuk diperiksa lebih lanjut guna mengetahui keterkaitannya dengan dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan terhadap individu yang diduga terlibat. Upaya pencegahan, pengawasan lingkungan, serta kerja sama dengan masyarakat juga diperlukan agar kawasan yang telah ditertibkan tidak kembali menjadi lokasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, turut menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya tersebut. Informasi dari warga dinilai dapat membantu aparat mengenali potensi gangguan keamanan serta mencegah munculnya kembali aktivitas yang merugikan masyarakat.
Menurut kepolisian, pendekatan pemberantasan narkotika perlu berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan pemulihan lingkungan. Dengan demikian, penanganan masalah tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada penciptaan kondisi sosial yang lebih aman dan mendukung kehidupan masyarakat.
Permasalahan narkotika sendiri masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian berbagai pihak. Selain penegakan hukum, edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, dukungan keluarga, serta akses terhadap layanan pemulihan bagi orang yang mengalami ketergantungan juga menjadi bagian penting dalam upaya jangka panjang.
Melalui operasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Polda Metro Jaya berharap pengawasan di kawasan Kampung Boncos dapat semakin efektif. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus menekan risiko penyalahgunaan narkotika di Jakarta Barat. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar upaya pemberantasan dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang.
Jurnalis : Ghazy Fikri Izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar