Dua Aksi Demonstrasi Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat, Polisi Kerahkan 1.074 Personel untuk Pengamanan
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dua Aksi Demonstrasi Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat, Polisi Kerahkan 1.074 Personel untuk Pengamanan
Masyarakat yang akan beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas seiring digelarnya dua aksi unjuk rasa mahasiswa pada Jumat. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran jalannya aksi, Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya dan jajaran Polsek menerjunkan sebanyak 1.074 personel gabungan di sejumlah titik pengamanan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara tertib, aman, dan kondusif.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, aksi pertama dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, yang diikuti oleh Forum Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) bersama sejumlah elemen mahasiswa lainnya. Aksi tersebut direncanakan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan membawa berbagai aspirasi terkait isu-isu nasional yang menjadi perhatian mahasiswa. Sementara itu, aksi kedua akan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, yang digelar oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan Koordinator Komisariat Universitas Nasional.
Kepolisian menyatakan bahwa seluruh personel yang diterjunkan akan ditempatkan di titik-titik strategis guna mengamankan jalannya aksi sekaligus mengatur arus lalu lintas. Selain menjaga ketertiban, petugas juga bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat agar aktivitas di sekitar lokasi demonstrasi tetap dapat berlangsung dengan baik. Pendekatan yang dilakukan aparat mengedepankan pengamanan secara humanis serta menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi akan diberlakukan secara situasional. Artinya, pengalihan arus kendaraan hanya akan dilakukan apabila jumlah massa aksi meningkat dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, masyarakat yang hendak melintasi kawasan Gambir, Monas, Jalan Medan Merdeka, hingga kawasan DPR/MPR di Senayan disarankan untuk memilih jalur alternatif atau menyesuaikan waktu perjalanan guna menghindari kemacetan.
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun merusak fasilitas publik. Aparat berharap komunikasi yang baik antara peserta aksi dan petugas pengamanan dapat menciptakan suasana yang kondusif sehingga demonstrasi berjalan sesuai dengan tujuan tanpa menimbulkan gangguan terhadap masyarakat luas.
Selain pengamanan dari unsur kepolisian, koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga terus dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat. Pemantauan situasi lapangan akan dilakukan secara berkala, termasuk evaluasi terhadap kondisi lalu lintas dan jumlah massa aksi. Apabila situasi berkembang, petugas akan melakukan penyesuaian pola pengamanan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi lalu lintas melalui kanal resmi kepolisian maupun pemerintah daerah sebelum melakukan perjalanan. Dengan perencanaan perjalanan yang lebih baik serta kerja sama seluruh pihak, diharapkan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar meskipun terdapat aksi penyampaian pendapat di sejumlah titik di Jakarta Pusat.
Jurnalis : Ikhsan
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar