Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Investigasi » Polisi Identifikasi Korwil SPPG Purwakarta sebagai Terduga Pelaku Pencambukan di KPPG Bogor

Polisi Identifikasi Korwil SPPG Purwakarta sebagai Terduga Pelaku Pencambukan di KPPG Bogor

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi Identifikasi Korwil SPPG Purwakarta sebagai Terduga Pelaku Pencambukan di KPPG Bogor

BOGOR – Kepolisian mengungkap identitas dua orang yang terlibat dalam peristiwa dugaan pencambukan terhadap seorang pria di kawasan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat. Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.

Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam menyampaikan bahwa pria yang diduga melakukan penganiayaan merupakan Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Purwakarta berinisial Gilang Dewata. Sementara itu, pria yang diduga menjadi korban adalah Kepala SPPG Purwakarta bernama Rizko Arjuna Nugraha.

Menurut keterangan kepolisian, personel Polresta Bogor Kota bersama Polsek Bogor Utara telah mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran peristiwa dalam video yang viral tersebut. Petugas juga meminta keterangan dari Kepala KPPG Bogor, Haidir, guna memperoleh informasi mengenai kejadian yang berlangsung di lingkungan kantor itu.

Haidir membenarkan adanya insiden yang melibatkan dua orang asal Purwakarta tersebut. Ia mengaku sempat mendengar teriakan saat berada di kantor, kemudian mendatangi sumber suara dan menegur pihak-pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dibenarkan, terlebih jika terjadi di lingkungan kantor.

Peristiwa tersebut diketahui berlangsung pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan keterangan pihak KPPG Bogor, kejadian bermula ketika kedua orang tersebut terlibat perselisihan. Namun, penyebab pasti pertikaian yang berujung pada dugaan pencambukan itu masih perlu didalami lebih lanjut.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria dalam posisi tiarap, sementara seseorang lainnya diduga melakukan pencambukan menggunakan benda yang tampak menyerupai selang. Dalam video tersebut, korban terlihat bereaksi kesakitan. Meski demikian, penyelidikan tetap diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian dan peran setiap orang yang berada di lokasi.

Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo mengatakan pihaknya berencana mengundang kedua orang yang diduga terlibat untuk dimintai klarifikasi. Polisi perlu memperoleh keterangan langsung dari masing-masing pihak agar peristiwa tersebut dapat ditangani berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia.

Enjo menjelaskan bahwa petugas telah mendatangi lokasi pada malam sebelumnya. Namun, kedua orang yang bersangkutan diketahui berasal dari Purwakarta dan telah kembali ke daerah asalnya. Karena itu, kepolisian akan mengatur proses klarifikasi lebih lanjut terhadap keduanya.

Di sisi lain, Haidir menyebut kedua pihak telah menyelesaikan perselisihan melalui musyawarah setelah kejadian. Keduanya juga telah kembali ke Purwakarta. Kendati demikian, penyelesaian secara internal tersebut tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan untuk mengklarifikasi dugaan kekerasan yang terekam dalam video.

Pihak KPPG Bogor juga menyatakan tidak memberikan toleransi terhadap tindakan kekerasan di lingkungan kerja. Haidir mengatakan pihaknya telah memberikan teguran keras kepada kedua orang yang terlibat dan berkoordinasi dengan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperoleh arahan mengenai kemungkinan sanksi.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan personel yang berkaitan dengan pelaksanaan program pemenuhan gizi. Penanganan terhadap dugaan pelanggaran tersebut diharapkan dapat dilakukan secara profesional, dengan tetap mengedepankan pemeriksaan fakta, keterangan para pihak, serta ketentuan yang berlaku.

Hingga perkembangan terakhir, kepolisian masih berupaya meminta klarifikasi dari kedua pihak untuk mendalami peristiwa tersebut. Identitas yang telah diungkap polisi merupakan bagian dari informasi awal penyelidikan, sedangkan penentuan tanggung jawab hukum harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan bukti yang sah.

Jurnalis : Rika Anggun Lestari

author avatar
Rika Anggun Lestari
  • Penulis: Rika Anggun Lestari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Tangkap Dua Pengedar Tramadol yang Berkamuflase sebagai Toko Kosmetik di Jakarta Barat

    Polisi Tangkap Dua Pengedar Tramadol yang Berkamuflase sebagai Toko Kosmetik di Jakarta Barat

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

      Polisi Tangkap Dua Pengedar Tramadol yang Berkamuflase sebagai Toko Kosmetik di Jakarta Barat Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras jenis tramadol di wilayah Jakarta Barat. Dalam menjalankan aksinya, keduanya diduga menggunakan sebuah toko kosmetik sebagai kedok untuk menyamarkan aktivitas penjualan obat-obatan yang seharusnya tidak diperjualbelikan secara bebas kepada masyarakat. […]

  • Hasil Rekap Sementara Pilkades Serentak 154 Desa dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi 2026

    Hasil Rekap Sementara Pilkades Serentak 154 Desa dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi 2026

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Hasil Rekap Sementara Pilkades Serentak 154 Desa dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi 2026 BEKASI — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi tahun 2026 telah dilaksanakan secara serentak pada Minggu, 20 September 2026. Berdasarkan rekapitulasi sementara yang dihimpun, terdapat 154 desa yang mengikuti pelaksanaan Pilkades yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Hasil […]

  • Prosesi Adat Jokowi di Lampung Jadi Sorotan, PDIP Pertanyakan Makna Simbolik Penginjakan Kepala Kerbau

    Prosesi Adat Jokowi di Lampung Jadi Sorotan, PDIP Pertanyakan Makna Simbolik Penginjakan Kepala Kerbau

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

      Prosesi Adat Jokowi di Lampung Jadi Sorotan, PDIP Pertanyakan Makna Simbolik Penginjakan Kepala Kerbau Prosesi penganugerahan gelar adat kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Provinsi Lampung menjadi perhatian publik setelah beredar dokumentasi yang memperlihatkan salah satu rangkaian ritual adat berupa penginjakan kepala kerbau. Momen tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan, […]

  • Asrama Polisi di Belakang Mapolda Jambi Terbakar, Delapan Rumah Hangus

    Asrama Polisi di Belakang Mapolda Jambi Terbakar, Delapan Rumah Hangus

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Asrama Polisi di Belakang Mapolda Jambi Terbakar, Delapan Rumah Hangus Kebakaran hebat melanda kompleks Asrama Polisi (Aspol) yang berada di belakang Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi, Kamis siang. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya delapan unit rumah dinas dan memicu kepanikan para penghuni yang berusaha menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam rumah. Kobaran api yang […]

  • Banten Jadi Jalur Perlintasan Narkoba, Polda Perketat Pengawasan di Pelabuhan

    Banten Jadi Jalur Perlintasan Narkoba, Polda Perketat Pengawasan di Pelabuhan

    • calendar_month 8 menit yang lalu
    • visibility 3
    • 0Komentar

      Banten Jadi Jalur Perlintasan Narkoba, Polda Perketat Pengawasan di Pelabuhan SERANG – Kepolisian Daerah (Polda) Banten memperketat pengawasan di sejumlah pintu masuk wilayahnya, terutama Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, untuk mengantisipasi perlintasan pengiriman narkotika dari Sumatera menuju Pulau Jawa. Direktur Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Wiwin Setiawan menjelaskan bahwa wilayah Banten memiliki posisi strategis […]

  • Polda Aceh Gerebek Tambang Emas Ilegal, Delapan Orang Ditangkap dan Dua Ekskavator Disita

    Polda Aceh Gerebek Tambang Emas Ilegal, Delapan Orang Ditangkap dan Dua Ekskavator Disita

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Polda Aceh Gerebek Tambang Emas Ilegal, Delapan Orang Ditangkap dan Dua Ekskavator Disita Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengungkap aktivitas pertambangan emas ilegal yang beroperasi di wilayah Aceh. Dalam penindakan tersebut, polisi mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam kegiatan pertambangan tanpa izin serta menyita dua unit alat berat jenis ekskavator yang digunakan di lokasi. Penindakan […]

expand_less