Sosok Yanto Idorway, Presenter TVRI Papua Barat yang Meninggal Setelah Terpeleset dan Hanyut di Sungai Memti
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

KORBAN HANYUT - Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, hanyut setelah terpeleset saat menyeberangi sungai di Air Terjun Memti, Pegunungan Arfak, Sabtu (18/7/2026). Yanto Idorway ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di Sungai Memti pada Sabtu (18/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sosok Yanto Idorway, Presenter TVRI Papua Barat yang Meninggal Setelah Terpeleset dan Hanyut di Sungai Memti
Dunia penyiaran Indonesia, khususnya di Papua Barat, berduka atas meninggalnya presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. Pria yang dikenal sebagai pembawa acara sekaligus insan penyiaran tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat terpeleset dan hanyut di Sungai Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, sahabat, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok ramah, berdedikasi, dan memiliki semangat tinggi dalam menjalankan profesinya.
Peristiwa nahas itu terjadi ketika Yanto bersama sejumlah rekannya berada di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang. Saat hendak menyeberangi aliran sungai, ia diduga terpeleset akibat derasnya arus dan kondisi bebatuan yang licin hingga akhirnya terseret arus Sungai Memti. Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat korban tidak dapat diselamatkan. Peristiwa tersebut kemudian segera dilaporkan kepada aparat setempat untuk dilakukan operasi pencarian.
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, masyarakat adat, serta keluarga korban. Selama sembilan hari pencarian, tim menghadapi berbagai tantangan berupa medan pegunungan yang terjal, arus sungai yang sangat deras, serta kondisi cuaca yang kerap berubah sehingga menyulitkan proses penyisiran di sepanjang aliran Sungai Memti. Meskipun demikian, seluruh personel tetap melakukan pencarian secara maksimal hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Jenazah Yanto ditemukan di aliran Sungai Memti tidak jauh dari lokasi awal dirinya dilaporkan terjatuh. Setelah ditemukan, tim gabungan segera melakukan proses evakuasi sesuai prosedur sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang keluarga yang selama beberapa hari terus berharap Yanto dapat ditemukan.
Yanto Idorway dikenal sebagai salah satu presenter TVRI Papua Barat yang aktif membawakan berbagai program informasi dan memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik serta penyiaran. Rekan-rekan kerja mengenangnya sebagai pribadi yang mudah bergaul, bertanggung jawab, dan selalu memberikan semangat kepada tim dalam setiap pelaksanaan tugas peliputan maupun siaran. Kehadirannya di layar televisi menjadikannya sosok yang cukup dikenal oleh masyarakat Papua Barat.
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga besar TVRI, insan pers, pemerintah daerah, hingga masyarakat Papua Barat. Polda Papua Barat turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam operasi pencarian serta mengucapkan duka cita atas wafatnya Yanto Idorway. Aparat juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di kawasan sungai, air terjun, maupun lokasi wisata alam yang memiliki potensi bahaya, terutama saat debit air meningkat atau kondisi cuaca kurang bersahabat.
Kepergian Yanto Idorway menjadi kehilangan besar bagi dunia penyiaran di Papua Barat. Dedikasi, profesionalisme, dan semangatnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat akan selalu dikenang oleh rekan-rekan seprofesi maupun para pemirsa. Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka agar musibah serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar