Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 700 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Gambir dan sekitar Gedung DPR/MPR RI. Pengamanan dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi aksi.
Personel yang diterjunkan merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek di wilayah hukum Jakarta Pusat. Seluruh petugas telah disiagakan sejak pagi hari untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama aksi berlangsung. Selain melakukan pengamanan di titik utama demonstrasi, aparat juga ditempatkan di sejumlah ruas jalan yang diperkirakan mengalami peningkatan arus kendaraan akibat kegiatan tersebut.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, aksi pertama dijadwalkan berlangsung di kawasan Gambir dengan melibatkan elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasi terkait berbagai isu nasional. Sementara itu, aksi lainnya digelar di depan kompleks Gedung DPR/MPR RI yang juga menjadi salah satu lokasi unjuk rasa rutin di ibu kota. Aparat keamanan melakukan pengaturan secara menyeluruh agar kedua kegiatan dapat berjalan dengan tertib tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun kemacetan yang berkepanjangan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat melalui jajaran humas mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara damai sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Massa aksi diminta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kericuhan, seperti merusak fasilitas umum, melakukan provokasi, membawa benda berbahaya, ataupun mengganggu pengguna jalan lainnya.
Selain kepada peserta aksi, masyarakat yang akan melintasi kawasan Gambir, Jalan Medan Merdeka, Senayan, maupun sekitar Gedung DPR/MPR juga diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif apabila diperlukan. Langkah tersebut dilakukan guna menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya meningkat ketika demonstrasi berlangsung di pusat pemerintahan dan kawasan perkantoran Jakarta.
Dalam pelaksanaan pengamanan, aparat mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif. Personel di lapangan diarahkan untuk memberikan pelayanan kepada peserta aksi sekaligus menjaga keamanan seluruh masyarakat. Penggunaan kekuatan hanya akan dilakukan apabila terdapat situasi yang mengancam keselamatan atau ketertiban umum sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku.
Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan penyelenggara aksi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal yang telah diberitahukan sebelumnya. Komunikasi yang baik antara aparat dan koordinator lapangan diharapkan mampu meminimalkan potensi gesekan serta menjaga situasi tetap kondusif hingga seluruh peserta membubarkan diri.
Pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan jaminan terhadap kebebasan masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan sinergi antara aparat, penyelenggara aksi, dan masyarakat, diharapkan seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas warga maupun pelayanan publik di kawasan Jakarta Pusat.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Saat ini belum ada komentar