Pusat Studi Kepolisian Resmi Hadir di Unhas, Jadi Wadah Kolaborasi dengan Polda Sulsel
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pusat Studi Kepolisian Resmi Hadir di Unhas, Jadi Wadah Kolaborasi dengan Polda Sulsel
Pusat Studi Kepolisian resmi hadir di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, sebagai wadah yang mempertemukan dunia kepolisian dengan lingkungan akademik. Kehadiran pusat studi tersebut menjadi langkah baru untuk memperkuat kerja sama antara Polda Sulawesi Selatan dan perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian, pengkajian, pendidikan, serta pengembangan kebijakan kepolisian berbasis ilmu pengetahuan.
Peresmian Pusat Studi Kepolisian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik. Melalui wadah ini, pengalaman praktis yang dimiliki kepolisian di lapangan dapat dipertemukan dengan kemampuan akademisi dalam melakukan penelitian, analisis, serta kajian ilmiah terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polda Sulawesi Selatan memandang keberadaan Pusat Studi Kepolisian sebagai jembatan penting untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara polisi, dosen, peneliti, dan mahasiswa. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga melahirkan gagasan dan rekomendasi yang dapat menjadi masukan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam pelaksanaannya, pusat studi ini diharapkan menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. Berbagai isu terkait keamanan, hukum, pelayanan publik, hingga tantangan sosial dapat dikaji melalui pendekatan akademik sehingga solusi yang dihasilkan memiliki dasar penelitian dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kapolda Sulawesi Selatan menilai keterlibatan civitas akademika dan mahasiswa memiliki arti penting dalam perkembangan Pusat Studi Kepolisian. Lingkungan kampus dinilai dapat memberikan perspektif yang objektif sekaligus kritis terhadap berbagai persoalan yang dihadapi kepolisian dalam menjalankan tugasnya.
Hasil penelitian dan rekomendasi yang nantinya lahir dari Pusat Studi Kepolisian juga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. Dengan demikian, kebijakan maupun langkah yang dilakukan kepolisian dapat semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab berbagai perubahan yang terjadi di lapangan.
Selain menjadi tempat penelitian dan pengkajian, pusat studi tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kapasitas. Personel kepolisian dapat memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan akademik, sementara mahasiswa dan akademisi dapat memahami lebih jauh mengenai tugas, fungsi, serta berbagai tantangan yang dihadapi institusi kepolisian.
Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana mengapresiasi peresmian Pusat Studi Kepolisian tersebut. Menurutnya, keberadaan pusat studi dapat menjadi ruang dialog untuk membahas bidang akademik, pengkajian, penelitian, pembelajaran, serta kerja sama dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan kepolisian yang mampu mengikuti perubahan zaman. Karena tantangan masyarakat terus berkembang, institusi kepolisian membutuhkan proses pembelajaran yang berkelanjutan agar semakin profesional, modern, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi antara kepolisian dan perguruan tinggi juga diharapkan dapat mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara lebih konstruktif. Pendekatan akademik dapat membantu menghadirkan analisis yang lebih mendalam, sementara pengalaman kepolisian di lapangan memberikan gambaran mengenai kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.
Peresmian Pusat Studi Kepolisian di Unhas turut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kerja sama yang lebih luas. Polda Sulsel berharap hubungan dengan perguruan tinggi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang melalui penelitian bersama, diskusi, pendidikan, serta penyusunan rekomendasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan hadirnya Pusat Studi Kepolisian, sinergi antara kepolisian dan dunia akademik di Sulawesi Selatan diharapkan semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan gagasan baru dan pendekatan yang lebih ilmiah dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan, hukum, serta sosial, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan responsif.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar