Produksi Migas Pertamina Hulu Energi Capai 935 Ribu BOEPD pada Semester I 2026, Dukung Ketahanan Energi Nasional
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Produksi Migas Pertamina Hulu Energi Capai 935 Ribu BOEPD pada Semester I 2026, Dukung Ketahanan Energi Nasional
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan kinerja positif sepanjang enam bulan pertama tahun 2026 dengan produksi minyak dan gas bumi (migas) mencapai 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Capaian tersebut terdiri atas produksi minyak sebesar 459 ribu barel per hari (MBOPD) serta produksi gas sebesar 2.756 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Hasil tersebut menunjukkan konsistensi PHE dalam menjaga tingkat produksi sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional di tengah tantangan industri migas global.
Keberhasilan tersebut ditopang oleh berbagai program pengembangan lapangan yang dijalankan secara berkelanjutan. Selama periode Januari hingga Juni 2026, PHE berhasil menyelesaikan pengeboran 278 sumur eksploitasi, melaksanakan 601 kegiatan workover, serta melakukan 13.870 kegiatan well service. Berbagai aktivitas tersebut bertujuan menjaga keandalan fasilitas produksi sekaligus mengoptimalkan kinerja sumur-sumur migas yang telah beroperasi.
Selain mempertahankan produksi dari lapangan eksisting, PHE juga terus memperkuat kegiatan eksplorasi guna menemukan sumber daya migas baru. Hingga akhir semester pertama 2026, perusahaan telah menyelesaikan pengeboran sembilan sumur eksplorasi, survei seismik dua dimensi sepanjang 189 kilometer, serta survei seismik tiga dimensi seluas 2.848 kilometer persegi. Kegiatan tersebut menghasilkan penemuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 108 juta barel setara minyak (MMBOE) serta penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 24,9 MMBOE.
Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y. Nasroen, menyampaikan bahwa capaian operasional selama semester pertama tahun ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan PHE dalam menjalankan operasi hulu migas secara aman, andal, efisien, dan berkelanjutan. Menurutnya, perusahaan terus menjaga keseimbangan antara optimalisasi produksi dari aset yang telah ada dengan pengembangan potensi sumber daya baru sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi Indonesia.
Ke depan, PHE akan terus mempercepat pelaksanaan program pengeboran, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta meningkatkan efisiensi operasional untuk menjaga keberlanjutan produksi migas nasional. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara dan mendukung target swasembada energi yang dicanangkan pemerintah.
Pengamat sektor energi menilai bahwa konsistensi produksi dan keberhasilan eksplorasi menjadi indikator penting bagi keberlanjutan industri hulu migas nasional. Penambahan cadangan baru dinilai sangat diperlukan untuk mengimbangi penurunan produksi alamiah pada lapangan-lapangan yang telah beroperasi selama bertahun-tahun, sehingga pasokan energi domestik tetap terjaga dalam jangka panjang.
Dengan berbagai capaian tersebut, Pertamina Hulu Energi optimistis mampu mempertahankan tren positif hingga akhir tahun 2026. Perusahaan berkomitmen terus meningkatkan kinerja operasional, memperkuat eksplorasi, serta menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik guna mendukung ketahanan energi nasional dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat maupun negara.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Saat ini belum ada komentar