Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir Gencarkan Patroli dan Imbauan Karhutla Bersama Tiga Pilar di Desa Muara Baru dan Simpang Pelabuhan Dalam
- calendar_month 57 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir Gencarkan Patroli dan Imbauan Karhutla Bersama Tiga Pilar di Desa Muara Baru dan Simpang Pelabuhan Dalam
OGAN ILIR – Polsek Pemulutan, Polres Ogan Ilir, terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan patroli serta imbauan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama unsur tiga pilar di wilayah Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Senin, 12 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Patroli kali ini menyasar Desa Muara Baru dan Desa Simpang Pelabuhan Dalam. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, sekaligus memastikan kondisi lingkungan tetap terpantau guna mengantisipasi munculnya titik api yang dapat berkembang menjadi kebakaran lebih luas.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Pemulutan, AKP Nunggrah Angga Oktari, S.H., didampingi Wakapolsek Pemulutan, IPDA Hairil Anwar. Sejumlah personel Bhabinkamtibmas, perangkat desa, perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Tim Karhutla Polsek Pemulutan turut dilibatkan dalam pelaksanaan patroli tersebut.
Dalam kegiatan di lapangan, petugas melakukan pemantauan wilayah sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan pencegahan karhutla. Warga diingatkan agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya ketika membuka atau membersihkan lahan.
Kapolsek Pemulutan, AKP Nunggrah Angga Oktari, menyampaikan bahwa patroli dan imbauan merupakan langkah preventif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, pencegahan sejak dini sangat penting agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sebelum meluas ke kawasan sekitarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut berisiko menyebabkan api menyebar ke area lain, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung terjadinya kebakaran. Selain merusak lingkungan, karhutla juga dapat menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan upaya berkelanjutan dan kerja sama berbagai pihak. Patroli, sosialisasi, serta koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah rawan kebakaran.
Kapolres juga mengajak masyarakat Kabupaten Ogan Ilir agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, terutama saat cuaca cerah dan lahan mudah terbakar. Warga diminta segera melaporkan kepada kepolisian atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Laporan masyarakat dinilai dapat membantu petugas melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah penanganan secara cepat. Dengan adanya informasi sejak awal, potensi kebakaran diharapkan dapat diantisipasi sebelum api menjalar ke lahan yang lebih luas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Selain mengancam kelestarian lingkungan, kebakaran hutan dan lahan juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat akibat paparan asap. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kegiatan belajar, pekerjaan, transportasi, serta berbagai aktivitas ekonomi warga. Karena itu, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.
Keterlibatan perangkat desa dan Masyarakat Peduli Api dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan lingkungan di tingkat lokal. Sinergi tersebut juga mendorong masyarakat untuk tidak hanya menunggu penanganan dari petugas, tetapi turut berperan aktif dalam mengenali dan melaporkan potensi bahaya kebakaran di sekitarnya.
Melalui patroli terpadu ini, Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir menegaskan komitmennya untuk terus mengintensifkan upaya pencegahan karhutla di wilayah hukumnya. Edukasi kepada masyarakat dan pemantauan secara berkala diharapkan mampu menekan risiko kebakaran sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah sasaran dilaporkan aman dan kondusif. Kepolisian mengimbau masyarakat agar terus menjaga lingkungan, menghindari pembakaran lahan, serta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Kerja sama seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah karhutla dan mengurangi dampaknya.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar