Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Ditangkap

Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Ditangkap

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Ditangkap

SUMATERA UTARA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran narkotika di berbagai wilayah. Salah satu langkah penindakan dilakukan melalui penggerebekan di sembilan lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkoba di Sumatera Utara. Dalam operasi tersebut, sebanyak 36 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penindakan ini menjadi bagian dari upaya aparat kepolisian dalam menekan peredaran narkotika yang dapat mengancam keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Lokasi yang menjadi sasaran operasi diduga digunakan untuk mendukung aktivitas penyalahgunaan maupun transaksi narkoba sehingga membutuhkan penanganan sesuai prosedur hukum.

Penggerebekan di sejumlah titik tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi aparat dalam mengidentifikasi kawasan rawan dan menindaklanjuti informasi mengenai dugaan peredaran narkotika. Penanganan dilakukan untuk mengumpulkan bukti, memeriksa pihak-pihak yang diamankan, serta mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

“`html

Polri Gerebek 9 Sarang Narkoba di Sumut, 36 Orang Ditangkap

SUMATERA UTARA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama sejumlah instansi terkait menggelar operasi penindakan di sembilan titik yang diduga menjadi kawasan rawan peredaran narkotika di Sumatera Utara. Dalam operasi serentak yang berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026, petugas mengamankan 36 orang serta menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Operasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian upaya pemberantasan narkotika yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Penindakan dilakukan untuk mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba, mengungkap pihak-pihak yang terlibat, serta menelusuri jaringan pemasok yang diduga memasok barang terlarang ke kawasan-kawasan tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Parluhutan Siagian memimpin langsung kegiatan tersebut. Operasi melibatkan 451 personel gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Sumatera Utara beserta jajaran polres, TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Menurut keterangan kepolisian, operasi itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan program prioritas Kapolri dalam memberantas narkotika, khususnya di lokasi yang terindikasi menjadi pusat aktivitas peredaran gelap. Pelaksanaan secara terpadu diharapkan membantu aparat menangani kawasan rawan dengan koordinasi lintas lembaga.

Sembilan Wilayah Menjadi Sasaran

Sembilan titik yang menjadi sasaran penggerebekan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Wilayah tersebut meliputi Deli Serdang, Asahan, Mandailing Natal, Karo, Sibolga, Toba, Samosir, Nias Selatan, hingga Pakpak Bharat.

Dari keseluruhan operasi, petugas mengamankan 36 orang. Berdasarkan penjelasan Brigjen Kristian Parluhutan Siagian, jumlah tersebut terdiri atas delapan orang yang diduga sebagai pengedar dan 28 orang yang diduga sebagai pengguna narkotika. Penanganan terhadap setiap orang dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan di lapangan.

Pengelompokan tersebut menjadi dasar bagi aparat untuk menentukan langkah lanjutan sesuai ketentuan hukum. Dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika diproses melalui mekanisme penegakan hukum, sedangkan orang yang terindikasi sebagai pengguna dapat menjalani asesmen untuk menentukan penanganan yang sesuai, termasuk kemungkinan rehabilitasi.

Sejumlah Barang Bukti Disita

Dalam operasi di sembilan lokasi tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika maupun tindak pidana lainnya. Barang bukti yang dilaporkan antara lain sabu dengan berat total 102,49 gram, 52 set alat isap, 100 batang pipa kaca, 25 korek gas, serta tiga timbangan digital.

Selain itu, petugas turut mengamankan satu unit tablet, 19 telepon seluler, satu mobil, empat sepeda motor, dan uang tunai sebesar Rp2.435.000. Di sejumlah lokasi, aparat juga menemukan empat senjata tajam serta lima mesin judi dingdong beserta dua kantong koin yang berkaitan dengan aktivitas perjudian.

Seluruh barang yang disita menjadi bagian dari proses pemeriksaan untuk memperjelas dugaan tindak pidana yang terjadi. Penyidik perlu memastikan keterkaitan setiap barang bukti dengan pihak yang diperiksa, sekaligus mendalami kemungkinan adanya aktivitas lain di luar dugaan peredaran narkotika.

Penyelidikan Jaringan Pemasok Berlanjut

Setelah penggerebekan, kepolisian menyatakan akan mendalami asal-usul pasokan narkotika yang diduga beredar di kawasan sasaran. Penyelidikan diarahkan untuk mengetahui apakah sembilan lokasi tersebut terhubung dalam satu jaringan atau memiliki pemasok yang berbeda.

Penelusuran jaringan pemasok dinilai penting karena penindakan terhadap orang-orang yang berada di lokasi belum tentu menghentikan peredaran narkotika secara menyeluruh. Aparat perlu mengembangkan informasi dan barang bukti untuk mengungkap pihak lain yang diduga berperan dalam distribusi, termasuk pemasok dalam skala lebih besar.

Brigjen Kristian juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif membantu aparat dalam upaya pemberantasan narkoba. Informasi dari warga dapat menjadi salah satu bahan awal bagi petugas untuk menindaklanjuti dugaan aktivitas ilegal, sepanjang disampaikan melalui jalur resmi dan dapat diverifikasi.

Pencegahan Membutuhkan Dukungan Bersama

Pemberantasan narkotika tidak hanya membutuhkan operasi penegakan hukum, tetapi juga pencegahan yang berkelanjutan. Keluarga, lingkungan pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat memiliki peran dalam meningkatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta mendorong warga untuk mencari bantuan ketika menghadapi persoalan penyalahgunaan zat.

Penanganan terhadap pengguna juga perlu memperhatikan hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku. Pendekatan rehabilitasi bagi orang yang memenuhi kriteria dapat menjadi bagian dari upaya pemulihan, sementara proses hukum terhadap pihak yang diduga mengedarkan narkotika tetap harus berjalan berdasarkan bukti dan prosedur yang sah.

Operasi di sembilan wilayah Sumatera Utara tersebut menjadi bagian dari rangkaian penindakan yang lebih luas. Keberlanjutan penyelidikan, koordinasi antarlembaga, keterlibatan masyarakat, serta upaya pencegahan di tingkat lingkungan akan menjadi faktor penting untuk menekan peredaran narkotika dan mengurangi dampaknya terhadap kehidupan sosial.

Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • visibility 411
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Wakapolri Dorong Sepolwan Naik Level, Polwan Disiapkan Hadapi Tantangan Era Modern

    Wakapolri Dorong Sepolwan Naik Level, Polwan Disiapkan Hadapi Tantangan Era Modern

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Wakapolri Dorong Sepolwan Naik Level, Polwan Disiapkan Hadapi Tantangan Era Modern Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mendorong Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri untuk terus meningkatkan kualitas sistem pendidikan. Perubahan pola belajar dinilai penting agar para calon Polisi Wanita (Polwan) memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat […]

  • Viral Xpander Tutupi Pelat Nomor dengan Lakban, Polisi Beri Teguran dan Siapkan Penindakan Lebih Tegas

    Viral Xpander Tutupi Pelat Nomor dengan Lakban, Polisi Beri Teguran dan Siapkan Penindakan Lebih Tegas

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Viral Xpander Tutupi Pelat Nomor dengan Lakban, Polisi Beri Teguran dan Siapkan Penindakan Lebih Tegas Sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil Mitsubishi Xpander berwarna hitam menutupi sebagian pelat nomor kendaraan menggunakan lakban kertas viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat nomor bagian depan serta beberapa digit terakhir pada Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sengaja […]

  • Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, Polisi Pertimbangkan Tambah Pasal

    Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, Polisi Pertimbangkan Tambah Pasal

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah, Polisi Pertimbangkan Tambah Pasal Penyidikan kasus dugaan pembakaran yang menimpa sejumlah santri di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mengalami perkembangan. Kepolisian Daerah NTB menyatakan tengah mempertimbangkan penambahan pasal terhadap para tersangka setelah menemukan sejumlah fakta baru dalam proses rekonstruksi perkara. Langkah tersebut […]

  • Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian

    Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memperkuat pengawasan di lingkungan blok hunian dengan menggandeng Unit K9 Detasemen Pelacak Polda Lampung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan […]

  • Koramil Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Tanah Tinggi, Cegah Gangguan Kesehatan

    Koramil Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Tanah Tinggi, Cegah Gangguan Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Koramil Tangerang Bersihkan Tumpukan Sampah di Tanah Tinggi, Cegah Gangguan Kesehatan Kodam Jaya , Kota Tangerang — Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus dilakukan jajaran Koramil Tangerang dengan melaksanakan pembersihan sampah yang menumpuk di Jl. Meteorologi RT 005/RW 005, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI bersama petugas kebersihan […]

expand_less