Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Diduga Jadi Pelatih Kursus Motor di Bali, Dua WNA Kabur Saat Didatangi Petugas Imigrasi

Diduga Jadi Pelatih Kursus Motor di Bali, Dua WNA Kabur Saat Didatangi Petugas Imigrasi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Diduga Jadi Pelatih Kursus Motor di Bali, Dua WNA Kabur Saat Didatangi Petugas Imigrasi

Dua warga negara asing (WNA) diduga menjalankan aktivitas sebagai pelatih kursus mengendarai sepeda motor secara ilegal di kawasan Serangan, Denpasar, Bali. Aktivitas tersebut terungkap ketika petugas Imigrasi Denpasar melakukan patroli dan menemukan adanya kegiatan pelatihan berkendara yang melibatkan sejumlah WNA.

Saat petugas mendatangi lokasi, dua WNA yang diduga berperan sebagai pelatih justru melarikan diri. Petugas Imigrasi sempat melakukan pengejaran, tetapi kedua orang tersebut berhasil meninggalkan lokasi dan hingga kini identitas maupun kewarganegaraannya belum disampaikan oleh pihak Imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Denpasar, R Haryo Sakti, mengatakan temuan tersebut bermula dari kegiatan patroli yang dilakukan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) pada Jumat, 25 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan aktivitas yang diduga merupakan pelatihan mengendarai sepeda motor bagi warga negara asing.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap dua WNA yang berada di lokasi dan diduga sebagai peserta pelatihan. Keduanya diketahui berinisial RO, seorang laki-laki berusia 20 tahun, dan IA, perempuan berusia 21 tahun. Keduanya merupakan warga negara Belarusia yang diketahui memegang Izin Tinggal Terbatas (Itas) Remote Worker.

Keterangan dari kedua WNA tersebut diharapkan dapat membantu petugas mengungkap lebih jauh mengenai aktivitas pelatihan yang ditemukan di kawasan Serangan. Selain itu, mereka akan dimintai keterangan mengenai keberadaan dan kegiatan selama berada di Bali, termasuk informasi mengenai dua orang yang diduga menjadi pelatih dalam kegiatan tersebut.

Hingga saat ini, Imigrasi Denpasar belum mengungkap identitas maupun kewarganegaraan dua WNA yang diduga sebagai pelatih. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui latar belakang kegiatan tersebut serta memastikan apakah aktivitas yang dilakukan sesuai dengan izin tinggal dan ketentuan keimigrasian yang berlaku.

Pengawasan terhadap aktivitas WNA menjadi salah satu perhatian penting bagi jajaran Imigrasi di Bali. Sebagai daerah tujuan wisata internasional, Bali menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kunjungan dan keberadaan warga negara asing yang tinggi. Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap keberadaan serta kegiatan WNA perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Selain melakukan patroli di kawasan Serangan, petugas Imigrasi Denpasar pada hari yang sama juga melakukan pemantauan di Jalan Tukad Punggawa. Kawasan tersebut menjadi salah satu titik aktivitas warga negara asing di wilayah Denpasar. Kegiatan pengawasan dilakukan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas WNA sesuai dengan izin tinggal yang dimiliki.

R Haryo Sakti menegaskan bahwa kegiatan pengawasan bukan semata-mata dilakukan untuk melakukan penindakan. Menurutnya, kehadiran petugas juga bertujuan memastikan aktivitas orang asing di wilayah Bali berlangsung secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasus dugaan pelatihan berkendara yang melibatkan dua WNA tersebut masih dalam proses pendalaman. Keterangan dari dua WNA yang ditemukan sebagai peserta diharapkan dapat memberikan informasi tambahan kepada petugas mengenai pihak yang diduga menjadi pelatih serta bentuk kegiatan yang berlangsung di lokasi.

Imigrasi juga masih perlu memastikan status hukum dari aktivitas tersebut berdasarkan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, dugaan pelanggaran tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan keberadaan dua WNA yang melarikan diri ketika petugas datang. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap fakta dan memastikan tindakan yang tepat sesuai aturan keimigrasian.

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing di Bali. Pemerintah melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan setiap orang asing yang berada di Indonesia mematuhi ketentuan izin tinggal dan peraturan yang berlaku selama berada di wilayah Indonesia.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memperoleh informasi mengenai keberadaan dan identitas dua WNA yang diduga menjadi pelatih tersebut. Imigrasi juga terus mendalami keterangan dari dua peserta yang telah ditemukan untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai aktivitas yang berlangsung di kawasan Serangan.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Bebas Kasus Kuasai Lahan” Banding Rudi Hartono Ahirnya Masuk Penjara.

    Sempat Bebas Kasus Kuasai Lahan” Banding Rudi Hartono Ahirnya Masuk Penjara.

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • visibility 83
    • 0Komentar

      Berita Polri.com Sampit – Kalteng. Rudi Hartono, (49) tahun warga Desa Pundu Kecamatan Cempaka Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang sebelumnya diponis bebas oleh Pengadilan Negeri Sampit, atas perkara penguasaan lahan perkebunan, setelah itu putusan dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Palangka Raya, pada tingkat banding dan sudah berkekuatan hukum tetap. Sebelumnya Pengadilan Negeri Sampit, melalui putusan […]

  • Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR

    Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 700 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Gambir dan sekitar Gedung DPR/MPR RI. Pengamanan dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu […]

  • Empat WN Nigeria Diamankan Imigrasi di Sebuah Kos-kosan di Tabanan

    Empat WN Nigeria Diamankan Imigrasi di Sebuah Kos-kosan di Tabanan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Empat WN Nigeria Diamankan Imigrasi di Sebuah Kos-kosan di Tabanan Empat warga negara Nigeria diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tabanan bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dalam operasi gabungan di sebuah rumah kos di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Keempat warga negara asing tersebut masing-masing berinisial VU, OKA, LOA, dan […]

  • Sertijab Enam Kapolsek di Grobogan, IPTU Andry Fajar Resmi Pimpin Polsek Ngaringan

    Sertijab Enam Kapolsek di Grobogan, IPTU Andry Fajar Resmi Pimpin Polsek Ngaringan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • visibility 116
    • 0Komentar

    GROBOGAN, 28 April 2026 – Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) dan kenaikan pangkat di Mapolres setempat, Selasa (28/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, terjadi rotasi dan pelantikan pejabat baru, termasuk enam Komandan Polsek (Kapolsek). Salah satu penunjukan strategis adalah IPTU Andry Fajar Iriyanto yang sebelumnya menjabat Kanit 3 Satreskrim, kini resmi […]

  • Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Murid, Guru Ponpes di Lombok Barat Dilaporkan ke Polisi

    Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Murid, Guru Ponpes di Lombok Barat Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

      Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Murid, Guru Ponpes di Lombok Barat Dilaporkan ke Polisi Seorang guru pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan kepada pihak kepolisian atas dugaan kekerasan seksual terhadap murid. Guru berinisial F tersebut dilaporkan ke Polresta Mataram setelah adanya pendampingan terhadap sejumlah anak yang […]

  • Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian

    Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memperkuat pengawasan di lingkungan blok hunian dengan menggandeng Unit K9 Detasemen Pelacak Polda Lampung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan […]

expand_less