Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kasus Pengeroyokan Maut Tanjung Priok, Polisi Ungkap Korban Sempat Diculik

Kasus Pengeroyokan Maut Tanjung Priok, Polisi Ungkap Korban Sempat Diculik

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kasus Pengeroyokan Maut Tanjung Priok, Polisi Ungkap Korban Sempat Diculik

Polisi mengungkap perkembangan terbaru kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria berinisial EY (28) meninggal dunia di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari hasil penyelidikan, korban diduga tidak langsung menjadi sasaran penganiayaan, melainkan terlebih dahulu dijemput dan dibawa oleh sejumlah orang sebelum mengalami kekerasan di beberapa lokasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Awaludin Kanur menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan yang telah dikumpulkan, korban dijemput dari kediamannya oleh dua orang berinisial YG dan RA. Setelah itu, EY dibawa ke sebuah rumah yang disebut merupakan kediaman YG.

Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami penganiayaan. Peristiwa kemudian berlanjut ketika EY dibawa ke lokasi lain, yakni kediaman seseorang berinisial JAT. Polisi menyebut korban kembali mengalami kekerasan di tempat tersebut sebelum akhirnya dibawa menuju lokasi lainnya.

Kondisi korban kemudian dilaporkan memburuk. Saat hendak dibawa ke lokasi berikutnya, EY mengalami pendarahan dan kejang-kejang. Korban kemudian ditinggalkan di kawasan Jalan Ampera, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu, 6 September 2026.

Warga yang menemukan korban dalam kondisi kritis kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. EY sempat menjalani perawatan selama beberapa hari. Namun, setelah menjalani perawatan, korban akhirnya meninggal dunia pada Rabu, 9 September 2026.

Hasil pemeriksaan medis menjadi salah satu bagian penting dalam proses penyidikan. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami pendarahan pada otak yang diduga disebabkan oleh pukulan benda tumpul. Temuan tersebut menjadi bagian dari alat bukti yang digunakan penyidik untuk mendalami rangkaian kekerasan yang dialami korban.

Polisi sebelumnya telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ketiganya berinisial YG, RA, dan JAT. Penyidik masih mendalami peran masing-masing orang dalam rangkaian peristiwa yang berujung pada meninggalnya korban.

Selain tiga orang yang telah diamankan, polisi masih memburu tiga orang lainnya yang diduga terlibat. Ketiga orang tersebut masing-masing berinisial BS, B, dan J dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi masih melakukan pengejaran sekaligus mengembangkan penyidikan untuk mengetahui keterlibatan seluruh pihak dalam perkara tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga perkara tersebut bermula dari persoalan gadai sepeda motor. Korban disebut diminta untuk menggadaikan sepeda motor milik salah satu pihak. Namun, uang dari hasil gadai tersebut diduga tidak diberikan kepada pihak yang meminta sehingga kemudian muncul persoalan yang berkembang menjadi dugaan penculikan, penganiayaan, dan pengeroyokan.

Nilai uang yang berkaitan dengan persoalan gadai tersebut disebut berada di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Meski demikian, polisi masih terus mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan motif serta hubungan antara para pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.

Dalam proses penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk hasil pemeriksaan visum dan rekaman kamera pengawas atau CCTV. Bukti-bukti tersebut digunakan untuk membantu penyidik menyusun rangkaian kejadian serta mengidentifikasi peran masing-masing orang yang diduga terlibat.

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan perkara tersebut dilaporkan kepada polisi pada 21 September 2026. Penyelidikan kemudian dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat serta penelusuran terhadap sejumlah informasi di media sosial.

Polisi saat ini masih memfokuskan penyidikan pada dugaan tindak pidana penculikan, penganiayaan, dan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Penanganan kasus ini masih terus berlangsung. Polisi menyatakan akan mengembangkan penyidikan berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh untuk mengungkap secara lengkap kronologi kejadian serta peran setiap pihak yang diduga terlibat.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Ide Tempat Sampah Tersembunyi di Teras Depan agar Rumah Tampak Lebih Bersih, Rapi, dan Estetik

    8 Ide Tempat Sampah Tersembunyi di Teras Depan agar Rumah Tampak Lebih Bersih, Rapi, dan Estetik

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • visibility 33
    • 0Komentar

    8 Ide Tempat Sampah Tersembunyi di Teras Depan agar Rumah Tampak Lebih Bersih, Rapi, dan Estetik Area teras depan merupakan bagian pertama yang dilihat oleh tamu maupun orang yang melintas di depan rumah. Karena itu, menjaga kebersihan dan kerapian teras menjadi hal penting untuk menciptakan kesan yang nyaman dan menarik. Salah satu elemen yang sering […]

  • CELIOS Soroti Fenomena Mundurnya Sejumlah Pejabat, Dinilai Mencerminkan Besarnya Tekanan Politik di Pemerintahan

    CELIOS Soroti Fenomena Mundurnya Sejumlah Pejabat, Dinilai Mencerminkan Besarnya Tekanan Politik di Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 44
    • 0Komentar

      CELIOS Soroti Fenomena Mundurnya Sejumlah Pejabat, Dinilai Mencerminkan Besarnya Tekanan Politik di Pemerintahan Lembaga Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti fenomena mundurnya sejumlah pejabat negara dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir. Menurut CELIOS, gelombang pengunduran diri tersebut menjadi indikator adanya dinamika politik dan birokrasi yang cukup kuat di lingkungan pemerintahan. Organisasi […]

  • Kapolresta Bengkulu Pimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba

    Kapolresta Bengkulu Pimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kapolresta Bengkulu Pimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba Polresta Bengkulu kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Kota Bengkulu. Pengungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Polresta Bengkulu pada Selasa, 29 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Bengkulu didampingi Kasat Resnarkoba Polresta […]

  • Produksi Bawang Putih RI Baru 40.000 Ton, Polri Kejar Swasembada 2029

    Produksi Bawang Putih RI Baru 40.000 Ton, Polri Kejar Swasembada 2029

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Produksi Bawang Putih RI Baru 40.000 Ton, Polri Kejar Swasembada 2029 Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk memenuhi kebutuhan bawang putih dari produksi dalam negeri. Saat ini, produksi bawang putih nasional berada di kisaran 34.000 hingga 40.000 ton per tahun, sementara kebutuhan masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 600.000 ton setiap tahunnya. Kesenjangan tersebut membuat Indonesia masih […]

  • Pemerintah Siapkan Langkah Penanganan Pascakebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

    Pemerintah Siapkan Langkah Penanganan Pascakebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

    “` Pemerintah Siapkan Langkah Penanganan Pascakebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kebakaran yang menimpa KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura, Jawa Timur. Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, Polri, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta sejumlah instansi terkait terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh proses evakuasi korban berjalan dengan cepat, aman, […]

  • UMKM Makin Digital Ketua praksi partai Gerindra Kota Bekasi Apresiasi Kebijakan Presiden

    UMKM Makin Digital Ketua praksi partai Gerindra Kota Bekasi Apresiasi Kebijakan Presiden

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin mengapresiasi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dalam memperkuat pembiayaan dan digitalisasi UMKM. Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi itu mengatakan penguatan UMKM penting untuk memperkokoh ekonomi rakyat. “UMKM adalah fondasi ekonomi rakyat. Akses modal dan digitalisasi harus terus diperluas agar UMKM bisa tumbuh dan naik kelas,” kata Ihsan. Misbahudin […]

expand_less