Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Polda Bali Teguhkan Komitmen Jaga NKRI
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Polda Bali Teguhkan Komitmen Jaga NKRI
Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman depan Mapolda Bali, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya dan diikuti Wakapolda Bali Brigjen I Made Astawa, para pejabat utama Polda Bali, serta jajaran personel kepolisian.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi jajaran Polda Bali untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menjaga persatuan, melindungi masyarakat, serta mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan tersebut, Polda Bali juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai perubahan dan tantangan yang berkembang.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri mengenai tanggung jawab dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui pelaksanaan tugas sehari-hari.
Nilai-nilai Pancasila dinilai perlu diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Profesionalisme, ketegasan, sikap humanis, serta keadilan menjadi bagian yang ditekankan agar setiap personel mampu menjalankan tugas dengan tetap berpegang pada prinsip kebangsaan.
Polda Bali juga memberikan perhatian terhadap perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang semakin cepat. Kondisi tersebut membawa manfaat dalam penyebaran informasi, tetapi sekaligus dapat menghadirkan tantangan apabila tidak disikapi secara bijak. Penyebaran berita bohong, provokasi, intoleransi, serta berbagai informasi yang dapat memicu perpecahan menjadi sejumlah hal yang perlu diantisipasi bersama.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, personel kepolisian diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral ketika menjalankan tugas. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial diharapkan dapat tercermin dalam upaya kepolisian melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Penerapan nilai-nilai tersebut juga berkaitan dengan bagaimana anggota Polri berinteraksi dengan masyarakat. Pelayanan publik yang baik membutuhkan komunikasi yang terbuka, sikap menghormati perbedaan, serta kemampuan memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, keberadaan kepolisian dapat terus memberikan rasa aman sekaligus mendukung terciptanya kehidupan sosial yang tertib.
Polda Bali menegaskan komitmennya untuk menjaga wilayah Bali agar tetap aman, damai, tertib, dan kondusif. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi juga membutuhkan kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat dan lembaga terkait.
Sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Kolaborasi tersebut diperlukan karena menjaga persatuan dan keutuhan bangsa merupakan tanggung jawab bersama.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi kesempatan bagi jajaran Polda Bali untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas. Tantangan keamanan yang berkembang membutuhkan personel yang mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar dalam menjalankan tugas sebagai aparat negara.
Dalam konteks kehidupan masyarakat yang semakin terhubung melalui ruang digital, menjaga persatuan juga tidak hanya dilakukan melalui tindakan di lapangan. Sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi menjadi bagian penting untuk mencegah munculnya konflik akibat informasi yang tidak benar atau provokatif.
Karena itu, momentum Hari Kesaktian Pancasila diharapkan dapat memperkuat kesadaran seluruh personel Polda Bali mengenai pentingnya menjaga persatuan. Nilai-nilai kebangsaan tidak hanya diperingati dalam upacara, tetapi juga diharapkan tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Polda Bali menilai bahwa keamanan dan ketertiban di Bali membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Dengan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, berbagai potensi gangguan terhadap ketertiban dapat diantisipasi secara bersama-sama.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Polda Bali kembali menegaskan pentingnya menjaga Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat semangat persatuan. Upaya tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta mempertahankan keutuhan NKRI.
Peringatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi dapat menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Semangat persatuan, pelayanan kepada masyarakat, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan diharapkan terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polda Bali.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar