Wakapolri Ajak Doa Bersama, Tekankan Polri Hadir di Tengah Kesulitan Warga
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Mabes Polri, Selasa (8/9/2026). (Dok. Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wakapolri Ajak Doa Bersama, Tekankan Polri Hadir di Tengah Kesulitan Warga
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengajak keluarga besar Korps Bhayangkara untuk memanjatkan doa bersama bagi keselamatan bangsa, masyarakat, serta seluruh personel Polri. Ajakan tersebut disampaikan dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 8 September 2026. Momentum keagamaan itu juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan.
Dalam sambutannya, Komjen Dedi menekankan bahwa Polri harus terus hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi situasi sulit maupun bencana. Kehadiran personel di lapangan diharapkan tidak hanya dalam bentuk pelayanan keamanan, tetapi juga kepedulian dan dukungan kemanusiaan.
Dedi turut mendoakan masyarakat yang saat ini tengah menghadapi ujian akibat bencana agar diberikan kesabaran, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalani masa pemulihan. Ia juga menyampaikan doa bagi anggota Polri yang tetap menjalankan tugas pelayanan di tengah kondisi yang penuh tantangan.
Menurut Dedi, dedikasi dan keikhlasan personel dalam membantu masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian. Karena itu, setiap anggota diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga kepedulian terhadap kondisi warga.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kata Dedi, tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial keagamaan. Momentum tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengambil teladan dari akhlak beliau.
Dedi mengingatkan pentingnya nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan tugas anggota Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk memperbanyak salawat serta menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas. Sikap terpercaya, adil, dan peduli terhadap masyarakat diharapkan menjadi bagian dari karakter setiap personel.
Menurut Dedi, anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan secara profesional tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan. Tugas menjaga keamanan harus berjalan beriringan dengan upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.
Pesan tersebut semakin relevan di tengah berbagai kondisi yang sedang dihadapi masyarakat di sejumlah daerah. Bencana alam dan berbagai situasi darurat membutuhkan kerja sama banyak pihak agar proses penanganan serta pemulihan dapat berlangsung dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Kiai Haji Taufiqurrahman yang sekaligus memimpin doa bersama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, masyarakat, serta seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas.
Dalam tausiyahnya, Kiai Haji Taufiqurrahman juga menyinggung berbagai bencana yang sedang terjadi, termasuk aktivitas gunung api. Jamaah diajak memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat yang berada di wilayah terdampak diberikan keselamatan dan kekuatan.
Doa bersama tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan berbagai kesulitan masyarakat membutuhkan kepedulian dan kebersamaan. Polri sebagai bagian dari unsur pelayanan publik diharapkan terus membangun komunikasi serta membantu masyarakat sesuai kewenangannya.
Wakapolri juga mengingatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus dilandasi niat yang baik dan rasa tanggung jawab. Setiap tugas yang dilakukan dengan tulus diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat pun diharapkan mampu memberikan rasa aman, terutama ketika warga menghadapi kondisi yang tidak mudah. Pelayanan yang humanis dan responsif menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, jajaran Polri kembali diingatkan untuk mengedepankan keteladanan, kepedulian, serta semangat melayani. Nilai tersebut diharapkan terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar