Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pria di Mesuji Ditembak Saat Menagih Utang Rp20 Juta, Terduga Pelaku Masih Diburu Polisi

Pria di Mesuji Ditembak Saat Menagih Utang Rp20 Juta, Terduga Pelaku Masih Diburu Polisi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Pria di Mesuji Ditembak Saat Menagih Utang Rp20 Juta, Terduga Pelaku Masih Diburu Polisi

Seorang pria berusia 49 tahun bernama Mersiyanto menjadi korban penembakan di Kabupaten Mesuji, Lampung. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban diduga mendatangi seseorang untuk menagih utang senilai Rp20 juta. Insiden itu kemudian berujung pada keributan dan tindakan kekerasan yang menyebabkan korban mengalami sejumlah luka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 16.00 WIB di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji. Berdasarkan keterangan kepolisian, sebelum kejadian berlangsung sempat terjadi keributan antara korban dan pria yang diduga sebagai pelaku.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus menjelaskan bahwa keributan tersebutDitembak diduga berkaitan dengan persoalan utang. Mersiyanto disebut memiliki urusan penagihan dengan Adi bin Kusir terkait utang sebesar Rp20 juta.

Situasi kemudian berkembang menjadi insiden penembakan. Polisi menyebut korban mengalami tiga luka akibat kejadian tersebut. Setelah insiden, korban segera mendapatkan pertolongan medis untuk menangani kondisi yang dialaminya.

Mersiyanto sempat dibawa ke Rumah Sakit Ratutara yang berada di Desa Sidang Bandar Anom. Setelah mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke RSUD Ragab Begawe Caram, Kabupaten Mesuji, untuk memperoleh perawatan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa korban mengalami luka pada beberapa bagian tubuh. Selain itu, korban juga dilaporkan mengalami pendarahan, sesak, dan rasa nyeri sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian.

Sementara itu, pria yang diduga terlibat dalam penembakan, yakni Adi bin Kusir, masih dalam pengejaran polisi. Aparat terus melakukan upaya untuk menemukan keberadaan yang bersangkutan dan membawa perkara tersebut ke proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa persoalan utang-piutang seharusnya diselesaikan melalui jalur yang aman dan sesuai dengan hukum. Perselisihan mengenai kewajiban pembayaran tidak semestinya berujung pada tindakan kekerasan yang dapat membahayakan keselamatan seseorang.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap perkara tersebut. Seluruh fakta mengenai kejadian akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan, keterangan para pihak, serta bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan selama proses hukum berlangsung.

Masyarakat diharapkan menyerahkan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak mengambil tindakan sendiri. Penanganan melalui mekanisme hukum diperlukan agar setiap pihak yang terlibat memperoleh proses yang sesuai dengan ketentuan serta asas praduga tak bersalah tetap dihormati.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poster Ikonik “Hidup Ataoe Mati” Menjadi Simbol Perlawanan Trubus Soedarsono dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

    Poster Ikonik “Hidup Ataoe Mati” Menjadi Simbol Perlawanan Trubus Soedarsono dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 67
    • 0Komentar

    “`html id=”r8ty4n” Poster Ikonik “Hidup Ataoe Mati” Menjadi Simbol Perlawanan Trubus Soedarsono dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia Nama Trubus Soedarsono kembali menjadi perhatian publik melalui kisah perjuangannya sebagai seniman yang turut mengambil bagian dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia. Salah satu karya yang paling dikenang adalah poster bertuliskan “Hidup Ataoe Mati”, sebuah media propaganda yang lahir pada […]

  • Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

    Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

      Ops Antik Krakatau 2026, Polda Lampung Ungkap 379 Kasus Narkoba dan Sita 85,9 Kilogram Sabu Polda Lampung bersama jajaran Polres di wilayah hukumnya berhasil mengungkap ratusan kasus narkotika dalam pelaksanaan Operasi Antik Krakatau 2026. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 September 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menekan […]

  • Kapolresta Cirebon Resmikan Mushola Faridhatul Ilmi di Polsek Losari, Perkuat Iman dan Sinergitas dengan Masyarakat

    Kapolresta Cirebon Resmikan Mushola Faridhatul Ilmi di Polsek Losari, Perkuat Iman dan Sinergitas dengan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • visibility 85
    • 0Komentar

    /Kapolresta Cirebon Resmikan Mushola Faridhatul Ilmi di Polsek Losari, Perkuat Iman dan Sinergitas dengan Masyarakat Cirebon – Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., meresmikan Mushola Faridhatul Ilmi di Mapolsek Losari, Desa Losari Lor, Dusun Panggang RT 002/RW 005, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2026). Kegiatan peresmian tersebut turut didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP […]

  • Kawasan Sabana Dekat Hotel Bintang 5 di Labuan Bajo Terbakar

    Kawasan Sabana Dekat Hotel Bintang 5 di Labuan Bajo Terbakar

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kawasan Sabana Dekat Hotel Bintang 5 di Labuan Bajo Terbakar Kawasan sabana yang berada di sekitar salah satu hotel bintang lima di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan mengalami kebakaran. Peristiwa tersebut membuat area terbuka yang dipenuhi vegetasi kering terbakar dan menimbulkan kepulan asap yang terlihat dari sekitar lokasi. Kebakaran terjadi di kawasan yang berada […]

  • Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum

    Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum Fenomena munculnya sayembara bagi masyarakat untuk menangkap pelaku begal kembali memicu perhatian publik. Praktik tersebut dinilai bukan sekadar bentuk kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan, melainkan juga menjadi sinyal adanya krisis kepercayaan terhadap sistem penegakan hukum. Ketika masyarakat mulai mengambil inisiatif sendiri dalam memburu pelaku kejahatan, muncul pertanyaan mengenai sejauh […]

  • Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30: Wamendagr Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien

    Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30: Wamendagr Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien dalam pelaksanaan otonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Plaza Gedung A, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (27/4/2026). Dalam amanatnya, Bima menegaskan bahwa otonomi daerah […]

expand_less