Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Viral Penarikan Motor Ojol di Medan, Polisi Pastikan Benda yang Dibawa Debt Collector Pistol Mainan

Viral Penarikan Motor Ojol di Medan, Polisi Pastikan Benda yang Dibawa Debt Collector Pistol Mainan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Viral Penarikan Motor Ojol di Medan, Polisi Pastikan Benda yang Dibawa Debt Collector Pistol Mainan

Aksi seorang debt collector yang diduga hendak mengambil sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) di Kota Medan, Sumatera Utara, menjadi perhatian masyarakat setelah videonya beredar dan viral di media sosial. Dalam peristiwa tersebut, warga sempat dibuat panik karena melihat benda yang menyerupai senjata api dibawa oleh seorang pria yang diduga terlibat dalam upaya penarikan kendaraan.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pria berinisial SS, berusia 36 tahun, yang disebut sebagai debt collector dalam peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan, polisi memastikan benda yang sempat dikira sebagai senjata api tersebut ternyata merupakan pistol mainan dan bukan senjata api sungguhan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Fandi Setiawan, menjelaskan bahwa benda tersebut memang dibawa oleh SS. Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, benda itu biasa dibawa oleh yang bersangkutan sebagai alat untuk berjaga-jaga. Polisi juga menyebut benda tersebut dikeluarkan ketika situasi di lokasi mulai memanas.

Meski benda yang dibawa bukan senjata api asli, persoalan hukum terhadap SS tetap berlanjut. Polisi menemukan sebilah pisau di kendaraan yang digunakan SS. Temuan tersebut menjadi dasar bagi penyidik untuk memproses perkara berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku terkait kepemilikan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Wahid Hasyim, Kota Medan, pada Selasa, 1 September 2026. Saat itu, seorang pengemudi ojol berinisial R sedang melintas sambil menunggu pesanan. Ketika hendak menuju persimpangan lampu merah Jalan Gajah Mada, R didatangi oleh seorang pengendara yang mengaku mengalami masalah pada sepeda motornya.

Pengendara tersebut kemudian meminta bantuan kepada R untuk mendorong sepeda motornya. Karena mengira permintaan itu merupakan kebutuhan pertolongan biasa, R bersedia membantu dan berhenti di lokasi. Namun, situasi berubah setelah diketahui bahwa orang yang meminta bantuan tersebut diduga merupakan debt collector yang sedang berupaya mengambil kendaraan milik R.

Kejadian tersebut kemudian memicu keributan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi berdatangan setelah mengetahui adanya perselisihan antara pengemudi ojol dan pihak yang diduga debt collector. Situasi semakin ramai hingga SS sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.

Anggota Unit Reaksi Cepat (URC) Rescue Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams), Judika, mengatakan pengemudi ojol pada awalnya tidak mengetahui identitas maupun maksud sebenarnya dari orang yang meminta pertolongan kepadanya. R baru mengetahui adanya dugaan upaya penarikan kendaraan setelah situasi berkembang menjadi perselisihan.

Dalam perkembangan kasus tersebut, kepolisian melakukan pemeriksaan untuk memastikan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap benda yang sempat menimbulkan kepanikan warga. Hasilnya, polisi memastikan benda tersebut bukan senjata api sungguhan, melainkan pistol mainan.

Kendati demikian, polisi tetap mengambil tindakan hukum atas temuan lain yang dianggap berkaitan dengan perkara. Sebilah pisau yang ditemukan di sepeda motor SS menjadi barang yang diproses oleh penyidik. Dengan demikian, persoalan hukum dalam kasus tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan benda yang viral di media sosial.

Sementara itu, persoalan mengenai penarikan kendaraan antara pengemudi ojol dan pihak debt collector disebut akan diselesaikan oleh kedua belah pihak. Polisi tetap menangani aspek hukum yang ditemukan dalam proses pemeriksaan sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian karena memperlihatkan bagaimana sebuah perselisihan di ruang publik dapat berkembang menjadi keributan dan menimbulkan kepanikan masyarakat. Informasi yang beredar di media sosial juga perlu diperiksa kembali berdasarkan keterangan resmi agar masyarakat tidak mengambil kesimpulan hanya dari potongan video yang beredar.

Kepolisian memastikan proses penanganan perkara akan dilakukan berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan selama pemeriksaan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tetap menghormati proses hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menghadapi persoalan serupa.

Peristiwa tersebut masih menjadi bagian dari proses penanganan kepolisian. Fakta-fakta yang berkaitan dengan dugaan penarikan kendaraan maupun temuan barang lainnya akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri: Sejumlah Negara Mempercepat Pemilu Akibat Krisis Keuangan dan Ketidakstabilan Politik

    Kapolri: Sejumlah Negara Mempercepat Pemilu Akibat Krisis Keuangan dan Ketidakstabilan Politik

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 68
    • 0Komentar

      Kapolri: Sejumlah Negara Mempercepat Pemilu Akibat Krisis Keuangan dan Ketidakstabilan Politik Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa dinamika politik dan ekonomi global menunjukkan bagaimana sejumlah negara terpaksa mempercepat pelaksanaan pemilihan umum akibat tekanan krisis keuangan dan meningkatnya ketidakstabilan pemerintahan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk terus menjaga stabilitas nasional […]

  • Mobil Patroli Polisi di Surabaya Dibakar, Terduga Pelaku Ditangkap Tak Lama Kemudian

    Mobil Patroli Polisi di Surabaya Dibakar, Terduga Pelaku Ditangkap Tak Lama Kemudian

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

      Mobil Patroli Polisi di Surabaya Dibakar, Terduga Pelaku Ditangkap Tak Lama Kemudian Sebuah mobil patroli milik Polsek Tambaksari, Surabaya, dibakar pada Kamis (20/8/2026) dini hari. Polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial MH (52) yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah kejadian dan kini aparat masih mendalami motif di balik pembakaran […]

  • Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Cegah Karhutla hingga ke Daerah

    Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Cegah Karhutla hingga ke Daerah

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Cegah Karhutla hingga ke Daerah hingga ke Daerah Presiden Prabowo Subianto menyiapkan sekitar 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan ke berbagai daerah dalam rangka memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Pengerahan personel tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menghadapi ancaman kebakaran yang meningkat di tengah […]

  • Singgung Reformasi 1998, AHY Ingatkan TNI-Polri Tetap Netral

    Singgung Reformasi 1998, AHY Ingatkan TNI-Polri Tetap Netral

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Singgung Reformasi 1998, AHY Ingatkan TNI-Polri Tetap Netral Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengingatkan pentingnya menjaga amanah Reformasi 1998. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah memastikan seluruh aparatur negara tetap profesional dan tidak terseret kepentingan politik praktis. Pesan tersebut disampaikan AHY dalam pidato politik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun […]

  • Polres Langsa Gagalkan Peredaran 46,6 Kilogram Sabu Diduga Berasal dari Malaysia

    Polres Langsa Gagalkan Peredaran 46,6 Kilogram Sabu Diduga Berasal dari Malaysia

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Polres Langsa Gagalkan Peredaran 46,6 Kilogram Sabu Diduga Berasal dari Malaysia Polres Langsa bersama Bea Cukai Langsa berhasil menggagalkan dugaan peredaran narkotika jaringan lintas negara di wilayah Aceh. Dalam pengungkapan tersebut, aparat menyita barang bukti berupa 46,6 kilogram sabu yang diduga berasal dari Malaysia dan menangkap seorang pria berinisial M (33) yang diduga berperan sebagai […]

  • Detik-Detik Komplotan Maling Motor Penembak Pengemudi Ojek di Jakarta Timur Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya

    Detik-Detik Komplotan Maling Motor Penembak Pengemudi Ojek di Jakarta Timur Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Detik-Detik Komplotan Maling Motor Penembak Pengemudi Ojek di Jakarta Timur Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya Upaya pelarian dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat menembak seorang pengemudi ojek di kawasan Matraman, Jakarta Timur, akhirnya berakhir di tangan aparat kepolisian. Tim Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil […]

expand_less