Polisi Ungkap Aksi Satu Keluarga Coba Bobol ATM Minimarket di Jakarta Barat
- calendar_month -1 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Ungkap Aksi Satu Keluarga Coba Bobol ATM Minimarket di Jakarta Barat
Polisi mengungkap kasus percobaan pembobolan mesin ATM yang melibatkan satu keluarga di sebuah minimarket kawasan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Aksi tersebut dilakukan oleh tiga orang yang memiliki hubungan keluarga dan telah membagi peran masing-masing sebelum menjalankan aksinya.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengungkapkan, perkara tersebut dilaporkan kepada polisi pada Februari 2026. Dalam kasus ini, tiga pelaku yang diketahui terdiri atas seorang ayah tiri berinisial RH, ibu kandung berinisial D, serta anak berinisial H diduga terlibat dalam upaya pencurian tersebut.
Menurut keterangan polisi, RH dan H masuk ke dalam minimarket dengan membawa perlengkapan untuk membongkar mesin ATM. Sementara itu, D berada di luar lokasi dan bertugas memantau keadaan sekitar. Pembagian peran tersebut dilakukan agar aksi mereka dapat berlangsung tanpa menarik perhatian orang lain.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Saat RH dan H berupaya membuka mesin ATM, bahan pendukung yang digunakan untuk proses pengelasan habis. Kondisi tersebut membuat mereka tidak berhasil membuka mesin dan mengambil uang yang berada di dalam mesin ATM.
Setelah gagal membobol ATM, para pelaku kemudian mengambil sejumlah barang lain yang berada di dalam minimarket. Polisi menyebut mereka mengambil beberapa bungkus rokok sebelum meninggalkan lokasi. Aksi tersebut kemudian menjadi bagian dari penyelidikan polisi hingga akhirnya dua pelaku berhasil diamankan.
Dalam pengungkapan perkara tersebut, polisi menemukan pula adanya penggunaan pakaian yang menyerupai seragam karyawan minimarket. Pakaian itu diduga dipersiapkan untuk membantu pelaku menyamarkan keberadaan mereka sehingga tidak mudah dicurigai oleh orang di sekitar maupun terekam secara jelas oleh kamera pengawas.
Polisi telah mengamankan H dan D untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, RH masih dalam pencarian dan telah masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Penyidik masih berupaya menemukan keberadaan pelaku yang belum tertangkap tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat menyampaikan bahwa persoalan ekonomi diduga menjadi salah satu faktor yang mendorong para pelaku melakukan aksi tersebut. Polisi masih mendalami latar belakang dan rangkaian kejadian untuk mengetahui secara lebih lengkap bagaimana rencana tersebut disusun dan dijalankan.
Penyidik juga menduga RH bukan kali pertama melakukan aksi pembobolan menggunakan peralatan khusus. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman kepolisian berdasarkan modus yang digunakan dalam perkara ini. Polisi akan terus menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan dengan kasus lain yang memiliki pola serupa.
Dalam proses penyidikan, sejumlah barang bukti telah diamankan, antara lain pakaian berwarna merah marun, pakaian yang menyerupai seragam karyawan minimarket, satu unit telepon seluler, serta sebuah tong sampah. Barang-barang tersebut akan digunakan untuk membantu penyidik mengungkap rangkaian peristiwa dan keterlibatan masing-masing pelaku.
Sementara itu, peralatan yang diduga digunakan dalam upaya membobol mesin ATM disebut telah dibuang oleh para pelaku ke Kali Angke. Polisi masih melakukan pencarian terhadap barang tersebut karena dinilai dapat menjadi salah satu barang bukti penting dalam proses penyidikan.
Kasus ini menjadi perhatian karena aksi percobaan pembobolan tersebut melibatkan orang-orang yang masih memiliki hubungan keluarga. Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah terdapat pihak lain yang terlibat maupun kemungkinan adanya aksi serupa yang pernah dilakukan sebelumnya.
Kepolisian memastikan proses penyidikan akan terus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dua pelaku yang telah diamankan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara pengejaran terhadap RH tetap dilakukan hingga yang bersangkutan berhasil ditemukan.
Pengungkapan kasus ini juga menjadi pengingat bahwa keamanan fasilitas transaksi seperti mesin ATM membutuhkan perhatian bersama. Masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar