Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kapolri Gotong Royong Iuran Bantu Korban Gempa NTT, Terkumpul Rp12,68 Miliar

Kapolri Gotong Royong Iuran Bantu Korban Gempa NTT, Terkumpul Rp12,68 Miliar

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kapolri Gotong Royong Iuran Bantu Korban Gempa NTT, Terkumpul Rp12,68 Miliar

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan dukungan Polri dalam membantu penanganan dampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain mengerahkan personel dan membangun fasilitas pendukung di lokasi terdampak, jajaran Polri juga menggalang bantuan melalui iuran bersama para anggota.

Dalam laporan kepada Presiden Prabowo Subianto saat meninjau langsung penanganan dampak gempa di Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026), Kapolri menyampaikan bahwa Polri turut memperkuat sistem penanganan darurat di lapangan. Polri tidak hanya mendukung posko yang telah disiapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tetapi juga menyiapkan posko tambahan untuk membantu mempercepat pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Dukungan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang berada di wilayah terdampak dapat ditangani secara lebih cepat. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya membantu pemerintah daerah dalam mengoordinasikan berbagai kebutuhan selama masa tanggap darurat.

Selain dukungan personel dan fasilitas, Polri turut menghimpun bantuan logistik dari Mabes Polri serta jajaran kepolisian daerah di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan laporan Kapolri, jumlah logistik yang telah dikumpulkan mencapai sekitar 284,54 ton. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Tidak berhenti pada pengumpulan logistik, anggota Polri juga melakukan gotong royong melalui iuran bersama. Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sekitar Rp12,68 miliar yang kemudian disiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan penanganan bencana di lapangan.

Dana tersebut akan dititipkan kepada Kapolda setempat untuk digunakan dalam membantu kebutuhan yang diperlukan selama proses penanganan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun mendukung kegiatan darurat yang muncul selama proses pemulihan.

Menurut Kapolri, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak bencana. Penanganan bencana membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, aparat keamanan, hingga masyarakat dan organisasi sosial.

Gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT menyebabkan masyarakat membutuhkan berbagai bentuk bantuan, terutama selama masa tanggap darurat. Ketersediaan logistik, pelayanan kesehatan, tempat pengungsian, serta kebutuhan dasar lainnya menjadi perhatian penting agar warga terdampak dapat melalui masa sulit dengan dukungan yang memadai.

Dengan adanya dukungan dana dan logistik dari jajaran Polri, penanganan di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Bantuan yang dihimpun juga menjadi wujud solidaritas internal Polri sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan setelah bencana.

Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat penanganan darurat serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Sinergi antara pemerintah dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan hingga tahap pemulihan pascabencana.

Gotong royong yang dilakukan jajaran Polri menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya membutuhkan kesiapan personel dan fasilitas, tetapi juga kepedulian serta dukungan dari berbagai pihak. Dengan koordinasi yang baik, bantuan diharapkan dapat disalurkan secara tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi XIII DPR Mendorong Komnas HAM Menginvestigasi Program Pemerintah yang Berpotensi Berdampak pada Hak Asasi Manusia

    Komisi XIII DPR Mendorong Komnas HAM Menginvestigasi Program Pemerintah yang Berpotensi Berdampak pada Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

      Komisi XIII DPR Mendorong Komnas HAM Menginvestigasi Program Pemerintah yang Berpotensi Berdampak pada Hak Asasi Manusia Komisi XIII DPR RI mendorong Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk menjalankan fungsi pemantauan dan investigasi terhadap berbagai program pemerintah yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hak asasi manusia (HAM). Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk pengawasan […]

  • Pengendara Motor dengan Ban Gundul Bisa Ditilang, Denda Maksimal Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru

    Pengendara Motor dengan Ban Gundul Bisa Ditilang, Denda Maksimal Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Pengendara Motor dengan Ban Gundul Bisa Ditilang, Denda Maksimal Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru Informasi mengenai pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul dapat dikenai sanksi denda maksimal Rp250 ribu kembali menjadi perbincangan di media sosial. Banyak unggahan menyebutkan bahwa Polri baru saja memberlakukan aturan baru terkait penggunaan ban yang sudah aus. Namun, Korps Lalu […]

  • Koramil 07/Cipayung dan Komduk Gelar Patroli/Siskamling Antisipasi Tawuran dan Kenakalan Remaja

    Koramil 07/Cipayung dan Komduk Gelar Patroli/Siskamling Antisipasi Tawuran dan Kenakalan Remaja

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Koramil 07/Cipayung dan Komduk Gelar Patroli/Siskamling Antisipasi Tawuran dan Kenakalan Remaja Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Koramil 07/Cipayung menggelar kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk di wilayah Jl. Hankam RT 004 RW 001 Kelurahan Munjul Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Minggu (23/08/26). Kegiatan patroli tersebut secara khusus difokuskan untuk […]

  • Pesawat Cassa TNI AL Keluar Landasan di Bandara Sultan Hasanuddin, Runway 03/21 Ditutup Sementara

    Pesawat Cassa TNI AL Keluar Landasan di Bandara Sultan Hasanuddin, Runway 03/21 Ditutup Sementara

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pesawat Cassa TNI AL Keluar Landasan di Bandara Sultan Hasanuddin, Runway 03/21 Ditutup Sementara Pesawat jenis Cassa milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengalami insiden keluar dari landasan pacu di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026). Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari dan langsung mendapat penanganan dari petugas bandara. Berdasarkan informasi dari […]

  • Terbungkus Sarung, Jasad Bayi Laki-laki di Amuntai Kalsel Dihanyutkan ke Sungai

    Terbungkus Sarung, Jasad Bayi Laki-laki di Amuntai Kalsel Dihanyutkan ke Sungai

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Terbungkus Sarung, Jasad Bayi Laki-laki di Amuntai Kalsel Dihanyutkan ke Sungai Warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang bayi laki-laki yang ditemukan mengapung di aliran sungai kawasan Amuntai. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia dan terbungkus menggunakan sehelai sarung sebelum akhirnya hanyut terbawa arus sungai. Penemuan tersebut […]

  • Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi

    Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan bahwa berkurangnya pasokan minyak goreng rakyat MinyaKita di sejumlah daerah bukan disebabkan oleh kelangkaan produksi, melainkan berkaitan dengan mekanisme penyaluran melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO). Dalam skema tersebut, kewajiban produsen untuk memasok MinyaKita ke pasar domestik baru berlaku ketika perusahaan […]

expand_less