Foto Turun Langsung ke Lahan Gambut Banjarbaru, Kapolda Kalsel dan Wamenko Pangan Kerahkan 300 Pompa Air Padamkan Karhutla
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Foto Turun Langsung ke Lahan Gambut Banjarbaru, Kapolda Kalsel dan Wamenko Pangan Kerahkan 300 Pompa Air Padamkan Karhutla
Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di wilayah Kalimantan Selatan. Kapolda Kalimantan Selatan bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan turun langsung meninjau kondisi lahan gambut di Banjarbaru yang terdampak kebakaran. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses penanganan serta memastikan langkah pemadaman berjalan secara maksimal.
Dalam penanganan karhutla di kawasan tersebut, sebanyak 300 unit pompa air dikerahkan. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu proses pemadaman dan pembasahan lahan, terutama pada kawasan gambut yang memiliki karakteristik khusus dan membutuhkan penanganan secara berkelanjutan.
Lahan gambut menjadi salah satu kawasan yang membutuhkan perhatian serius ketika terjadi kebakaran. Api yang muncul di permukaan dapat menyebar ke bagian bawah permukaan tanah sehingga proses pemadaman tidak cukup hanya dilakukan pada titik api yang terlihat. Pembasahan lahan menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mencegah api kembali muncul.
Kehadiran langsung jajaran pemerintah dan kepolisian di lokasi juga menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi karhutla. Penanganan bencana seperti ini membutuhkan kerja sama antara aparat, pemerintah daerah, petugas pemadam, masyarakat, serta berbagai unsur terkait agar proses pemadaman dan pencegahan dapat dilakukan secara terpadu.
Pengerahan ratusan pompa air diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman sekaligus membantu menjaga kondisi lahan tetap basah. Upaya tersebut menjadi semakin penting di tengah kondisi lahan gambut yang rentan mengalami kekeringan dan dapat kembali terbakar apabila tidak mendapatkan penanganan secara menyeluruh.
Selain melakukan pemadaman, upaya pencegahan juga menjadi perhatian dalam penanganan karhutla. Pengawasan terhadap kawasan yang rawan terbakar perlu terus ditingkatkan agar potensi munculnya titik api dapat diketahui lebih awal. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di wilayah sekitarnya.
Penanganan karhutla tidak hanya bertujuan memadamkan api, tetapi juga mengurangi dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat. Kebakaran lahan dapat menyebabkan gangguan kualitas udara, menghambat aktivitas masyarakat, serta memberikan dampak terhadap ekosistem di sekitar wilayah yang terbakar.
Dengan adanya pengerahan personel dan peralatan dalam jumlah besar, pemerintah berharap proses pemadaman di lahan gambut Banjarbaru dapat berjalan lebih efektif. Koordinasi antarinstansi juga akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan dapat dipantau dan setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti.
Peninjauan langsung oleh Kapolda Kalsel dan Wamenko Pangan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat penanganan karhutla. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemadaman sekaligus mendorong penguatan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak meluas di wilayah Kalimantan Selatan.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar