Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Dua Orang Membawa Benda Tajam Saat Demo Mahasiswa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Dua Orang Membawa Benda Tajam Saat Demo Mahasiswa

  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Dua Orang Membawa Benda Tajam Saat Demo Mahasiswa

JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan pemeriksaan terhadap dua orang yang diamankan ketika berada di sekitar lokasi aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Keduanya menjadi perhatian setelah petugas menemukan benda tajam yang dibawa saat mereka menuju kawasan berlangsungnya aksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto mengatakan, kedua orang tersebut saat ini masih berstatus sebagai saksi. Kepolisian melakukan pemeriksaan untuk mengetahui latar belakang serta alasan benda tersebut berada bersama mereka ketika berada di sekitar lokasi demonstrasi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, salah seorang di antaranya mengaku benda yang ditemukan di dalam tas terbawa setelah dirinya menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk memastikan seluruh informasi yang disampaikan sesuai dengan fakta di lapangan.

Sementara itu, orang lainnya merupakan pengemudi ambulans. Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh kepolisian, benda yang ditemukan di dalam kendaraan tersebut sebelumnya diberikan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Polisi menyatakan benda tersebut tidak digunakan dalam kegiatan demonstrasi, sementara tujuan keberadaannya di dalam kendaraan masih menjadi bagian dari pemeriksaan.

Kepolisian menegaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah keberadaan benda-benda tersebut berkaitan dengan aksi demonstrasi atau hanya merupakan keadaan yang tidak berhubungan dengan kegiatan penyampaian aspirasi. Status keduanya sebagai saksi menunjukkan bahwa proses pendalaman masih berlangsung dan belum ada kesimpulan hukum terhadap mereka.

Temuan tersebut terjadi dalam rangkaian aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Aksi tersebut diikuti mahasiswa yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Kepolisian mengerahkan personel untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung tertib.

Dalam penanganan aksi tersebut, aparat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang dianggap membawa barang yang berpotensi mengganggu keamanan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar kegiatan demonstrasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan maupun bentrokan.

Polda Metro Jaya sebelumnya juga menyampaikan bahwa pendekatan pencegahan dan edukasi tetap menjadi bagian penting dalam pengamanan demonstrasi. Polisi tidak semata-mata mengedepankan tindakan hukum, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai barang-barang yang tidak semestinya dibawa ketika mengikuti kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

Kepolisian juga menegaskan bahwa mereka yang diamankan dalam rangkaian pemeriksaan tidak serta-merta dapat dianggap sebagai pelaku tindak pidana. Setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan alat bukti yang sah sesuai dengan ketentuan hukum.

Bagi peserta demonstrasi, kepolisian mengimbau agar kegiatan penyampaian aspirasi dilakukan secara damai dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Koordinasi antara penyelenggara aksi dan aparat keamanan juga dinilai penting untuk memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu keamanan maupun ketertiban umum.

Sementara itu, proses pendalaman terhadap dua orang tersebut masih dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Kepolisian akan menentukan langkah selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan serta fakta yang ditemukan selama proses penanganan perkara.

Kasus ini menjadi perhatian karena pengamanan demonstrasi tidak hanya berkaitan dengan pengaturan massa, tetapi juga memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan aktivitasnya secara aman. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara profesional dan berdasarkan bukti, kepolisian diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai status serta latar belakang temuan tersebut.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha 1447 H di Masjid Nurul Ikhlas, Lanud Halim Perdana Kusuma potong Qurban 6 Sapi dan 28 Kambing

    Idul Adha 1447 H di Masjid Nurul Ikhlas, Lanud Halim Perdana Kusuma potong Qurban 6 Sapi dan 28 Kambing

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • visibility 62
    • 0Komentar

      Jakarta — Hari Raya Idul Adha 1447 H, di Masjid Nurul Ikhlas yang terletak di Jalan Gintoro Kompleks Trikora Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, dipimpin oleh Ketua Panitia Kolonel Pom Muhammad Rudi, S.H., M.H. Rabu 27 Mei 2026. Penyaluran daging Qurban terpantau berlangsung aman dan tertib dengan dipadati masyarakat setempat dan luar […]

  • Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Terduga Anggota KKB di Intan Jaya, Diduga Terlibat Penembakan yang Menewaskan Anggota Polisi

    Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Terduga Anggota KKB di Intan Jaya, Diduga Terlibat Penembakan yang Menewaskan Anggota Polisi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

      Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Terduga Anggota KKB di Intan Jaya, Diduga Terlibat Penembakan yang Menewaskan Anggota Polisi Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz kembali melakukan penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Seorang pria berinisial PP berhasil diamankan setelah diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap personel kepolisian yang […]

  • Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan

    Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Handphone, Satu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Majalengka — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Majalengka Polda Jabar berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian handphone yang terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka. Sabtu (18/04/2026). Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang tersangka berinisial RRA, warga Kelurahan Margahayu, Kecamatan […]

  • Kapolresta Bengkulu Pimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba

    Kapolresta Bengkulu Pimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kapolresta Bengkulu Pimpin Konferensi Pers Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba Polresta Bengkulu kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Kota Bengkulu. Pengungkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Polresta Bengkulu pada Selasa, 29 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Bengkulu didampingi Kasat Resnarkoba Polresta […]

  • Wujud Kekeluargaan, Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki Jenguk Ny. Erni Arifin yang Sakit di Pontianak

    Wujud Kekeluargaan, Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki Jenguk Ny. Erni Arifin yang Sakit di Pontianak

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • visibility 61
    • 0Komentar

    LANDAK . Suasana penuh haru dan kehangatan kekeluargaan begitu terasa saat Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki melaksanakan kegiatan anjangsana dengan menjenguk Bhayangkari Ny. Erni Arifin yang tengah mengalami sakit di kediamannya yang beralamat di Kota Baru, Pontianak, Kamis (14/5/2026). Kedatangan rombongan Bhayangkari tersebut menjadi wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas antar sesama keluarga besar Bhayangkari. […]

  • Polisi Gagalkan Penyelundupan Benur Rp 4,6 M dari Sidoarjo ke Singapura

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Benur Rp 4,6 M dari Sidoarjo ke Singapura

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Benur Rp 4,6 M dari Sidoarjo ke Singapura Sidoarjo – Satreskrim Polresta Sidoarjo mengungkap dugaan penyelundupan benih bening lobster (BBL) atau benur secara ilegal dengan tujuan Singapura. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan seorang pria berinisial IWJ (59), warga Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sebagai tersangka. Kasus tersebut terungkap setelah petugas Bandara Internasional […]

expand_less