33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak Terdampak Bencana di Aceh
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: dok. Kemendagri.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak Terdampak Bencana di Aceh
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan sebanyak 33.430 ton pakan ternak untuk membantu mempercepat pemulihan sektor peternakan di Provinsi Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlangsungan usaha para peternak sekaligus memastikan ketersediaan pakan bagi ternak selama masa pemulihan.
Program bantuan ini dirancang agar para peternak dapat kembali menjalankan aktivitas budidaya tanpa harus terbebani tingginya biaya penyediaan pakan. Pemerintah menilai ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kesehatan ternak, mempertahankan produktivitas, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor peternakan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui skema Bantuan Pemerintah (Banpem) yang menyasar kelompok-kelompok peternak di berbagai kabupaten dan kota terdampak. Sebelum bantuan disalurkan, pemerintah daerah bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Aceh melakukan proses identifikasi, verifikasi, dan validasi data calon penerima agar bantuan benar-benar diterima oleh peternak yang memenuhi persyaratan dan membutuhkan dukungan.
Selain memastikan ketersediaan pakan, pemerintah juga memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta instansi terkait untuk mempercepat proses distribusi. Sinergi tersebut diharapkan mampu mengurangi hambatan administratif sekaligus memastikan bantuan tiba tepat waktu sehingga peternak dapat segera memanfaatkan pakan bagi ternak mereka.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menekankan bahwa bantuan ini tidak hanya bertujuan mengurangi kerugian akibat bencana, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi peternakan nasional. Dengan kondisi ternak yang tetap sehat dan produktif, diharapkan pasokan daging, susu, serta komoditas peternakan lainnya tetap terjaga sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional.
Pemerintah daerah juga diminta aktif mendampingi kelompok peternak selama proses penyaluran bantuan berlangsung. Pendampingan tersebut meliputi penyusunan data kelompok, kelengkapan administrasi, hingga pengawasan distribusi agar pelaksanaan program berlangsung secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Bagi para peternak, bantuan pakan menjadi dukungan yang sangat penting karena mampu menekan biaya operasional yang meningkat setelah bencana. Dengan adanya bantuan tersebut, mereka diharapkan dapat lebih fokus memulihkan populasi ternak, meningkatkan produksi, serta kembali mengembangkan usaha yang sempat terganggu akibat dampak bencana alam.
Pemerintah berharap program bantuan 33.430 ton pakan ternak ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mempercepat kebangkitan sektor peternakan di Aceh. Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok peternak, proses pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat sehingga kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor peternakan dapat kembali meningkat.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar