Detik-detik Pengedar Narkoba Jaringan Koh Iwan Ditangkap di Dalam Bus Saat Menuju Surabaya
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Penangkapan tersangka kasus narkoba di dalam bus
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Detik-detik Pengedar Narkoba Jaringan Koh Iwan Ditangkap di Dalam Bus Saat Menuju Surabaya
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menangkap seorang pengedar narkotika yang diduga merupakan bagian dari jaringan Koh Iwan. Tersangka bernama Abdul Muid alias Dul (46) diamankan saat menumpang sebuah bus antarkota yang sedang dalam perjalanan menuju Surabaya. Penangkapan berlangsung di Rest Area 338A Tol Pekalongan, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, setelah polisi melakukan pengintaian terhadap pergerakan tersangka.
Dalam rekaman video yang dirilis kepolisian, terlihat petugas membuntuti sebuah bus berwarna kuning yang ditumpangi tersangka. Setelah bus memasuki area istirahat, sejumlah personel langsung naik ke dalam kendaraan dan bergerak menuju kursi tempat Abdul Muid duduk. Saat itu, tersangka tampak berada di dalam bus sambil menggunakan selimut dan tidak memberikan perlawanan ketika petugas memperkenalkan diri serta menunjukkan identitas sebagai anggota kepolisian.
Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan terkait jaringan peredaran sabu lintas wilayah Jakarta–Surabaya yang diduga dikendalikan oleh seorang bandar narkoba berinisial Koh Iwan. Berdasarkan hasil penyelidikan, Abdul Muid berangkat dari Jakarta menggunakan Bus Sinar Jaya pada Sabtu (25/7/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dengan tujuan Surabaya. Polisi telah lebih dahulu memperoleh informasi mengenai keberangkatan tersangka sehingga melakukan pemantauan hingga akhirnya menangkapnya saat bus berhenti di rest area.
Usai diamankan, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan tersangka. Dari hasil pemeriksaan ditemukan narkotika jenis sabu yang diduga akan diedarkan di wilayah Jawa Timur. Seluruh barang bukti kemudian disita untuk kepentingan penyidikan, sementara tersangka langsung dibawa ke Markas Bareskrim Polri guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya kurir maupun jaringan lain yang terlibat dalam distribusi narkotika tersebut.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyatakan bahwa penangkapan Abdul Muid merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membongkar jaringan narkoba yang diduga dikendalikan Koh Iwan. Sebelumnya, aparat juga telah menangkap sejumlah kurir lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan tersebut. Penyidik kini terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jalur distribusi, pemasok, hingga pihak-pihak yang berperan sebagai pengendali peredaran narkotika.
Polisi menegaskan bahwa pengungkapan jaringan narkoba tidak hanya difokuskan pada penangkapan kurir, tetapi juga menyasar bandar, pengendali, serta aliran dana hasil kejahatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika yang selama ini memanfaatkan berbagai moda transportasi umum sebagai sarana distribusi ke berbagai daerah di Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif membantu aparat dengan melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Kepolisian memastikan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan narkoba guna melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika serta menekan peredarannya di seluruh wilayah Indonesia.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar