Prabowo Jadwalkan Pertemuan Resmi dengan Perdana Menteri Thailand di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis Kedua Negara
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Jadwalkan Pertemuan Resmi dengan Perdana Menteri Thailand di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis Kedua Negara
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prabowo Jadwalkan Pertemuan Resmi dengan Perdana Menteri Thailand di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis Kedua Negara
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin sore. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda diplomatik kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus membahas berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama di kawasan Asia Tenggara.
Kunjungan Anutin ke Indonesia berlangsung pada 3–4 Agustus 2026 atas undangan langsung Presiden Prabowo. Agenda ini merupakan kunjungan resmi perdana Anutin sebagai Perdana Menteri Thailand ke Indonesia sekaligus menjadi kelanjutan dari peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Thailand yang telah ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis (Strategic Partnership) pada tahun 2025.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin dijadwalkan memimpin forum Second Leaders’ Consultation yang akan membahas berbagai bidang kerja sama, mulai dari perdagangan dan investasi, ketahanan pangan, energi, keamanan kawasan, pemberantasan kejahatan lintas negara, hingga penguatan hubungan antarmasyarakat. Selain itu, Indonesia dan Thailand juga akan membahas berbagai isu regional yang berkaitan dengan peran ASEAN dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan.
Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah rencana pengumuman Peta Jalan Kemitraan Strategis Indonesia–Thailand 2026–2030. Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam memperluas kerja sama kedua negara di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pertahanan, pendidikan, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia. Langkah ini dinilai akan semakin mempererat hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun antara Jakarta dan Bangkok.
Hubungan Indonesia dan Thailand selama ini dikenal sebagai salah satu kerja sama bilateral yang kuat di kawasan Asia Tenggara. Kedua negara merupakan anggota pendiri ASEAN yang secara aktif mendorong stabilitas politik, peningkatan perdagangan, serta kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan regional maupun global. Pertemuan tingkat tinggi ini diharapkan semakin memperkuat posisi kedua negara dalam menghadapi dinamika ekonomi dan geopolitik internasional.
Selain melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo, Perdana Menteri Thailand juga dijadwalkan menghadiri Forum Bisnis Thailand–Indonesia yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara. Forum tersebut bertujuan membuka peluang investasi baru sekaligus memperkuat kolaborasi di sektor industri, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi digital. Anutin juga dijadwalkan memberikan pidato di Sekretariat ASEAN mengenai masa depan organisasi regional tersebut.
Pemerintah Indonesia memandang kunjungan ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan. Dengan hubungan diplomatik yang semakin erat, kedua negara diharapkan mampu menciptakan berbagai peluang baru di bidang ekonomi, memperkuat stabilitas kawasan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Anutin juga menjadi simbol komitmen kedua negara dalam menjaga hubungan persahabatan yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade. Hasil pembicaraan tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai kesepakatan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi Indonesia, Thailand, dan kawasan ASEAN secara keseluruhan.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar