Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi

Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi

  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pasokan MinyaKita Menurun, Kemendag Jelaskan Pengaruh Skema DMO terhadap Distribusi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan bahwa berkurangnya pasokan minyak goreng rakyat MinyaKita di sejumlah daerah bukan disebabkan oleh kelangkaan produksi, melainkan berkaitan dengan mekanisme penyaluran melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO). Dalam skema tersebut, kewajiban produsen untuk memasok MinyaKita ke pasar domestik baru berlaku ketika perusahaan melakukan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Apabila aktivitas ekspor menurun, maka volume pasokan MinyaKita yang berasal dari kewajiban DMO juga ikut berkurang.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat mewajibkan produsen memenuhi kewajiban DMO apabila perusahaan tersebut tidak melakukan ekspor. Oleh sebab itu, jumlah MinyaKita yang beredar di pasar sangat dipengaruhi oleh aktivitas ekspor masing-masing produsen minyak sawit. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan distribusi MinyaKita mengalami penurunan pada periode tertentu. Meski demikian, Kemendag memastikan bahwa kondisi tersebut tidak berarti terjadi kelangkaan minyak goreng secara nasional. Pemerintah menyebut masyarakat masih memiliki berbagai pilihan produk minyak goreng lain, baik minyak goreng premium maupun merek komersial lainnya yang tetap tersedia di pasaran. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng diyakini masih dapat terpenuhi meskipun pasokan MinyaKita mengalami penyesuaian.

Pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan produsen, distributor, serta BUMN pangan guna memastikan distribusi MinyaKita tetap berjalan dengan baik. Pengawasan terhadap rantai distribusi diperkuat agar pasokan minyak goreng rakyat dapat tersalurkan secara merata ke berbagai wilayah, terutama pasar tradisional yang menjadi sasaran utama program tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap minyak goreng dengan harga yang terjangkau.

Kemendag menambahkan bahwa MinyaKita bukan merupakan minyak goreng bersubsidi, melainkan produk yang berasal dari kebijakan DMO sebagai bagian dari tata niaga minyak sawit nasional. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar domestik dan aktivitas ekspor sehingga pasokan minyak goreng di dalam negeri tetap terjamin.

Ke depan, pemerintah akan terus memantau perkembangan produksi, distribusi, dan aktivitas ekspor CPO agar ketersediaan MinyaKita tetap terjaga. Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan DMO akan dilakukan secara berkala guna memastikan mekanisme distribusi berjalan lebih efektif dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, diharapkan stabilitas pasokan serta harga minyak goreng nasional dapat terus dipertahankan di tengah dinamika pasar global.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan

    Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan Kisah menyentuh datang dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ketika seorang santri berusia 16 tahun diamankan warga setelah diduga mengambil uang dari kotak amal sebuah masjid. Belakangan terungkap, remaja tersebut nekat melakukan perbuatannya bukan untuk berfoya-foya, melainkan karena sudah beberapa hari hidup […]

  • 529 Korban Gempa NTT Ditangani di Posko Damer, Nakes Sempat Kewalahan

    529 Korban Gempa NTT Ditangani di Posko Damer, Nakes Sempat Kewalahan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 79
    • 0Komentar

    529 Korban Gempa NTT Ditangani di Posko Damer, Nakes Sempat Kewalahan Sebanyak 529 warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mendapatkan penanganan medis di posko kesehatan di wilayah Damer. Banyaknya warga yang datang untuk memperoleh pemeriksaan dan pertolongan membuat tenaga kesehatan sempat mengalami kewalahan dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pasien. Posko kesehatan […]

  • Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling Malam Minggu, Cegah Tawuran dan Jaga Kamtibmas

    Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling Malam Minggu, Cegah Tawuran dan Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling Malam Minggu, Cegah Tawuran dan Jaga Kamtibmas Jakarta Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat, Koramil 06/Cakung Kodim 0505/Jakarta Timur bersama Komduk melaksanakan patroli dan siskamling keliling pada malam minggu di wilayah RT 14 RW 08 Kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Sabtu (17/10/26). Kegiatan patroli ini melibatkan Babinsa […]

  • Sebelum Dibakar, Sopir di Karangasem Sempat Dipukul Bos hingga Terjatuh

    Sebelum Dibakar, Sopir di Karangasem Sempat Dipukul Bos hingga Terjatuh

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sebelum Dibakar, Sopir di Karangasem Sempat Dipukul Bos hingga Terjatuh Fakta baru terungkap dalam kasus kekerasan terhadap seorang sopir truk asal Karangasem, Bali. I Gede Selamet (21) diketahui sempat mengalami kekerasan fisik dari atasannya, I Putu Cahyadi Putra (37), sebelum akhirnya menjadi korban pembakaran. Peristiwa tersebut bermula dari persoalan uang setoran yang belum diserahkan sesuai […]

  • Prabowo Canangkan Proyek Besar Jalur Kereta Trans Sumatra dan Trans Kalimantan untuk Perkuat Konektivitas Nasional

    Prabowo Canangkan Proyek Besar Jalur Kereta Trans Sumatra dan Trans Kalimantan untuk Perkuat Konektivitas Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Prabowo Canangkan Proyek Besar Jalur Kereta Trans Sumatra dan Trans Kalimantan untuk Perkuat Konektivitas Nasional Presiden Prabowo Subianto mencanangkan pembangunan jaringan kereta api lintas pulau sebagai salah satu proyek strategis nasional yang akan menjadi fondasi penguatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam arahannya, Presiden menugaskan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Kereta Api […]

  • Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden di Mapolda Sumsel

    Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden di Mapolda Sumsel

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden di Mapolda Sumsel PALEMBANG – Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan, Ny. Martina Rony Samtana, mengunjungi sejumlah korban insiden yang terjadi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut berlangsung di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang pada Rabu (14/10/2026), sebagai bentuk kepedulian […]

expand_less