Pascabentrokan Maut di Jalan Tambak, 188 Personel Gabungan Masih Disiagakan Jaga Kondusivitas
- calendar_month 11 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pascabentrokan Maut di Jalan Tambak, 188 Personel Gabungan Masih Disiagakan Jaga Kondusivitas
Aparat kepolisian bersama unsur TNI dan instansi terkait masih menyiagakan sebanyak 188 personel gabungan di kawasan Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pascainsiden bentrokan antarwarga yang menewaskan satu orang. Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap kondusif sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berlangsung normal.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa personel gabungan yang disiagakan berasal dari TNI, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek Menteng. Penempatan aparat dilakukan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi bentrokan guna memantau perkembangan situasi dan memberikan respons cepat apabila muncul potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga stabilitas wilayah pascakejadian.
Bentrokan yang terjadi sebelumnya mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka kritis. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden dipicu oleh perselisihan yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang antara dua kelompok. Selain menimbulkan korban jiwa, bentrokan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas di sekitar lokasi, termasuk kendaraan dan bangunan yang terdampak akibat kericuhan.
Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam bentrokan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara aparat juga mengumpulkan barang bukti serta rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi guna memperjelas rangkaian peristiwa. Polisi menegaskan bahwa seluruh proses hukum akan dilakukan secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang sah.
Meski sempat muncul informasi mengenai berkumpulnya massa di sekitar kawasan Jalan Tambak pada malam hari, aparat keamanan berhasil mengantisipasi situasi sehingga tidak terjadi bentrokan lanjutan. Pengamanan diperketat di beberapa titik untuk menghindari konsentrasi massa yang berpotensi memicu konflik baru. Hingga Senin pagi, kondisi di lokasi dilaporkan berangsur normal meskipun penjagaan masih terus dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Pemerintah dan aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum agar penyelesaian kasus dapat berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat.
Dengan masih disiagakannya ratusan personel gabungan, diharapkan situasi keamanan di kawasan Jalan Tambak tetap terkendali. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar kondusif, sekaligus berkomitmen menuntaskan penyelidikan terhadap kasus bentrokan tersebut secara transparan dan profesional.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Saat ini belum ada komentar