Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Rupiah Kembali Melemah, Dipengaruhi Penguatan Dolar AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Rupiah Kembali Melemah, Dipengaruhi Penguatan Dolar AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rupiah Kembali Melemah, Dipengaruhi Penguatan Dolar AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan terbaru. Pergerakan mata uang Garuda masih berada di bawah tekanan seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi tersebut membuat dolar AS kembali menguat sehingga memberikan tekanan terhadap sejumlah mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Penguatan dolar AS terjadi setelah pelaku pasar mencermati berbagai indikator ekonomi Amerika Serikat yang masih menunjukkan ketahanan, terutama dari sisi tenaga kerja dan inflasi. Data tersebut memunculkan keyakinan bahwa The Fed belum memiliki ruang yang cukup untuk segera menurunkan suku bunga acuan. Akibatnya, investor global cenderung mengalihkan dananya ke aset-aset berbasis dolar yang dianggap lebih aman dan menawarkan imbal hasil lebih tinggi.

Analis pasar uang menilai bahwa ekspektasi terhadap kebijakan moneter The Fed menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir. Selain sentimen dari Amerika Serikat, pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan geopolitik global, fluktuasi harga minyak dunia, serta arus modal asing yang turut menentukan arah pergerakan mata uang di kawasan Asia.

Di tengah tekanan eksternal tersebut, Bank Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan moneter dan stabilisasi pasar keuangan. Bank sentral sebelumnya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya sembari memperkuat berbagai langkah guna menarik aliran modal asing dan menjaga likuiditas di pasar domestik. Langkah tersebut diharapkan mampu meredam gejolak yang berasal dari dinamika ekonomi global.

Pelemahan rupiah juga menjadi perhatian dunia usaha karena berpotensi meningkatkan biaya impor bahan baku maupun barang modal yang masih bergantung pada transaksi dalam mata uang dolar AS. Sektor industri yang memiliki kebutuhan impor tinggi diperkirakan akan menghadapi kenaikan biaya produksi apabila pelemahan nilai tukar berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Di sisi lain, eksportir berpotensi memperoleh keuntungan dari meningkatnya nilai penerimaan dalam mata uang asing.

Bagi masyarakat, fluktuasi nilai tukar rupiah dapat memberikan dampak terhadap harga sejumlah barang impor, biaya perjalanan ke luar negeri, hingga nilai investasi yang berkaitan dengan aset berdenominasi dolar AS. Namun demikian, dampak tersebut umumnya tidak terjadi secara langsung karena masih dipengaruhi berbagai faktor lain, termasuk kebijakan pemerintah dan kondisi pasar domestik.

Para pelaku pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang akan menjadi acuan bagi The Fed dalam menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya. Apabila inflasi menunjukkan tren penurunan yang lebih konsisten, peluang pelonggaran kebijakan moneter dapat kembali terbuka. Sebaliknya, jika tekanan inflasi masih tinggi, dolar AS diperkirakan tetap kuat sehingga berpotensi mempertahankan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Meski menghadapi tekanan dari faktor eksternal, para ekonom menilai fundamental ekonomi Indonesia masih relatif terjaga. Inflasi yang terkendali, cadangan devisa yang memadai, serta kebijakan stabilisasi dari Bank Indonesia diharapkan mampu menjaga kepercayaan investor dan mengurangi volatilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Ditemukan Tewas

    Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Ditemukan Tewas

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Ditemukan Tewas Seorang pendaki berusia 16 tahun dilaporkan mengalami kecelakaan saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Slamet. Pendaki tersebut dikabarkan terjatuh ke kawasan kawah hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim yang melakukan pencarian. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kawasan gunung memiliki kondisi alam yang […]

  • DPRD DKI Dorong RT dan RW Menjadi Garda Terdepan dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

    DPRD DKI Dorong RT dan RW Menjadi Garda Terdepan dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DPRD DKI Dorong RT dan RW Menjadi Garda Terdepan dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong penguatan peran pengurus RT dan RW sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting mengingat pengurus RT dan RW merupakan pihak yang paling dekat dengan warga […]

  • Polri Berikan Penghargaan kepada Personel atas Dedikasi dan Keberanian dalam Menjalankan Tugas di Aceh

    Polri Berikan Penghargaan kepada Personel atas Dedikasi dan Keberanian dalam Menjalankan Tugas di Aceh

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Polri Berikan Penghargaan kepada Personel atas Dedikasi dan Keberanian dalam Menjalankan Tugas di Aceh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang dinilai menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan keberanian dalam menjalankan tugas di wilayah Aceh. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi institusi terhadap anggota yang telah melaksanakan tanggung jawab dengan penuh komitmen serta memberikan […]

  • Kapolri: Sebanyak 664.975 Masyarakat Telah Menerima Layanan Bakti Kesehatan Polri 2026

    Kapolri: Sebanyak 664.975 Masyarakat Telah Menerima Layanan Bakti Kesehatan Polri 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Kapolri: Sebanyak 664.975 Masyarakat Telah Menerima Layanan Bakti Kesehatan Polri 2026 Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa sebanyak 664.975 masyarakat telah menerima berbagai layanan kesehatan melalui program Bakti Kesehatan Polri Tahun 2026. Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan secara serentak […]

  • Poster Ikonik “Hidup Ataoe Mati” Menjadi Simbol Perlawanan Trubus Soedarsono dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

    Poster Ikonik “Hidup Ataoe Mati” Menjadi Simbol Perlawanan Trubus Soedarsono dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    “`html id=”r8ty4n” Poster Ikonik “Hidup Ataoe Mati” Menjadi Simbol Perlawanan Trubus Soedarsono dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia Nama Trubus Soedarsono kembali menjadi perhatian publik melalui kisah perjuangannya sebagai seniman yang turut mengambil bagian dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia. Salah satu karya yang paling dikenang adalah poster bertuliskan “Hidup Ataoe Mati”, sebuah media propaganda yang lahir pada […]

  • Antrian Panjang Disejumlah SPBU di Kota Sampit Dikeluhkan warga.

    Antrian Panjang Disejumlah SPBU di Kota Sampit Dikeluhkan warga.

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Berita Polri.com.Sampit – Kalteng. Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,( Kotim) keluhkan antrean panjang disejumlah SPBU di Kota Sampit, Antrian kendaraan bermotor dan mobil yang antre di SPBU mengular hingga Jalan raya. “Sudah ada beberapa minggu ini yang antrean pertalite kembali panjang.Kalau antrean solar itu sudah biasa karena terjadi sejak bertahun-tahun tapi belum juga bisa diatasi aparat.Sekarang […]

expand_less