Prabowo Peringatkan Perwira Remaja TNI-Polri: Jangan Tergoda Korupsi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prabowo Ingatkan Perwira Remaja TNI-Polri Jaga Integritas, Jangan Pernah Tergoda Korupsi
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pesan tegas kepada 1.177 perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa menjadi seorang perwira bukan sekadar memperoleh pangkat dan jabatan, melainkan memikul amanah besar dari rakyat untuk menjaga kedaulatan negara, menegakkan hukum, serta melindungi seluruh masyarakat Indonesia.
Prabowo mengingatkan bahwa integritas merupakan kehormatan utama yang harus dimiliki setiap perwira. Ia menegaskan agar seluruh perwira baru tidak pernah menyalahgunakan jabatan, menjauhi praktik korupsi, penyelewengan, maupun berbagai tindakan yang bertentangan dengan hukum. Menurutnya, seorang perwira harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan institusi maupun di tengah masyarakat, dengan menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, dan rasa tanggung jawab.
Selain mengingatkan bahaya korupsi, Presiden juga menekankan pentingnya menjauhi narkoba, perjudian, serta segala bentuk pelanggaran hukum lainnya. Ia menilai bahwa penyalahgunaan wewenang tidak hanya merusak nama baik individu, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI dan Polri. Oleh karena itu, setiap perwira diminta menjaga kehormatan korps melalui tindakan yang profesional dan berintegritas.
Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa loyalitas seorang perwira harus ditujukan kepada bangsa, negara, serta rakyat Indonesia, bukan kepada kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Menurutnya, setiap keputusan yang diambil dalam menjalankan tugas harus selalu mengutamakan kepentingan nasional dan berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Prabowo juga mengingatkan bahwa seluruh fasilitas, pendidikan, perlengkapan, hingga kesejahteraan yang diterima anggota TNI dan Polri berasal dari rakyat melalui negara. Karena itu, setiap perwira memiliki kewajiban moral untuk mengabdi dengan penuh dedikasi, memberikan pelayanan terbaik, serta hadir ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan rasa aman. Kepercayaan rakyat, menurut Presiden, merupakan modal terbesar yang harus dijaga oleh seluruh aparat negara.
Presiden menilai tantangan yang akan dihadapi para perwira muda di masa depan semakin kompleks, mulai dari ancaman terhadap keamanan nasional, kejahatan siber, penyalahgunaan narkotika, hingga berbagai bentuk kejahatan transnasional. Oleh sebab itu, selain memiliki kemampuan teknis dan kepemimpinan yang baik, para perwira juga dituntut memiliki karakter kuat, moral yang tinggi, serta keberanian dalam menegakkan hukum secara adil dan profesional.
Momentum pelantikan tersebut menjadi awal perjalanan panjang para perwira dalam mengemban tugas negara. Presiden berharap seluruh lulusan akademi TNI dan Polri mampu menjaga nama baik institusi, memperkuat persatuan bangsa, serta menjadi pemimpin yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi. Dengan integritas yang kokoh, TNI dan Polri diharapkan terus menjadi institusi yang dipercaya masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes

Saat ini belum ada komentar