Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » DPR Dorong Aturan Komisi Aplikator Ojek Online Diperkuat dalam Regulasi Permanen

DPR Dorong Aturan Komisi Aplikator Ojek Online Diperkuat dalam Regulasi Permanen

  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DPR Dorong Aturan Komisi Aplikator Ojek Online Diperkuat dalam Regulasi Permanen

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong pemerintah agar kebijakan mengenai besaran komisi yang dikenakan perusahaan aplikator kepada mitra pengemudi ojek online (ojol) tidak hanya bersifat sementara, tetapi diperkuat melalui regulasi yang memiliki kepastian hukum. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan jangka panjang bagi jutaan pengemudi transportasi berbasis aplikasi di Indonesia serta menciptakan hubungan usaha yang lebih adil antara aplikator dan para mitra pengemudi.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyampaikan bahwa keputusan pemerintah yang menetapkan batas maksimal komisi aplikator sebesar 8 persen merupakan langkah yang patut diapresiasi. Namun demikian, kebijakan tersebut perlu dituangkan dalam payung hukum yang lebih kuat agar tidak mudah berubah mengikuti dinamika kebijakan di masa mendatang. Dengan adanya regulasi permanen, seluruh pihak akan memperoleh kepastian hukum dalam menjalankan aktivitas usahanya.

Menurut DPR, selama ini keberadaan pengemudi ojek online masih lebih banyak diatur melalui keputusan atau peraturan tingkat kementerian yang dinilai belum memberikan perlindungan hukum secara menyeluruh. Oleh sebab itu, Komisi V DPR telah memasukkan pembahasan mengenai transportasi berbasis aplikasi ke dalam agenda revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), termasuk pengaturan mengenai status, hak, kewajiban, serta hubungan kemitraan antara aplikator dan pengemudi.

Selain mengatur besaran komisi, DPR juga menilai regulasi baru nantinya perlu mengakomodasi berbagai aspek lain yang selama ini menjadi perhatian para pengemudi. Di antaranya adalah perlindungan sosial, kepastian pendapatan, jaminan keselamatan kerja, mekanisme penyelesaian sengketa, hingga transparansi sistem perhitungan tarif dan insentif yang diterapkan oleh perusahaan penyedia layanan digital.

Kebijakan penurunan komisi aplikator menjadi maksimal 8 persen diharapkan mampu meningkatkan pendapatan bersih para pengemudi. Selama ini, besarnya potongan komisi dinilai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kesejahteraan mitra pengemudi, terutama di tengah meningkatnya biaya operasional seperti bahan bakar, perawatan kendaraan, dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Di sisi lain, DPR juga mengingatkan agar kebijakan tersebut tetap memperhatikan keberlangsungan ekosistem transportasi digital. Pemerintah diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan pengemudi, perusahaan aplikator, konsumen, serta pelaku usaha lainnya sehingga industri transportasi berbasis aplikasi tetap berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

Sejumlah pengamat transportasi menilai bahwa keberadaan regulasi permanen akan memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Bagi pengemudi, aturan yang jelas dapat memberikan kepastian mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai mitra. Sementara bagi perusahaan aplikator, kepastian regulasi dapat menjadi dasar dalam menyusun model bisnis yang lebih stabil dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain aspek ekonomi, keberadaan regulasi yang komprehensif juga dinilai penting untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja di sektor ekonomi digital (gig economy). Seiring pesatnya perkembangan layanan berbasis aplikasi di Indonesia, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan kesejahteraan para pekerja.

Komisi V DPR menegaskan akan terus mengawal proses penyusunan regulasi tersebut bersama pemerintah hingga menghasilkan aturan yang memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaku ekosistem transportasi online. Dengan regulasi yang kuat, diharapkan hubungan kemitraan antara aplikator dan pengemudi menjadi lebih seimbang, transparan, serta mampu menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan jutaan pengemudi ojek online di Indonesia.

Jurnalis : Lulu

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia Parkir Liar di Kawasan Senopati, Kendaraan Diderek hingga Dicabut Pentil untuk Menegakkan Ketertiban

    Razia Parkir Liar di Kawasan Senopati, Kendaraan Diderek hingga Dicabut Pentil untuk Menegakkan Ketertiban

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Razia Parkir Liar di Kawasan Senopati, Kendaraan Diderek hingga Dicabut Pentil untuk Menegakkan Ketertiban Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan bersama aparat kepolisian kembali menggelar operasi penertiban parkir liar di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kendaraan yang terbukti melanggar aturan parkir ditindak tegas, mulai dari penderekan kendaraan hingga pencabutan pentil ban […]

  • Profil AKBP Supriyanto, Kapolresta Pertama di Polresta IKN yang Dipercaya Mengawal Ibu Kota Nusantara

    Profil AKBP Supriyanto, Kapolresta Pertama di Polresta IKN yang Dipercaya Mengawal Ibu Kota Nusantara

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Profil AKBP Supriyanto, Kapolresta Pertama di Polresta IKN yang Dipercaya Mengawal Ibu Kota Nusantara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membentuk Kepolisian Resor Kota (Polresta) Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai bagian dari penguatan organisasi dalam mendukung keamanan kawasan pusat pemerintahan baru Indonesia. Bersamaan dengan pembentukan satuan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk AKBP […]

  • Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

    Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade Guru Besar sekaligus pakar kepolisian Prof. Rycko Amelza Dahniel menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru di sektor pangan setelah menghentikan impor jagung pada tahun 2026. Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia telah melakukan impor jagung secara […]

  • Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian Pekerjaan Umum Bertambah, Mantan Pejabat Resmi Ditahan

    Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian Pekerjaan Umum Bertambah, Mantan Pejabat Resmi Ditahan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 9
    • 0Komentar

      Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian Pekerjaan Umum Bertambah, Mantan Pejabat Resmi Ditahan Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta kembali mengembangkan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan menetapkan tambahan tersangka dari unsur mantan pejabat kementerian. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan praktik suap, […]

  • Penahanan Ditangguhkan, Roy Suryo Terharu Saat Bertemu Simpatisan: Perjuangan Belum Berakhir

    Penahanan Ditangguhkan, Roy Suryo Terharu Saat Bertemu Simpatisan: Perjuangan Belum Berakhir

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Penahanan Ditangguhkan, Roy Suryo Terharu Saat Bertemu Simpatisan: Perjuangan Belum Berakhir Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, mengaku terharu setelah penahanannya resmi ditangguhkan dalam perkara hukum yang sedang dihadapinya. Momen tersebut menjadi perhatian publik ketika sejumlah simpatisan yang hadir memberikan dukungan secara langsung usai proses administrasi penangguhan selesai dilakukan. Dalam suasana yang penuh emosi, […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Beritapolri
    • visibility 384
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less