Polri Bentuk Polresta Baru di Ibu Kota Nusantara, Perkuat Pelayanan dan Pengamanan Wilayah Strategis
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polri Bentuk Polresta Baru di Ibu Kota Nusantara, Perkuat Pelayanan dan Pengamanan Wilayah Strategis
Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membentuk Kepolisian Resor Kota (Polresta) baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Pembentukan satuan kewilayahan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menyesuaikan struktur organisasi dengan perkembangan kawasan IKN yang terus mengalami pembangunan sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.
Selain membentuk Polresta IKN, Polri juga melakukan penataan organisasi melalui pembentukan empat Kepolisian Resor (Polres) Tipe D yang berada di beberapa daerah, yakni Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Tidak hanya itu, delapan Polres Tipe D lainnya juga ditingkatkan statusnya menjadi Polresta sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan organisasi di wilayah yang mengalami pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat yang semakin tinggi.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa pembentukan serta peningkatan tipe satuan kewilayahan dilakukan untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Menurutnya, perkembangan wilayah, meningkatnya aktivitas ekonomi, serta dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam melakukan penyesuaian struktur organisasi kepolisian.
Keberadaan Polresta IKN diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efektif kepada masyarakat, aparatur negara, maupun berbagai pemangku kepentingan yang akan beraktivitas di kawasan ibu kota baru. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, pegawai pemerintahan, investor, serta pelaku usaha di IKN, kebutuhan akan pelayanan keamanan diperkirakan akan terus meningkat sehingga diperlukan institusi kepolisian dengan kapasitas yang lebih besar dan struktur organisasi yang lebih kuat.
Pembentukan Polresta IKN juga sejalan dengan pembangunan berbagai fasilitas pendukung kepolisian yang saat ini tengah dipersiapkan di kawasan ibu kota baru. Pemerintah bersama Otorita IKN dan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur telah memulai pembangunan kantor pendukung Polresta yang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung operasional kepolisian secara optimal dalam menjaga keamanan kawasan strategis nasional.
Polri menegaskan bahwa seluruh kebijakan mutasi, promosi jabatan, maupun pembentukan satuan baru dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, serta evaluasi kinerja secara berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan setiap personel yang mendapatkan amanah pada jabatan baru mampu segera beradaptasi, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keberadaan Polresta IKN juga diproyeksikan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung proses perpindahan pusat pemerintahan nasional. Selain menjaga keamanan objek vital negara, Polresta akan berperan dalam mengawal berbagai kegiatan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pengamanan masyarakat yang akan bermukim di kawasan Nusantara.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus menyesuaikan organisasi dengan perkembangan wilayah di seluruh Indonesia. Melalui pembentukan satuan kewilayahan baru, peningkatan kapasitas personel, serta penguatan sarana dan prasarana, diharapkan pelayanan kepolisian dapat semakin profesional, responsif, dan mampu menjawab tantangan keamanan yang terus berkembang di masa mendatang.
Jurnalis : Sinta
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar