Prabowo Berkelakar Saat Sapa Panglima TNI dan Kapolri: Ada Prabowo dan Subiyanto, Susah Diganti
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Detikcom
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prabowo Berkelakar Saat Sapa Panglima TNI dan Kapolri: Ada Prabowo dan Subiyanto, Susah Diganti
Suasana hangat dan penuh canda mewarnai kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang digelar di Sports Center Limboto, Gorontalo, Rabu. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sempat melontarkan guyonan saat menyapa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang turut hadir mendampingi sejumlah pejabat negara lainnya.
Momen tersebut terjadi ketika Presiden memperkenalkan para tamu undangan yang hadir di hadapan ribuan peserta. Saat menyebut nama Panglima TNI dan Kapolri, Prabowo menyinggung kesamaan nama yang dimiliki keduanya dengan dirinya. Presiden kemudian berkelakar bahwa keberadaan nama “Subiyanto” pada Panglima TNI dan nama “Prabowo” pada Kapolri membuat keduanya sulit untuk diganti dari jabatan masing-masing.
“Panglima TNI ada Subiyanto-nya, Kapolri ada Prabowo-nya. Susah kalau diganti ya,” ujar Presiden yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan para peserta yang memadati lokasi acara. Candaan tersebut mencairkan suasana dan membuat interaksi antara Presiden dengan para pejabat yang hadir berlangsung lebih akrab.
Selain Panglima TNI dan Kapolri, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga tampak hadir mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta sejumlah pejabat lainnya.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam Puncak PENAS XVII mendapat sambutan antusias dari ribuan petani dan nelayan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Setibanya di lokasi acara, Presiden disambut meriah oleh peserta yang telah memadati kawasan Sports Center Limboto sejak pagi hari. Banyak peserta yang berusaha mendekat untuk menyapa dan mengabadikan momen bersama kepala negara.
Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII sendiri menjadi forum besar yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha sektor pangan dari seluruh Indonesia. Berbagai agenda strategis dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog dengan para pemangku kepentingan, hingga penguatan jejaring kemitraan yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kemandirian pangan nasional.
Di tengah berbagai agenda kenegaraan yang padat, momen candaan yang disampaikan Presiden Prabowo menjadi perhatian tersendiri dan menunjukkan suasana kebersamaan antara pimpinan negara dan aparat keamanan. Hubungan harmonis antara Presiden, TNI, dan Polri dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional serta mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah.
Pemerintah berharap sinergi antara seluruh unsur pemerintahan, aparat pertahanan dan keamanan, serta masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan berbagai target pembangunan nasional. Sektor pertanian dan perikanan yang menjadi fokus dalam PENAS XVII juga diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Jurnalis : Hanadia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar