Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infotaintment » Polda Metro Jaya Imbau Aksi Penyampaian Aspirasi di Monas dan DPR Berlangsung Tertib dan Damai

Polda Metro Jaya Imbau Aksi Penyampaian Aspirasi di Monas dan DPR Berlangsung Tertib dan Damai

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polda Metro Jaya Imbau Aksi Penyampaian Aspirasi di Monas dan DPR Berlangsung Tertib dan Damai

JAKARTA – Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi di kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Gedung DPR/MPR RI pada Selasa (20/10/2026) agar tetap menjaga ketertiban, mengedepankan sikap damai, serta menghormati hak masyarakat lainnya. Imbauan tersebut disampaikan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di ruang publik dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa ruang publik merupakan fasilitas bersama yang digunakan masyarakat untuk beragam kepentingan. Selain menjadi tempat menyampaikan pendapat, kawasan publik juga dimanfaatkan warga untuk bekerja, bersekolah, menjalankan kegiatan ekonomi, serta melakukan aktivitas sehari-hari lainnya.

Menurut Budi Hermanto, setiap warga memiliki hak yang perlu dihormati dalam menggunakan ruang publik. Karena itu, penyampaian aspirasi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan bersama, sehingga hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terlindungi dan aktivitas warga lainnya dapat berlangsung dengan aman.

Ia menjelaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Oleh sebab itu, kepolisian memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, sekaligus menjaga keselamatan warga lain yang beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan.

Polda Metro Jaya mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk mengedepankan komunikasi, saling menghormati, serta menjaga suasana tetap kondusif. Peserta penyampaian aspirasi juga diimbau menghindari tindakan kekerasan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi memicu kesalahpahaman maupun mengganggu ketertiban umum.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Polda Metro Jaya menyatakan akan mengutamakan pendekatan komunikatif, dialogis, dan persuasif. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan keselamatan peserta, keamanan fasilitas umum, serta kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar kawasan kegiatan.

Selain mempersiapkan pelayanan pengamanan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemungkinan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan. Pengaturan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan dan kebutuhan pengguna jalan.

Untuk kendaraan yang melintas di kawasan Gedung DPR/MPR RI, pengendara dari Simpang Semanggi menuju Slipi atau Tomang dapat menggunakan jalur Jalan Sudirman, Benhil, Pejompongan, hingga Jalan Letjen S. Parman. Sementara itu, kendaraan dari Jalan Gatot Subroto dapat diarahkan melalui Jalan Gerbang Pemuda, Patal Senayan, Tentara Pelajar, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman.

Adapun bagi pengendara yang hendak menuju kawasan Monas, terdapat sejumlah alternatif perjalanan yang dapat dipertimbangkan sesuai kondisi lalu lintas. Kendaraan dari Jakarta Barat dapat melewati Jalan Tomang Raya, Suryopranoto, Harmoni, kemudian menuju Monas. Pengendara dari Jakarta Selatan dapat menggunakan jalur Tendean, HR Rasuna Said, HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, hingga kawasan Monas.

Sementara itu, kendaraan dari Jakarta Timur dapat melintasi kawasan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, dan Tugu Tani sebelum melanjutkan perjalanan menuju Monas. Meski demikian, penerapan rekayasa lalu lintas dapat berubah mengikuti situasi aktual. Pengendara diimbau memperhatikan rambu-rambu, mengikuti arahan petugas, serta menyesuaikan perjalanan apabila terjadi perubahan arus kendaraan.

Pengaturan lalu lintas tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan penyampaian aspirasi dan kebutuhan mobilitas masyarakat. Kawasan Monas dan Gedung DPR/MPR RI merupakan lokasi strategis dengan aktivitas kendaraan yang cukup beragam, sehingga koordinasi dan kepatuhan pengguna jalan diperlukan untuk membantu mengurangi potensi gangguan perjalanan.

Budi Hermanto kembali mengajak masyarakat dan peserta penyampaian aspirasi untuk membangun suasana yang saling menghormati. Menurutnya, ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat harus tetap tersedia, sementara kepentingan bersama, keamanan fasilitas publik, dan keselamatan warga juga perlu menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung.

Melalui imbauan tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat. Kepolisian berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga ketertiban, menghindari kekerasan, serta memanfaatkan komunikasi yang baik agar aktivitas di ruang publik dapat berjalan aman, damai, dan tertib.

Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha

author avatar
Wafiq Qodriyatussoleha
  • Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri: Sejumlah Negara Mempercepat Pemilu Akibat Krisis Keuangan dan Ketidakstabilan Politik

    Kapolri: Sejumlah Negara Mempercepat Pemilu Akibat Krisis Keuangan dan Ketidakstabilan Politik

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 68
    • 0Komentar

      Kapolri: Sejumlah Negara Mempercepat Pemilu Akibat Krisis Keuangan dan Ketidakstabilan Politik Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa dinamika politik dan ekonomi global menunjukkan bagaimana sejumlah negara terpaksa mempercepat pelaksanaan pemilihan umum akibat tekanan krisis keuangan dan meningkatnya ketidakstabilan pemerintahan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk terus menjaga stabilitas nasional […]

  • Tawuran di Ablam Makassar Kembali Pecah, Seorang Pria Meninggal Dunia Setelah Terjatuh ke Got

    Tawuran di Ablam Makassar Kembali Pecah, Seorang Pria Meninggal Dunia Setelah Terjatuh ke Got

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

      Tawuran di Ablam Makassar Kembali Pecah, Seorang Pria Meninggal Dunia Setelah Terjatuh ke Got MAKASSAR – Tawuran antarkelompok warga kembali terjadi di Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pria bernama Mansyur meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam got saat situasi bentrokan berlangsung. […]

  • Diduga Cemari Lingkungan, PT.ACCURA INDONESIA Disorot Usai Ditemukan Ceceran Cairan Diduga Limbah B3 Mengalir ke Drainase

    Diduga Cemari Lingkungan, PT.ACCURA INDONESIA Disorot Usai Ditemukan Ceceran Cairan Diduga Limbah B3 Mengalir ke Drainase

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Diduga Cemari Lingkungan, PT. ACCURA INDONESIA Disorot Usai Ditemukan Ceceran Cairan Diduga Limbah B3 Mengalir ke Drainase Jakarta, 26 Juni 2026 – Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di kawasan industri Perkampungan Usaha Kecil Pulogadung (PUPK-PIK), Jakarta Timur. Tim Investigasi Lembaga Peduli Lingkungan Hidup dan Kesehatan (LPLHK) bersama tim jurnalis FaktaHariini.com melakukan investigasi lapangan menyusul adanya […]

  • Cegah Karhutla Sejak Dini, Polri Kerahkan 403 Personel Edukasi

    Cegah Karhutla Sejak Dini, Polri Kerahkan 403 Personel Edukasi

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Cegah Karhutla Sejak Dini, Polri Kerahkan 403 Personel Edukasi Polri terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan personel untuk memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan sejak dini agar potensi terjadinya kebakaran dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas. Sebanyak 403 personel dikerahkan dalam […]

  • Operasi Sarang Narkoba Polda Sumsel Sasar 40 Titik, 81 Orang Diamankan dalam Sepekan

    Operasi Sarang Narkoba Polda Sumsel Sasar 40 Titik, 81 Orang Diamankan dalam Sepekan

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Operasi Sarang Narkoba Polda Sumsel Sasar 40 Titik, 81 Orang Diamankan dalam Sepekan PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) melaksanakan Operasi Sarang Narkoba secara serentak pada 9–15 Oktober 2026. Operasi yang menyasar 40 titik kawasan rawan peredaran narkotika tersebut menghasilkan pengamanan terhadap 81 orang serta penyitaan barang bukti berupa sabu dengan berat total […]

  • Buronan Kasus Begal di Lampung Tewas Ditembak Polisi Saat Proses Penangkapan

    Buronan Kasus Begal di Lampung Tewas Ditembak Polisi Saat Proses Penangkapan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Buronan Kasus Begal di Lampung Tewas Ditembak Polisi Saat Proses Penangkapan Seorang buronan yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pembegalan di wilayah Lampung dilaporkan tewas setelah terkena tembakan petugas kepolisian dalam proses penangkapan. Tindakan tegas tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan diduga melakukan perlawanan dan dianggap membahayakan keselamatan aparat maupun masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Menurut […]

expand_less