3 Orang Dibacok dan Ditembak di Cengkareng, Polisi Selidiki Motif
- calendar_month 33 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
3 Orang Dibacok dan Ditembak di Cengkareng, Polisi Selidiki Motif
JAKARTA – Tiga orang menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam dan senjata api di kawasan Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu sore, 14 Oktober 2026. Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki oleh kepolisian untuk mengungkap identitas para pelaku sekaligus mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menjelaskan bahwa penyerangan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat kejadian, ketiga korban sedang bersantai di bantaran kali. Situasi berubah ketika sebuah kendaraan datang ke lokasi dan beberapa orang yang berada di dalamnya turun, kemudian menyerang para korban menggunakan senjata tajam dan senjata api.
Serangan berlangsung secara tiba-tiba sehingga para korban mengalami luka akibat senjata yang digunakan pelaku. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, dua korban mengalami luka sayatan senjata tajam, masing-masing di bagian punggung dan lengan. Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka tembak di bagian telinga.
Setelah kejadian, ketiga korban segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Polisi menyampaikan bahwa para korban berada dalam kondisi sadar dan masih dapat memberikan keterangan mengenai peristiwa yang mereka alami. Informasi dari para korban diharapkan dapat membantu penyidik menyusun kronologi secara lebih lengkap.
Petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur Polda Metro Jaya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan dilakukan guna mengumpulkan bukti-bukti yang dapat membantu mengungkap rangkaian kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam penyerangan tersebut.
Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan dua selongsong peluru dan satu proyektil utuh. Barang bukti tersebut akan menjalani pemeriksaan balistik untuk membantu memastikan karakteristik amunisi dan mendukung proses penyelidikan. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri identitas orang-orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan itu.
Perhatian penyidik turut tertuju pada kemungkinan hubungan penyerangan dengan penggerebekan narkoba di kawasan Kampung Ambon sehari sebelumnya, Selasa, 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, polisi melakukan penindakan terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika serta memusnahkan barang bukti dan menghancurkan lapak-lapak yang digunakan untuk aktivitas tersebut.
Meski demikian, kepolisian belum memastikan apakah penyerangan terhadap tiga orang itu berkaitan langsung dengan operasi pemberantasan narkoba. Dugaan tersebut masih didalami dan belum dapat dinyatakan sebagai motif pasti. Penyidik perlu mengumpulkan bukti dan keterangan yang cukup sebelum menyimpulkan latar belakang kejadian.
Perkembangan lain terjadi pada Rabu malam ketika bekas lapak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di kawasan tersebut dilaporkan terbakar. Polisi juga menyelidiki penyebab kebakaran itu, termasuk kemungkinan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan penggerebekan sebelumnya atau terjadi karena faktor lain. Hingga informasi yang tersedia, penyebab kebakaran belum dipastikan.
Kapolres Metro Jakarta Barat menegaskan bahwa penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku penyerangan dan memastikan motif di balik kejadian tersebut. Kepolisian juga menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan menindak setiap tindak pidana sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat diharapkan tetap tenang serta menyampaikan informasi yang relevan kepada petugas apabila mengetahui hal-hal yang dapat membantu proses penyidikan.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar