Kapolri Suyudi Siapkan Pembenahan Internal, Perkuat Pelayanan dan Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolri Suyudi Siapkan Pembenahan Internal, Perkuat Pelayanan dan Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung menetapkan sejumlah agenda prioritas setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam langkah awal kepemimpinannya, Suyudi menempatkan konsolidasi internal, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta penguatan hubungan antara polisi dan masyarakat sebagai sejumlah fokus utama.
Suyudi menyampaikan bahwa pembenahan internal menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui berbagai persoalan yang masih membutuhkan perhatian di lingkungan Polri. Evaluasi akan dilakukan terhadap sejumlah divisi sehingga setiap permasalahan dapat dipetakan dan ditentukan berdasarkan tingkat urgensi serta kebutuhan penanganannya.
Menurut Suyudi, evaluasi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menyusun langkah kerja yang lebih terarah. Berbagai persoalan internal akan dikaji untuk menentukan program yang menjadi prioritas, khususnya yang berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta pelaksanaan strategi besar Polri.
Selain melakukan pembenahan dari dalam institusi, Suyudi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kepolisian merupakan salah satu institusi yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai situasi, sehingga pelayanan yang cepat, profesional, dan sesuai ketentuan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Suyudi juga ingin memperkuat kedekatan antara polisi dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya diperlukan ketika terjadi gangguan keamanan atau tindak pelanggaran hukum, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
Konsep kedekatan tersebut sejalan dengan program kerja yang disebut sebagai Polisi Bersama Masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, kepolisian diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat serta memahami persoalan yang terjadi di lingkungan secara langsung.
Kedekatan dengan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan komunikasi yang berjalan baik, berbagai persoalan di tingkat lingkungan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat dilakukan sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Di bidang penegakan hukum, Suyudi menyampaikan pentingnya penerapan hukum secara adil. Penegakan hukum menjadi salah satu aspek yang akan mendapatkan perhatian dalam agenda kerja kepolisian, dengan tetap mengacu pada aturan serta prosedur yang berlaku.
Suyudi juga memastikan bahwa proses reformasi internal Polri akan dilakukan melalui peta jalan yang mencakup strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Penyusunan tahapan tersebut dimaksudkan agar pembenahan institusi tidak hanya dilakukan untuk menjawab persoalan yang bersifat sementara, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan kinerja kepolisian secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Kapolri juga menyebut sejumlah jenis kejahatan yang menjadi perhatian pemerintah dan Polri. Di antaranya adalah peredaran narkotika, penyelundupan, perjudian daring, serta berbagai tindakan yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Penanganan terhadap berbagai persoalan tersebut akan menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Penetapan sejumlah agenda tersebut dilakukan tidak lama setelah Suyudi resmi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Pada hari yang sama, Listyo Sigit dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Pergantian tersebut menjadi bagian dari perubahan susunan kepemimpinan pada tingkat nasional.
Dengan agenda pembenahan internal dan peningkatan pelayanan publik, Suyudi menempatkan penguatan institusi serta hubungan dengan masyarakat sebagai bagian dari arah kerja kepolisian ke depan. Evaluasi internal, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat akan menjadi beberapa aspek yang terus diperhatikan dalam menjalankan tugas sebagai Kapolri.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi di dalam institusi sekaligus meningkatkan kemampuan kepolisian dalam merespons kebutuhan masyarakat. Pada saat yang sama, kedekatan antara polisi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi serta menjaga keamanan dan ketertiban di berbagai wilayah.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar