Salat Subuh Berjamaah di Palembang, Kapolda Sumsel Serap Aspirasi Warga soal Kamtibmas
- calendar_month 25 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Salat Subuh Berjamaah di Palembang, Kapolda Sumsel Serap Aspirasi Warga soal Kamtibmas
PALEMBANG – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Irjen Pol Rony Samtana, S.I.K., MTCP, melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Jamik Ukhuwah, Jalan Jenderal Bambang Utoyo, Kota Palembang, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi warga mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.
Usai menunaikan ibadah, Kapolda Sumsel berdialog secara langsung dengan para jamaah. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mendengarkan berbagai masukan, keluhan, serta harapan masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan mereka. Melalui komunikasi terbuka ini, kepolisian berupaya memahami persoalan yang dirasakan warga sekaligus memperkuat kerja sama dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Rony Samtana menegaskan bahwa kewenangan yang dimiliki Polri merupakan amanah dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kewenangan itu, menurutnya, harus digunakan untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat sesuai tugas kepolisian.
Kapolda juga meminta doa, dukungan, dan masukan dari masyarakat dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Ia menilai komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga merupakan bagian penting dalam membangun institusi yang terbuka terhadap kritik serta terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam dialog tersebut, Rony Samtana mempersilakan masyarakat menyampaikan kritik dan saran apabila menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Keterbukaan terhadap masukan itu diharapkan menjadi sarana evaluasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan kamtibmas. Dukungan, kepedulian, serta partisipasi warga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Salah satu persoalan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan peredaran narkoba dan gangguan keamanan. H. Soleh Sakni, Lc., M.A., yang merupakan salah seorang jamaah sekaligus takmir masjid, menyampaikan harapannya agar kepolisian mengambil langkah tegas dalam menangani persoalan tersebut, terutama terhadap jalur lintas provinsi maupun antarkabupaten dan kota yang diduga digunakan untuk peredaran narkoba.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolda Sumsel menyatakan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumatera Selatan secara menyeluruh. Ia menegaskan pentingnya mengungkap jaringan yang terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut, mulai dari pihak yang berperan sebagai perantara hingga bandar, melalui penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolda turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkoba maupun praktik perjudian. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu aparat memperoleh informasi yang diperlukan dalam menangani dugaan pelanggaran hukum dan menjaga lingkungan dari berbagai aktivitas yang merugikan.
Menurutnya, penyampaian informasi dari masyarakat dapat mendukung upaya kepolisian dalam mengidentifikasi persoalan keamanan yang terjadi di lapangan. Meski demikian, setiap laporan dan informasi yang diterima perlu ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan sesuai prosedur hukum agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat dan bertanggung jawab.
Dialog setelah salat Subuh tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pendekatan langsung dalam membangun komunikasi antara pemimpin kepolisian dan masyarakat. Melalui pertemuan di lingkungan tempat ibadah, warga memiliki kesempatan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, sementara kepolisian dapat mendengar aspirasi tersebut secara langsung sebagai bahan perhatian dalam pelaksanaan tugas.
Kapolda Sumsel berharap kegiatan dialog interaktif semacam ini dapat memperkuat keterbukaan komunikasi dan meningkatkan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat. Dengan adanya kerja sama yang berkelanjutan, berbagai persoalan kamtibmas diharapkan dapat ditangani secara bersama-sama, dengan tetap mengedepankan hukum, kepentingan masyarakat, dan tanggung jawab setiap pihak.
Melalui kegiatan salat Subuh berjamaah dan penyerapan aspirasi di Masjid Jamik Ukhuwah, Irjen Pol Rony Samtana menegaskan pentingnya kedekatan antara Polri dan masyarakat dalam mendukung keamanan wilayah Sumatera Selatan. Aspirasi yang disampaikan para jamaah, khususnya terkait peredaran narkoba dan gangguan kamtibmas, menjadi bagian dari masukan masyarakat yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut sesuai kewenangan kepolisian.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar