Prabowo Tunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Gantikan Nanik S. Deyang
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prabowo Tunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Gantikan Nanik S. Deyang
Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S. Deyang. Keputusan tersebut diambil untuk memastikan kepemimpinan di BGN tetap berjalan tanpa kekosongan sehingga seluruh program strategis pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dapat terus dilaksanakan secara optimal. Penunjukan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). :contentReference[oaicite:0]{index=0}
Pergantian pimpinan dilakukan setelah Nanik S. Deyang mengajukan pengunduran diri dari jabatannya karena alasan kesehatan. Dalam keterangannya, Nanik menyampaikan bahwa dirinya harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri sehingga memutuskan untuk melepaskan tanggung jawab sebagai Kepala BGN. Presiden Prabowo menerima pengunduran diri tersebut dan segera menetapkan pengganti agar roda organisasi tetap berjalan secara efektif tanpa menghambat pelaksanaan program pemerintah. :contentReference[oaicite:1]{index=1}
Pemerintah menilai keberadaan Kepala BGN memiliki peran yang sangat penting karena lembaga tersebut menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.
Sudaryono dinilai memiliki pengalaman yang cukup dalam pemerintahan serta memahami sektor pangan dan pertanian yang memiliki keterkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan gizi nasional. Sebagai Wakil Menteri Pertanian, ia telah terlibat dalam berbagai kebijakan terkait ketahanan pangan dan penguatan produksi pertanian. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara Badan Gizi Nasional dengan kementerian dan lembaga lain dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
Pemerintah juga memastikan bahwa pergantian kepemimpinan tidak akan mengubah arah kebijakan maupun target pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, transisi kepemimpinan diharapkan dapat berlangsung cepat sehingga seluruh kegiatan operasional tetap berjalan sesuai rencana. Pelantikan Sudaryono dijadwalkan dilakukan pada hari yang sama untuk menghindari terjadinya kekosongan jabatan di tubuh BGN. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
Sementara itu, Nanik S. Deyang disebut masih akan tetap memberikan kontribusi terhadap pengembangan Badan Gizi Nasional. Pemerintah berencana melibatkannya dalam struktur dewan pengawas yang akan dibentuk sehingga pengalaman dan pemahamannya mengenai program gizi nasional tetap dapat dimanfaatkan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan kebijakan sekaligus memperkuat sistem pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program di BGN. :contentReference[oaicite:4]{index=4}
Penunjukan Sudaryono menandai komitmen pemerintah untuk menjaga keberlangsungan program-program prioritas di bidang pemenuhan gizi masyarakat. Dengan kepemimpinan baru, Badan Gizi Nasional diharapkan semakin mampu mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memastikan manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Saat ini belum ada komentar