Polres Paser Gencarkan Pencegahan Karhutla saat Kemarau, Imbau Warga Tak Membakar Lahan dan Salurkan Air Bersih
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polres Paser Gencarkan Pencegahan Karhutla saat Kemarau, Imbau Warga Tak Membakar Lahan dan Salurkan Air Bersih
PASER – Kepolisian Resor (Polres) Paser, Kalimantan Timur, meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan melalui imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, sekaligus menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang membutuhkan.
Upaya ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau. Selain berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, kondisi cuaca kering juga dapat meningkatkan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah. Karena itu, kepolisian menggabungkan langkah pencegahan karhutla dengan kegiatan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Paser IPTU Iwan Suhariyanto, menjelaskan bahwa jajaran kepolisian terus mengoptimalkan kegiatan preventif dan pelayanan sosial selama musim kemarau. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran bersama karena dampaknya dapat meluas, mulai dari kerusakan lingkungan dan perkebunan hingga gangguan kesehatan akibat asap.
Dalam kegiatan tersebut, personel dari polsek jajaran Polres Paser mendatangi masyarakat secara langsung untuk menyampaikan edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan. Warga juga diingatkan agar lebih waspada terhadap kemungkinan munculnya titik api, terutama di kawasan perkebunan, lahan terbuka, serta area yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Polisi mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan api sebagai cara membersihkan atau membuka lahan. Pembakaran yang awalnya dilakukan untuk kepentingan tertentu dapat meluas ketika kondisi lingkungan kering dan angin membawa bara ke area lain. Apabila tidak segera diketahui dan ditangani, kebakaran berpotensi merusak lahan produktif, mengancam lingkungan sekitar, serta mengganggu aktivitas warga.
Selain memberikan imbauan, personel kepolisian turut memanfaatkan kendaraan patroli untuk mengangkut dan mendistribusikan air bersih kepada warga. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau mengalami keterbatasan pasokan air akibat kondisi kemarau.
Penyaluran air bersih ini menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Ketersediaan air sangat penting untuk menunjang aktivitas rumah tangga sehari-hari, terlebih ketika sumber air mengalami penurunan akibat cuaca kering. Melalui bantuan tersebut, kepolisian berharap dapat meringankan beban warga yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., mengapresiasi langkah Polres Paser beserta polsek jajaran yang menggabungkan edukasi pencegahan kebakaran dengan kegiatan sosial. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Tedy juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya air secara bijak. Menurutnya, partisipasi warga diperlukan untuk membantu mencegah munculnya kebakaran, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi titik api, serta mendukung upaya penanganan dampak musim kemarau di lingkungan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi unsur penting untuk menghadapi risiko karhutla. Koordinasi tersebut diperlukan agar informasi mengenai potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti dan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan bisa diketahui dengan lebih baik.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau titik api di sekitar permukiman, perkebunan, dan kawasan lahan terbuka. Informasi yang disampaikan sejak dini dapat membantu petugas melakukan pemeriksaan dan penanganan sebelum api meluas. Warga pun diimbau menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran selama kondisi lingkungan kering.
Melalui kegiatan edukasi, peningkatan kewaspadaan, dan penyaluran bantuan air bersih, Polres Paser bersama jajaran polsek menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menekan risiko kebakaran hutan dan lahan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga selama musim kemarau di Kabupaten Paser.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar