Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kilogram Sisik Trenggiling, Dua Orang Diamankan

Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kilogram Sisik Trenggiling, Dua Orang Diamankan

  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kilogram Sisik Trenggiling, Dua Orang Diamankan

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan berhasil mengungkap dugaan penyelundupan 64 kilogram sisik trenggiling yang diduga berkaitan dengan jaringan perdagangan satwa lintas negara. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang terduga pelaku yang diduga berperan dalam proses pengiriman barang ilegal tersebut.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel selama kurang lebih satu tahun. Polisi kemudian melakukan tindakan pada 31 Juli 2026 di area parkir salah satu hotel di Banjarmasin. Dua orang berinisial HJ dan P diamankan ketika menggunakan sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut, petugas menemukan dua karung berwarna putih yang berisi sisik trenggiling kering. Setelah ditimbang, karung pertama diketahui memiliki berat sekitar 33 kilogram, sedangkan karung kedua mencapai 31 kilogram. Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil diamankan polisi mencapai 64 kilogram.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono menjelaskan bahwa barang tersebut diduga akan dikirim terlebih dahulu menuju Surabaya sebelum kemudian diselundupkan ke luar negeri. Polisi menduga kasus tersebut memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional yang terorganisasi dan menjadikan satwa dilindungi sebagai bagian dari perdagangan ilegal.

Pengungkapan ini menjadi perhatian serius karena trenggiling merupakan salah satu satwa yang memiliki status konservasi sangat memprihatinkan. Perdagangan bagian tubuh trenggiling secara ilegal dapat memberikan dampak besar terhadap kelangsungan populasi satwa tersebut, terlebih trenggiling memiliki tingkat perkembangbiakan yang relatif lambat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam pengungkapan kasus, jumlah sisik yang disita diperkirakan berkaitan dengan ratusan ekor trenggiling. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perdagangan ilegal satwa liar tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap kelestarian ekosistem dan keberadaan satwa yang dilindungi.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan, drh Agus Ngurah Krisna Kepakisan, menyampaikan bahwa trenggiling termasuk satwa dengan status Critically Endangered atau sangat terancam punah menurut IUCN. Satwa tersebut juga tercantum dalam Lampiran I CITES sehingga perdagangan internasionalnya mendapatkan perlindungan dan pembatasan yang sangat ketat.

Polisi kemudian memproses perkara tersebut berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Kedua tersangka dijerat dengan ketentuan pidana yang berlaku dan terancam hukuman penjara maksimal 11 tahun serta denda hingga Rp2 miliar.

Polda Kalsel menegaskan bahwa pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya penegakan hukum sekaligus perlindungan terhadap satwa liar di Indonesia. Penindakan terhadap perdagangan ilegal diharapkan dapat memutus rantai distribusi dan mencegah semakin banyak satwa dilindungi menjadi korban perburuan serta perdagangan tanpa izin.

Kasus ini juga menjadi pengingat penting mengenai perlunya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian satwa dan lingkungan. Selain penegakan hukum, upaya konservasi membutuhkan kerja sama antara aparat penegak hukum, lembaga konservasi, pemerintah daerah, serta masyarakat agar keberadaan satwa liar Indonesia tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Jurnalis : Ghazy Fikri Izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri

    Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri Pengamat filsafat dan politik Rocky Gerung menyampaikan sejumlah pandangan kepada para perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam pesannya, Rocky menekankan pentingnya kemampuan untuk berpikir secara kritis serta keberanian dalam menguji kembali cara berpikir sendiri ketika menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang […]

  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pemalakan di Kawasan Senen, Upaya Ciptakan Rasa Aman Terus Ditingkatkan

    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pemalakan di Kawasan Senen, Upaya Ciptakan Rasa Aman Terus Ditingkatkan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pemalakan di Kawasan Senen, Upaya Ciptakan Rasa Aman Terus Ditingkatkan Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pemalakan yang beroperasi di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aksi pemalakan yang diduga terjadi di wilayah tersebut. Langkah cepat yang dilakukan polisi merupakan bagian […]

  • Pedagang Mi Ayam Cium Bau Menyengat Sebelum Jenazah Ditemukan di Gardu LRT Pancoran

    Pedagang Mi Ayam Cium Bau Menyengat Sebelum Jenazah Ditemukan di Gardu LRT Pancoran

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Pedagang Mi Ayam Cium Bau Menyengat Sebelum Jenazah Ditemukan di Gardu LRT Pancoran Penemuan jenazah seorang pria tanpa identitas di sebuah gardu listrik di bawah Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, menghebohkan warga pada Selasa malam, 1 September 2026. Sebelum petugas menemukan jenazah tersebut, sejumlah pedagang di sekitar lokasi mengaku telah mencium bau menyengat yang berasal […]

  • Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Ditemukan Tewas

    Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Ditemukan Tewas

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Ditemukan Tewas Seorang pendaki berusia 16 tahun dilaporkan mengalami kecelakaan saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Slamet. Pendaki tersebut dikabarkan terjatuh ke kawasan kawah hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim yang melakukan pencarian. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kawasan gunung memiliki kondisi alam yang […]

  • Sat Samapta Polres Mesuji Gelar Patroli Janji Jaga, Pastikan Jalintim Aman dan Kondusif

    Sat Samapta Polres Mesuji Gelar Patroli Janji Jaga, Pastikan Jalintim Aman dan Kondusif

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • visibility 6
    • 0Komentar

      Sat Samapta Polres Mesuji Gelar Patroli Janji Jaga, Pastikan Jalintim Aman dan Kondusif MESUJI – Satuan Samapta Polres Mesuji, Polda Lampung, terus mengintensifkan kegiatan patroli guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi potensi tindak kriminalitas di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Patroli Janji Jaga yang menyasar sejumlah titik […]

  • Mobil Panther Tertemper Kereta Api di Prabumulih, Empat Orang Meninggal dan Satu Kritis

    Mobil Panther Tertemper Kereta Api di Prabumulih, Empat Orang Meninggal dan Satu Kritis

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • visibility 75
    • 0Komentar

      Mobil Panther Tertemper Kereta Api di Prabumulih, Empat Orang Meninggal dan Satu Kritis Kecelakaan melibatkan mobil Isuzu Panther Touring dan kereta api penumpang terjadi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami kondisi kritis. Kecelakaan terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar pukul 15.15 WIB. […]

expand_less