Pengacara Soroti Sejumlah Luka pada Tubuh Bharatu Valdo, Minta Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Pihak Lain
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pengacara Soroti Sejumlah Luka pada Tubuh Bharatu Valdo, Minta Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Pihak Lain
Kasus meninggalnya Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai, anggota Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, masih menjadi perhatian publik. Pihak keluarga meminta aparat kepolisian mengusut perkara tersebut secara menyeluruh dan transparan setelah kuasa hukum mengungkap adanya sejumlah luka pada tubuh korban yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan hal-hal yang menurut mereka perlu didalami ketika melihat kondisi jenazah sebelum dipulangkan ke kampung halaman korban di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut keterangannya, terdapat luka yang diduga berasal dari tembakan serta luka yang diduga berkaitan dengan benda tajam.
Temuan tersebut mendorong keluarga meminta penyidik tidak hanya mengungkap penyebab kematian, tetapi juga menelusuri secara terperinci rangkaian kejadian yang berlangsung di Markas Komando Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Keluarga berharap seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut dapat dijelaskan berdasarkan hasil penyidikan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Petrus juga menyampaikan dugaan bahwa kemungkinan terdapat lebih dari satu orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Dugaan itu, menurutnya, muncul setelah pihak keluarga mengetahui kondisi tubuh korban. Meski demikian, kemungkinan keterlibatan pihak lain masih harus dibuktikan melalui penyelidikan dan penyidikan kepolisian, sehingga belum dapat dianggap sebagai kesimpulan hukum.
Peristiwa yang menewaskan Bharatu Valdo itu dilaporkan terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2026. Berdasarkan informasi awal yang disampaikan kepada publik, seorang anggota Polri berinisial AR telah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Aparat masih mendalami rangkaian kejadian untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai perkara tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa proses hukum sedang berjalan. Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus melakukan pemeriksaan guna mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan kematian korban. Kepolisian juga menyatakan komitmennya untuk menangani perkara secara profesional, objektif, dan akuntabel.
Dalam proses tersebut, penyidik diharapkan dapat mengumpulkan serta memeriksa berbagai alat bukti, meminta keterangan saksi, dan mencocokkan informasi yang diperoleh dari setiap pihak. Langkah itu diperlukan untuk memastikan kronologi kejadian, mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab, serta mengetahui latar belakang peristiwa berdasarkan fakta yang terverifikasi.
Bagi keluarga, kejelasan mengenai penyebab kematian dan motif kejadian menjadi hal yang sangat penting. Mereka berharap tidak ada informasi yang terlewat dalam proses penanganan perkara, termasuk apabila ditemukan fakta baru yang mengarah pada keterlibatan pihak lain. Tim kuasa hukum pun menyatakan akan mengawal perkembangan kasus tersebut agar kepentingan keluarga tetap diperhatikan.
Kasus ini juga menjadi perhatian terkait pentingnya transparansi dalam penanganan perkara yang melibatkan anggota institusi penegak hukum. Proses penyidikan yang terbuka sesuai ketentuan diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Meski pihak keluarga telah menyampaikan dugaan mengenai kemungkinan keterlibatan lebih dari satu orang, penetapan pihak yang bertanggung jawab tetap harus didasarkan pada hasil penyidikan dan pembuktian sesuai hukum. Karena itu, masyarakat diharapkan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap.
Pihak keluarga berharap kasus meninggalnya Bharatu Valdo dapat diungkap secara tuntas, mulai dari kronologi kejadian, motif, hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain apabila memang ditemukan bukti yang mendukung. Kepolisian menyatakan penyidikan masih berlangsung dan perkembangan perkara akan disampaikan kepada publik berdasarkan informasi yang telah diverifikasi.
Jurnalis : Ghazy Fikri Izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar