Babinsa Koramil 1608/Karangampel Ajak Tokoh Pemuda dan Warga Jaga Kebersihan Desa untuk Cegah DBD
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Babinsa Koramil 1608/Karangampel Ajak Tokoh Pemuda dan Warga Jaga Kebersihan Desa untuk Cegah DBD
Indramayu – Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Dalam mendukung upaya tersebut, Babinsa Koramil 1608/Karangampel mengajak tokoh pemuda dan warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan desa.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang dilakukan aparat kewilayahan TNI untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Peran aktif warga dinilai penting untuk mengurangi potensi munculnya tempat perkembangbiakan nyamuk pembawa virus dengue.
Dalam kegiatan komunikasi sosial atau Komsos, Babinsa menjalin dialog dengan masyarakat dan mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan di sekitar rumah maupun fasilitas umum. Warga diajak membangun kebiasaan hidup bersih melalui tindakan sederhana yang dapat dilakukan secara rutin.
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah pencegahan DBD yang dapat meningkat apabila lingkungan tidak terawat dan terdapat genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Karena itu, masyarakat diimbau untuk memeriksa kondisi lingkungan secara berkala dan tidak membiarkan wadah penampung air terbuka tanpa pengawasan.
Babinsa juga mendorong warga agar menerapkan langkah pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan. Langkah tambahan dapat dilakukan sesuai kebutuhan untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk.
Selain menjaga kebersihan di dalam rumah, masyarakat diharapkan memperhatikan saluran air, halaman, kebun, dan area kosong di sekitar permukiman. Sampah yang menumpuk serta saluran yang tersumbat perlu ditangani agar tidak menimbulkan genangan maupun mengganggu kenyamanan lingkungan.
Tokoh pemuda turut diharapkan berperan aktif dalam menggerakkan kegiatan kebersihan bersama. Dengan dukungan generasi muda, kegiatan kerja bakti dan edukasi lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga kesadaran masyarakat tidak hanya muncul ketika terjadi peningkatan kasus penyakit.
Gotong royong menjadi salah satu langkah yang dapat memperkuat upaya pencegahan. Melalui kegiatan bersama, warga dapat membersihkan area yang sulit dijangkau, memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menampung air, serta saling mengingatkan agar kebiasaan menjaga kebersihan tetap diterapkan.
Babinsa juga menekankan bahwa menjaga kesehatan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat atau pemerintah desa. Setiap keluarga memiliki peran penting dalam memastikan tempat tinggalnya tetap bersih dan tidak menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.
Di samping melakukan pencegahan di lingkungan rumah, warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala penyakit yang patut diperiksa oleh tenaga kesehatan. Apabila mengalami demam atau keluhan yang mengkhawatirkan, masyarakat disarankan segera mencari pemeriksaan medis dan tidak mengandalkan pengobatan sendiri.
Komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara aparat kewilayahan, tokoh pemuda, perangkat desa, dan masyarakat. Koordinasi yang baik akan membantu menyampaikan imbauan kesehatan secara lebih luas sekaligus mendorong penyelesaian persoalan lingkungan secara bersama-sama.
Kepedulian terhadap kebersihan juga memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari mengurangi sampah, menjaga kelancaran saluran air, hingga menciptakan ruang publik yang nyaman. Dengan lingkungan yang terawat, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Melalui ajakan tersebut, Babinsa Koramil 1608/Karangampel berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan keluarga dan lingkungan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat membantu menekan risiko penyebaran DBD.
Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terpelihara melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap persoalan di wilayah. Semangat gotong royong, kesadaran menjaga kebersihan, serta kewaspadaan terhadap potensi penyakit menjadi bagian penting dalam mewujudkan desa yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar