Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Staf Hostel di Mandalika Ditahan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Wisatawan Inggris

Staf Hostel di Mandalika Ditahan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Wisatawan Inggris

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Staf Hostel di Mandalika Ditahan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Wisatawan Inggris

Seorang staf hostel di kawasan Kuta, Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial BI alias S, ditahan oleh Polda NTB terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang perempuan berkewarganegaraan Inggris berinisial MSG. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Pantai Seger, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Kasus tersebut bermula ketika korban bersama sejumlah temannya menginap di hostel tempat tersangka bekerja pada Rabu malam, 9 September 2026. Setelah berada di hostel, korban dan teman-temannya kemudian memutuskan melanjutkan kegiatan berkumpul ke kawasan Pantai Seger.

Tersangka diketahui ikut bersama rombongan dalam kegiatan tersebut. Menurut keterangan kepolisian, ketika suasana pesta masih berlangsung, tersangka kemudian mengajak korban menjauh dari kerumunan. Peristiwa selanjutnya terjadi di lokasi yang tidak jauh dari kegiatan tersebut.

Polisi menyebut terdapat seorang laki-laki lain yang identitasnya belum diketahui turut berada di sekitar lokasi kejadian. Dalam proses penyelidikan, aparat kemudian mengumpulkan keterangan dari korban dan para saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta memastikan keterlibatan pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Setelah kejadian, korban kemudian menceritakan apa yang dialaminya kepada teman-temannya. Korban dan teman-temannya juga sempat berupaya mencari keberadaan tersangka, namun yang bersangkutan telah meninggalkan lokasi.

Kepolisian kemudian menerima laporan mengenai dugaan tindak pidana tersebut pada Selasa, 15 September 2026. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, perkara tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan pada 16 September 2026.

Sehari setelah peningkatan status perkara, polisi melakukan penahanan terhadap BI alias S di Rumah Tahanan Polda NTB. Kepolisian juga mengumpulkan sejumlah barang bukti yang dinilai berkaitan dengan proses penyidikan, termasuk dokumen pemeriksaan medis dan sejumlah barang lainnya.

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA-PPO) Polda NTB Kombes Ni Made Pujewati mengatakan tersangka dijerat dengan ketentuan pidana yang berkaitan dengan tindak pidana kekerasan seksual. Berdasarkan keterangan kepolisian, tersangka terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp300 juta.

Penanganan perkara ini menjadi perhatian karena korban merupakan wisatawan asing yang sedang berada di kawasan Mandalika. Kasus tersebut juga menyoroti pentingnya aspek keamanan dan perlindungan bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke destinasi pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Aliansi Perempuan NTB sebelumnya turut menyampaikan keprihatinan terhadap kasus kekerasan seksual yang menimpa wisatawan tersebut. Organisasi tersebut meminta agar proses hukum berjalan secara profesional dan transparan, sekaligus menekankan pentingnya perlindungan serta penghormatan terhadap privasi korban.

Dalam penanganan kasus kekerasan seksual, perlindungan terhadap korban menjadi salah satu aspek penting. Informasi pribadi, identitas, foto, maupun keterangan yang dapat mengungkap identitas korban perlu dijaga agar tidak menimbulkan dampak tambahan bagi korban selama proses hukum berlangsung.

Pihak kepolisian masih melanjutkan proses penyidikan untuk melengkapi alat bukti serta mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Proses hukum selanjutnya akan menentukan perkembangan kasus berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pariwisata yang aman bagi setiap orang tanpa membedakan kewarganegaraan. Keamanan wisatawan merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap destinasi wisata dan menjaga citra pariwisata di NTB.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi di Jalur Rel: Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Guncang Stasiun Bekasi Timur

    Tragedi di Jalur Rel: Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Guncang Stasiun Bekasi Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • visibility 75
    • 0Komentar

    BEKASI – Sebuah insiden kecelakaan berat mengguncang dunia perkeretaapian nasional pada Senin malam, 27 April 2026, menyusul terjadinya benturan keras antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tujuan Bekasi dengan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa naas ini bermula ketika sebuah mobil mengalami kendala teknis atau […]

  • Polisi Dituntut Kuasai Teknologi Digital untuk Menghadapi Tantangan Global yang Kian Kompleks

    Polisi Dituntut Kuasai Teknologi Digital untuk Menghadapi Tantangan Global yang Kian Kompleks

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Polisi Dituntut Kuasai Teknologi Digital untuk Menghadapi Tantangan Global yang Kian Kompleks Perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat cepat telah mengubah berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk pola kejahatan yang kini semakin banyak memanfaatkan ruang digital. Kondisi tersebut menuntut aparat kepolisian untuk terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya dalam bidang teknologi agar mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan […]

  • Polres Ngada Salurkan 1.500 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Riung

    Polres Ngada Salurkan 1.500 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Riung

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

      Polres Ngada Salurkan 1.500 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Riung Kepolisian Resor (Polres) Ngada bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah penyaluran air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari setelah […]

  • Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satbinmas Polres Pesawaran Edukasi Siswa SMPN 3

    Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satbinmas Polres Pesawaran Edukasi Siswa SMPN 3

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Satbinmas Polres Pesawaran Edukasi Siswa SMPN 3 Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pesawaran terus meningkatkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan edukasi dan penyuluhan kepada para siswa SMPN 3 sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran sejak usia dini mengenai bahaya narkoba. Kegiatan edukasi tersebut […]

  • Dua Pria Bertetangga di OKU Selatan Terlibat Perselisihan, Satu Orang Meninggal Dunia

    Dua Pria Bertetangga di OKU Selatan Terlibat Perselisihan, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

      Dua Pria Bertetangga di OKU Selatan Terlibat Perselisihan, Satu Orang Meninggal Dunia Perselisihan antara dua pria yang tinggal bertetangga terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut berujung pada meninggalnya salah satu warga setelah terjadi pertikaian antara kedua pihak. Korban diketahui bernama Johan, berusia 65 tahun. Sementara itu, pria yang […]

  • 529 Korban Gempa NTT Ditangani di Posko Damer, Nakes Sempat Kewalahan

    529 Korban Gempa NTT Ditangani di Posko Damer, Nakes Sempat Kewalahan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 37
    • 0Komentar

    529 Korban Gempa NTT Ditangani di Posko Damer, Nakes Sempat Kewalahan Sebanyak 529 warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mendapatkan penanganan medis di posko kesehatan di wilayah Damer. Banyaknya warga yang datang untuk memperoleh pemeriksaan dan pertolongan membuat tenaga kesehatan sempat mengalami kewalahan dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pasien. Posko kesehatan […]

expand_less